#30 tag 24jam
Bacaan Zikir Bulan Rajab, Rabbighfirli Warhamni Watub Alayya Beserta Artinya
Bacaan zikir Rabbighfirli warhamni watub alayya, beserta artinya ini penting diketahui dan diamalkan umat muslim, terutama di bulan Rajab ini. Bacaan zikir Rabbighfirli... | Halaman Lengkap [131] url asal
#zikir #taubat #salat-dhuha #amalan-rajab #doa-setelah-sholat-dhuha
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 23/12/25 15:19
v/82706/
Bacaan zikirRabbighfirli warhamni watub alayya, beserta artinya ini penting diketahui dan diamalkan umat muslim, terutama di bulan Rajab ini.Seperti diketahui, Bulan Rajabmasuk dalam salah satu dari keempat bulan Asyhurul Haram yang dimuliakan Allah SWT. Dan zikir rabbighfirli warhamni watub alayya ini berisi pertobatan seorang hamba kepada Rabb-nya.
Berikut bacaan Rabbighfirli warhamni watub alayya, tulisan arab, latin, dan artinya
Rabbighfirli warhamni watub alayya
Artinya: Ya Tuhanku ampunilah aku, rahmatilah aku, dan terimalah taubatku.
Doa Penutup Salat Dhuha
Doa ini juga menjadi doa yang dianjurkan untuk menutup doa salat Dhuhadengan lafal berikut ini sebanyak 40 atau 100 kali jika memungkinkan:Rabbighfir li, warhamni, wa tub ‘alayya, innaka antat tawwābur rahim.
Artinya, “Tuhanku, ampunilah aku. Kasihanilah daku. Terimalah tobatku. Sungguh, Kau maha penerima tobat dan maha penyayang.”
Wallahu A'lam
Doa Bakda Ashar Hari Jumat yang Direkomendasikan Para Ulama, Jangan Lupa Amalkan!
Ada doa yang direkomendasikan para ulama dan dianjurkan untuk didawamkan bakda (setelah) salat Jumat, khususnya bakda salat Ashar sangat mustajab. Rasakan faedahnya... | Halaman Lengkap [310] url asal
#keutamaan-jumat #doa-mustajab #waktu-mustajab-doa #amalan-hari-jumat #doa-setelah-sholat-ashar-di-hari-jumat
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 19/12/25 14:21
v/78755/
Ada doa yang direkomendasikan para ulama dan dianjurkan untuk didawamkan bakda (setelah) salat Jumat, khususnyabakda salat Asharsangat mustajab. Rasakan faedahnya yang luar biasa!Dari Sayyidah Aisyah radhiyallahu 'anha berkata, Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang membaca (setelah salat Jumat ) surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas sebanyak tujuh kali, Allah akan mengindarkannya dari keburukan (kejahatan) sampai Jumat berikutnya.
Sebenarnya banyak doa yang bisa dipanjatkan di waktu tersebut. Boleh berdoa dan memohon apa saja kepada Allah SWT. Akan tetapi ada juga beberapa doa yang direkomendasikan para ulama untuk diamalkan di hari Jumatini.
Seperti dikutip dari Imam As-Sya'rani bahwa siapa yang membaca dua bait kalimat ini setiap hari Jumat , Allah akan mewafatkannya dalam keadaan Islam. Lafaz doanya:
Ilaahii Lastu lil Firdausi Ahlaa, wa Laa Aqwaa 'Aalaa Naaril Jahiimi
Artinya: "Wahai Tuhanku! Aku bukanlah ahli surga, tapi aku juga tak kuat di neraka Jahim".
Fa Hablii Taubatan Waghfir Zunuubii, Fa Innaka Ghaafirudzdzambil 'Azhiimi
Artinya: "Maka berilah aku taubat (ampunan) dan ampunilah dosaku, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dosa yang besar."
Sebagain ulama mengatakan dua bait kalimat tersebut dibaca lima kali setelah salat jumat . (Imam Bajuri).
Amalan berikutnya membaca doayang fadhillahnya dapat meluaskan rezeki.
Berikut doanya:
Allahumma ya Ghaniyyu ya Hamiid yaa Mubdiu ya Mu'iid ya Rahiimu ya Waduud Aghnina bi Halalika an Haramik wa Bitha'atika an Ma'siyatik wa Bifadhlika 'Amman Siwaak.
Artinya:
"Ya Allah, Yang Maha Kaya, Maha Terpuji, Maha Pencipta, Maha Kuasa Mengembalikan, Maha Penyayang, dan Maha Kasih. Cukupi aku dengan harta halal-Mu, bukan dengan yang haram. Isilah hari-hariku dengan taat kepada-Mu, bukan mendurhakai-Mu. Cukupi diriku dengan karunia-Mu, bukan selain-Mu".
Barangsiapa yang membaca doa ini setelah selesai Salat Jumat sebanyak empat kali maka Allah akan mencukupi kebutuhannya dari rezeki yang tidak terduga. Doa ini juga ditemukan pada Maraqil Ubudiyah ala Bidayatil Hidayah karya Syeikh Nawawi Al-Bantani. Wallahu A'lam
Zikir dan Doa Setelah Salat Tahajud Beserta Urutannya
Zikir dan doa setelah salat tahajud penting diketahui kaum muslim. Bila diamalkan rutin, terutama yang punya keinginan agar segera terkabul. Zikir dan doa setelah... | Halaman Lengkap [727] url asal
#salat-tahajud #keutamaan-sholat-tahajud #zikir-dan-doa #doa-setelah-sholat-tahajud
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 08/12/25 20:26
v/65377/
Zikir dan doa setelah salat tahajud penting diketahui kaum muslim. Bila diamalkan rutin, terutama yang punya keinginan agar segera terkabul.Doa setelah salat tahajudmerupakan waktu paling mustajab. Keutamaan doa setelah salat tahajud disebutkan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Umamah bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:
"Barang siapa yang bangun di tengah malam, lalu mengucapkan, "Tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah. Dan tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, Allah Mahabesar, dan tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah, " kemudian ia mengucapkan, "Ya Tuhanku berilah ampunan bagiku" —atau kemudian ia berdoa—
niscaya akan diperkenankan baginya. Dan jika dia bangkit membenahi diri, lalu berwudu, kemudian salat, maka salatnya diterima.
Urutan Zikir dan Doa Setelah Salat Tahajud
1. Membaca Istighfar
Astaghfirullaahal-Adziim, Alladzii Laa Ilaaha Illaa Huwalhayyul-Qayyuum, Wa Atuubu Ilaiih. (Dibaca Sebanya 3 X).
Artinya : “Saya mohon ampun kepada allahyang maha besar, tidak ada tuhan melainkan dia, yang maha hidup yang terus-menerus mengurus makhluknya, dan saya bertobat kepadanya.”
2. Membaca Laa Ilaaha illallah
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.
3. Membaca Tasbih, Tahmid, Tahlil dan Takbir
Artinya: "Tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah. Dan tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, Allah Mahabesar, dan tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah,"
4. Membaca Sayyidul Istighfar
Allahumma anta rabbii laa ilaha Illa anta khalaqtanii wa ana 'abduka wa ana 'ala 'ahdika, wawa'dika mas tatho'tu, a'dzubika min syarri maa shona'tu, abuu ulaka bini'matika 'alayya wa abu u bidzanbi faghfirli fainnahu laa yaghfiru dzunuuba Illa anta.
Artinya: Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku. Tiada tuhan selain Engkau. Engkau-lah yang telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku tetap pada ikatan-Mu dan perjanjian-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang aku perbuat. Aku mengakui dosaku kepada-Mu,
aku mengakui nikmat-Mu kepadaku. Maka ampunilah aku, sungguh tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau".
Doa setelah Salat Tahajud
Allaahumma lakalhamdu anta qayyimus samawaati wal ardhi wa man fiihinna, walakal hamdu, laka mulku samaawaati wal ardhi wa man fiihinna, walakal hamdu, anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu, anta malikus samaawaati wal ardhi, wa lakal hamdu, antal haqqu, wawa’dukal haqqu, waliqaa uka haqqun, waqauluka haqqun, wal jannatu haqqun, wan naaru haqqun, wannabbiyuuna haqqun, wa muhammadun sallaahu ‘alaihi wa sallama haqqun, wassa’atu haqqun. Allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa’alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wabika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfir lii maa qaddamtu wamaa akhrartu, wamaa asrartu wamaa a’lantu, antal muqaddimu wa antal muakhkhiru, laa ilaaha illaa anta.
Artinya : “Ya Allah, bagi Mu segala puji, Engkau penegak langit, bumi, dan apa yang ada padanya. Bagi-Mu lah segala puji, kepunyaan Engkaulah kerajaan langit, bumi, dan apa yang ada padanya. Bagi-Mulah segala puji, Engkaulah Pemberi cahaya langit dan bumi dan apa saja yang ada di dalamnya. Bagi-Mulah segala puji, Engkaulah Penguasa langit dan bumi. Bagi-Mulah segala puji, Engkaulah Yang Maha Benar, janji-Mu itu benar, bertemu dengan-Mu adalah benar, firman-Mu adalah benar, surga itu benar, neraka itu benar, para nabi itu benar, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam itu benar, kiamat itu benar. Ya Allah, hanya kepada-Mulah saya berserah diri, kepada-Mulah saya beriman, kepada-Mu saya bertawakal. Kepada-Mu saya kembali, kepada-Mu saya mengadu, dan kepada-Mu saya berhukum. Maka, ampunilah dosaku yang telah lampau dan yang kemudian, yang saya sembunyikan dan yang terang-terangan, dan yang lebih Engkau ketahui daripada saya. Engkaulah yang mendahulukan dan Engkaulah yang mengemudiankan, tidak ada tuhan melainkan Engkau”.
Keistimewaan doa setelah salat tahajud ini disebutkan dalam hadist Nabi SAW:
Dari Abu Umamah ia berkata; Rasulullah shallallahu wa`alaihi wa sallam ditanya; wahai Rasulullah, doa apakah yang paling di dengar? Beliau berkata: "Doa di tengah malam terakhir, serta setelah salat-salat
wajib." (HR. Tirmidzi) [No. 3499 Maktabatu Al Ma`arif Riyadh] Hasan.
Itulah bacaan zikir dan doa setelah salat tahajud sesuai sunnah untuk diamalkan agar mendapat keutamaan. Semoga Bermanfaat Wallahu A'lam
Doa dan Zikir Menjelang Azan Subuh: Arab, Latin, dan Terjemahan
Doa dan zikir sambil menunggu azan Subuh merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Wirid ini memiliki keutamaan luar biasa serta pahala yang sangat besar... | Halaman Lengkap [709] url asal
#salat-subuh #doa-dan-zikir #doa-setelah-adzan #azan-salat #doa-dan-amalan-zikir
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 10/11/25 21:15
v/34401/
Doa dan zikir sambil menunggu azan Subuh merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Wirid ini memiliki keutamaan luar biasa serta pahala yang sangat besar bagi siapa pun yang rutin mengamalkannya.Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap malam pada sepertiga terakhirnya, Allah turun ke langit dunia dan berfirman:
“Siapa yang berdoa kepada-Ku, akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, akan Aku beri. Dan siapa yang memohon ampunan, pasti Aku ampuni.” (HR Bukhari dan Muslim).
Hal ini menunjukkan betapa istimewanya waktu subuhtersebut untuk bermunajat. Tak hanya itu, Nabi SAW pun pernah memanjatkan doa khusus bagi umatnya agar mendapat keberkahan di waktu pagi:
"Allahumma baarik li ummati fii bukuurihaa," yang artinya: "Ya Allah, berkahilah umatku di waktu pagi." (HR Abu Dawud).
Bahkan dalam Al-Qur’an, Allah memerintahkan orang-orang beriman untuk memperbanyak dzikir di waktu pagi dan sore. Allah berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.” (QS Al-Ahzab: 41–42).
Doa dan Zikir Sebelum Subuh
Sebelum memasuki waktu Subuh atau sebelum terbit fajar, terdapat bacaan zikir yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dzikir ini dikenal pula sebagai tasbih para malaikat, dan memiliki nilai spiritual yang tinggi jika dibaca dengan penuh keikhlasan.Subhanallaahi wa Bihamdihi Subhanallaahil 'Azhiim, Astaghfirullaah.
Artinya: "Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya, Mahasuci Allah yang Maha Agung. Aku memohon ampunan Allah." (Dibaca 100x)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata, Rasulullah SAW bersabda: "Dua kalimat yang ringan di lisan, berat di timbangan dan dicintai Allah Yang Maha Pengasih yaitu (kalimat) Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya, Mahasuci Allah yang Maha Agung." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat lain, "Barangsiapa mengucapkan Subhanallah Wabihamdihi 100 kali dalam sehari, ia akan diampuni segala dosanya sekalipun dosanya itu sebanyak buih di lautan." (HR Muslim dan at-Tirmidzi)
Laa Ilaaha Illallaah Al-Malikul haqqul Mubiin.
Artinya: "Tiada Tuhan yang patut disembah melainkan Allah, Allah yang Maha Benar lagi Maha Nyata." (Dibaca 100x)
"Barangsiapa setiap hari membaca La ilaha illalla al malikul haqqul mubin maka bacaan itu akan menjadi keamanan dari kefakiran dan menjadi penenteram dari rasa takut dalam kubur." (HR Abu Nu'aim dan Ad-Dailami)
Alloohumma Anta Robbii laa ilaaha illaa Anta kholaqtanii wa ana abduka wa ana 'alaa 'ahdika wawa'dika mastatho'tu, a'uudzubika min syarri maa shona'tu abuu-ulaka bini'matika 'alayya wa abuu-u bidzambii faghfirlii fa innahuu laa yaghfirudz-dzunuuba illaa Anta.
Artinya: "Ya Allah, Engkau Tuhanku, tiada Tuhan kecuali Engkau. Engkau ciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada di atas janjiMu, semampuku. Aku berlindung kepadaMu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui banyaknya nikmat (yang Engkau anugerahkan) kepadaku dan aku mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah aku. Karena sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa-dosa melainkan Engkau." (Dibaca 3x)
Doa Sebelum Salat Subuh
Dalam Kitab Nihayah az-Zain, Syaikh Muhammad Nawawi Al-Bantani menukil riwayat dari Ibnu Abbas bahwa Nabi Muhammad SAW ketika selesai sholat sunnah fajar (qabliyah Subuh), beliau berdoa:Allahumma innii As-aluka Rahmatan min 'indika tahdii bihaa qalbii wa tajma'u bihaa syamlii wa talummu bihaa sya'atsii wa taruddu bihaa alfatii wa tushlihu bihaa diinii wa tahfadhu bihaa ghaaibii wa tarfa'u bihaa syaahidai wa tuzakkii bihaa 'amalii wa tubayyidhu bihaa wajhii wa tulhimunii bihaa rusydii wa ta'shimunii bihaa min kulli suuin. Allahumma a'thinii iimaanan shoodiqan wa yaqiinan laisa ba'dahu kufrun wa rohmatan anaalu bihaa syarofa karoomatika fiddun-yaa wal-Aakhiroti. Allahumma innii As-alukal fauza 'indalliqaa i wa manaazilasy Syuhadaai wa 'aisyas su'adaa i wan Nashro 'alal A'daa i wa muroofaqotal Anbiyaai.
Artinya: "Ya Allah. Aku meminta pada-Mu kerahmatan di sisi-Mu yang dapat menunjukkan hatiku, mengumpulkan yang terserak dariku, memperbaiki apa yang kusut padaku mengembalikan padaku kesenanganku, memperbaiki agamaku, menjaga batinku (dari sifat-sifat buruk), mengangkat lahiriahku (dengan amal baik), mensucikan amalku, memutihkan wajahku, mengilhamkan petunjuk padaku, dan menjagaku dari segala kejelekan. Ya Allah berikanlah padaku iman yang sungguh-sungguh dan keyakinan yang tidak diikuti oleh kekafiran dan Rahmat yang dengannya Aku memperoleh kemuliaan-Mu di dunia dan di akhirat. Ya Allah Aku memohon pada-Mu sebuah keberuntungan ketika perjumpaan (dengan-Mu), derajat para syuhada, kehidupan orang-orang yang bahagia, pertolongan atas musuh dan berdampingan dengan para Nabi (di surga)."
Doa dan Zikir Setelah Salat Maghrib: Teks Arab, Latin, dan Terjemah
Zikir dan doa setelah melaksanakan salat Maghrib adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Momen ini merupakan salah satu waktu mustajab untuk memohon kepada... | Halaman Lengkap [836] url asal
#doa-dan-zikir #doa-setelah-shalat #keutamaan-zikir-setelah-shalat #sholat-maghrib #zikir-setelah-subuh-dan-maghrib
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 05/11/25 17:38
v/28726/
Zikir dan doa setelah melaksanakan salat Maghribadalah amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Momen ini merupakan salah satu waktu mustajab untuk memohon kepada Allah, di mana setiap bacaan zikir memiliki makna mendalam dalam mengingat kebesaran-Nya dan memperkuat ikatan spiritual seorang hamba dengan Sang Pencipta.Zikir setelah salat termasuk dalam kategori zikir muqayyad, yaitu zikir yang ditentukan waktu dan bacaannya secara khusus. Dengan melaksanakan zikir ini, seorang Muslim tidak hanya menyucikan hatinya, tetapi juga mendapatkan berbagai keutamaan dan ketenangan dalam menjalani kehidupan.
Berdasarkan ajaran Al-Qur’an dan hadis, berzikir setelah salat fardhu memiliki dasar hukum yang kuat. Dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 103, Allah memerintahkan agar umat Islam terus mengingat-Nya dalam berbagai kondisi saat berdiri, duduk, dan berbaring sebagai bentuk kedekatan spiritual yang terus-menerus.
Selain itu, hadis yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi juga menjelaskan bahwa salah satu waktu terbaik untuk berdoa adalah setelah salat fardhu, termasuk salat Maghrib. Dalam buku pelajaran Fikih tingkat MTs disebutkan bahwa zikir bisa dilakukan sendiri maupun berjamaah, dengan syarat harus dilandasi penghayatan hati yang tulus.
Waktu setelah salat Maghrib termasuk salah satu momen utama untuk berzikir, karena dipercaya menjadi waktu yang Allah janjikan untuk mengabulkan doa. Adapun tempat terbaik untuk berzikir adalah masjid, sebagai rumah Allah yang suci. Saat berzikir, disarankan agar seseorang dalam kondisi rendah hati dan penuh harap hanya kepada Allah.
Doa dan Zikir Setelah Salat Maghrib: Teks Arab, Latin, dan Terjemah
1. Membaca Istighfar (3x)
Latin: “Astaghfirullaahal-‘Azhim, alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, wa atuubu ilaih.”
Arti: Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), dan aku bertobat kepada-Nya.
2. Kalimat Tauhid (3x)
Latin: “Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiir.”
Arti: Tiada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
3. Doa Perlindungan dari Api Neraka (3x)
Latin: “Alloohumma ajirnii minan-naar.”
Arti: Ya Allah, lindungilah aku dari api neraka.
4. Doa Penutup Pemberian dan Penolakan
Latin: “Allahumma laa maani’a limaa a’thoita wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfa’u dzal-jaddi minkal-jaddu, laa ilaaha illaa anta.”
Arti: Ya Allah, tidak ada yang bisa menghalangi apa yang Engkau beri, dan tidak ada yang bisa memberi apa yang Engkau halangi. Tidak berguna kekayaan bagi orang yang memilikinya dari (murka)-Mu. Tiada Tuhan selain Engkau.
5. Doa Keselamatan
Latin: “Allahumma Antas-Salaamu, wa minkas-Salaamu, wa ilaika ya’udus-Salaamu, fa hayyinaa Rabbanaa bis-Salaam, wa adkhilnal jannata daaras-salaam, tabaarakta Rabbanaa wa ta’aalaita yaa dzal jalaali wal ikroom.”
Arti: Ya Allah, Engkau adalah sumber kesejahteraan, dari-Mu lah segala kesejahteraan, kepada-Mu lah kembali segala kesejahteraan. Hidupkanlah kami dengan kesejahteraan dan masukkanlah kami ke dalam surga, tempat yang penuh kesejahteraan. Mahasuci Engkau dan Maha Tinggi Engkau, wahai Tuhan yang memiliki kebesaran dan kemuliaan.
6. Membaca Surat Al-Fatihah
Latin: “Bismillaahirrahmaanirrahiim. Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin. Arrahmaanirrahiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. Ihdinash-shiraathal mustaqiim. Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghdhuubi ‘alaihim walad daalliin.”
Artinya: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. Yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
7. Membaca Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255)
Latin: "Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyum. Laa ta'khudzuhuu sinatuw wa laa naum. Lahuu maa fis samaawaati wa maa fil ardh. Man dzal ladzii yasyfa'u 'indahuu illaa bi idznih. Ya'lamu maa bayna aidiihim wa maa khalfahum. Wa laa yuhiithuuna bi syai-im min 'ilmihii illaa bimaa syaa-a. Wasi'a kursiyyuhus samaawaati wal ardh walaa ya-uuduhuu hifzhuhumaa Wahuwal 'aliyyul 'azhiim."
Artinya : “Allah, tidak ada tuhan selain dia, yang maha hidup, yang terus menerus mengurus (makhluknya), tidak mengantuk dan tidak tidur, miliknya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, tidak ada yang dapat memberi syafaat disisinya tanpa izinnya. dia mengetahui apa yang ada dihadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apapun tentang ilmunya melainkan apa yang dia kehendaki, kursinya meliputi langit dan bumi. dan dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan dia maha tinggi, maha besar.”
8. Membaca Surat Ali Imran Ayat 18–19
Artinya: Allah menyatakan bahwasanya tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
9. Membaca Tasbih, Tahmid, Takbir (33x)
Subhaanallah (33x)
Artinya: Mahasuci Allah ( 33x)
Alhamdulillaah (33x)
Artinya: Segala puji bagi Allah (33x)
Allaahu Akbar (33x)
Artinya: Allah Maha besar (33x)
10. Membaca Takbir, Tahmid, dan Tasbih
[ِarabOpen]اللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرَا وَالْحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْم
Doa Setelah Ashar di Hari Jumat, Lengkap dengan Huruf Arab dan terjemah Indonesia
Doa setelah salat ashar di hari Jumat diulas secara lengkap dalam artikel ini. Hari Jumat adalah hari yang sangat istimewa bagi umat Islam. Berikut ulasannya. Doa... | Halaman Lengkap [699] url asal
#keutamaan-jumat #waktu-mustajab-doa #amalan-hari-jumat #doa-di-hari-jumat #doa-setelah-sholat-ashar-di-hari-jumat
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 31/10/25 14:26
v/22854/
Doa setelah salat ashar di hari Jumat diulas secara lengkap dalam artikel ini. Hari Jumat adalah hari yang sangat istimewa bagi umat Islam.Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa hari Jumat merupakan sayyidul ayyamatau penghulu segala hari. Di antara keutamaannya, hari Jumat menjadi waktu yang penuh keberkahan, di mana doa-doa seorang hamba lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.
Terutama setelah salat Ashar, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, zikir, dan istighfarsebagai bentuk penghambaan serta harapan agar segala permohonan diterima oleh Sang Pencipta. Karena itu, sangat disarankan bagi setiap Muslim untuk memanfaatkan waktu mulia ini dengan bermunajat dan memperbanyak amal saleh.
Menurut para ulama, di hari Jumat umat Islam diperintahkan melaksanakan berbagai ibadah seperti salat Jumat, memperbanyak membaca shalawat, dan melakukan kebaikan lainnya. Ibnu Katsir menjelaskan bahwa hari Jumat dinamakan Jumu‘ah karena berasal dari kata al-jam‘u yang berarti “berkumpul”.
Hal ini menggambarkan bahwa setiap pekan kaum Muslimin berhimpun di masjid-masjid besar untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, hari Jumat juga memiliki sejarah penting dalam penciptaan alam semesta.
Pada hari inilah Allah menyempurnakan ciptaan-Nya, menciptakan Nabi Adam AS, memasukkannya ke surga, menurunkannya ke bumi, dan pada hari yang sama pula kelak kiamat akan terjadi. Keutamaan hari Jumat juga disebutkan dalam sejumlah hadis Rasulullah SAW.
Salah satunya menjelaskan bahwa terdapat satu waktu yang sangat mustajab pada hari Jumat, di mana setiap doa seorang hamba yang beriman akan dikabulkan oleh Allah SWT. Para ulama menyebut bahwa waktu yang dimaksud adalah setelah salat Ashar hingga menjelang Maghrib.
Oleh karena itu, banyak umat Islam menjadikan waktu tersebut sebagai momen terbaik untuk memohon ampunan, rezeki, kesehatan, dan segala kebaikan dunia serta akhirat.
Keutamaan Hari Jumat dalam Hadis Rasulullah SAW
Artinya: Dari Qursa' Ad-Dabbi, telah menceritakan kepada kami Salman, bahwa Abul Qasim SAW bersabda, “Hai Salman, apakah hari Jumat itu?” Salman menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Maka Rasulullah SAW bersabda, “Hari Jumat adalah hari di mana Allah menghimpunkan kedua orang tuamu, atau orang tuamu.”
Menurut riwayat lain, orang-orang terdahulu menyebut hari Jumat dengan sebutan ‘Arubah, dan umat sebelum Islam pun telah diperintahkan untuk memuliakannya. Ini menunjukkan betapa agungnya kedudukan hari Jumat dalam pandangan agama.
Hadis Tentang Waktu Mustajab Setelah Ashar di Hari Jumat
Terkait keutamaan berdoa setelah Ashar di hari Jumat, Rasulullah SAW bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad:Artinya: Pada hari Jumat terdapat suatu waktu, di mana jika ada seorang hamba Muslim yang memanjatkan doa kepada Allah bertepatan dengan waktu tersebut, maka Allah akan memberikan apa yang dimintanya. Waktu itu adalah setelah Ashar. (HR. Ahmad)
Dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Rasulullah SAW juga bersabda:
Artinya: Pada hari Jumat terdapat dua belas jam. Di antaranya ada satu waktu, apabila seorang hamba Muslim memohon sesuatu kepada Allah di waktu itu, niscaya Allah akan memberikannya. Maka carilah waktu itu di penghujung hari setelah Ashar. (HR. Abu Dawud)
Hadis-hadis ini menjadi dasar utama bagi umat Islam dalam memanfaatkan waktu setelah Ashar di hari Jumat untuk berdoa. Para ulama sepakat bahwa waktu tersebut merupakan momen penuh keberkahan yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak permohonan kepada Allah SWT.
Doa Setelah Ashar di Hari Jumat
Latin: Allahumma anta rabbi laa ilaaha illa anta khalaqtani, wa ana abduka wabnu amatika wafi qabdhotika wa nasiyati bi yadika. Amsaitu ala ahdika wa wa’dika mastatho’tu audzu bika min syarri ma shona’tu. Abu’u bi ni’matika wa abu’u bidzanbi faghfirly dzunubi. Innahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.
Artinya: Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada tuhan yang aku sembah kecuali Engkau yang telah menciptakanku. Menciptakanku sebagai hambamu dan anak dari hamba sahayamu. Hidupku ada dalam genggaman-Mu. Aku hidup atas janji dan ancaman-Mu. Selama aku bisa, aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang telah aku perbuat,. Aku telah menyia-nyiakan nikmatmu. Dan aku berbuat dosa. Maka ampunilah dosaku. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.”
Menurut keterangan dari Nujateng, doa di atas memiliki keutamaan yang luar biasa, di antaranya dapat menjadi sebab seseorang memperoleh kematian dalam keadaan husnul khatimah serta dimudahkan jalannya menuju surga.
Doa setelah salat Ashar di hari Jumat ini juga dikenal luas di kalangan ulama dan tercantum dalam berbagai kitab klasik, seperti Syu’abul Iman dan Nurul Lum’ah.
Bacaan Wirid setelah Salat Hajat Beserta Urutannya
Bacaan wirid setelah salat hajat ini penting diamalkan, ketika hendak menginginkan sesuatu atau berharap hajat yang diinginkan tercapai. Berikut amalan zikir atau... | Halaman Lengkap [340] url asal
#wirid #salat-hajat #doa-setelah-shalat #tata-cara-salat-hajat #bacaan-wirid
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 30/10/25 21:15
v/22147/
Bacaan wirid setelah salat hajatini penting diamalkan, ketika hendak menginginkan sesuatu atau berharap hajat yang diinginkan tercapai. Berikut amalan zikiratau wiridnya:1. Membaca istighfar
Dalam kitab Tajul Jamil lil-Ushul dianjurkan bahwa apabila selesai mengerjakan salat hajat membaca istighfar sebanyak 100 kali dengan lafal “Astaghfirullah." Atau lebih lengkap dengan lafal, “Astaghfirullahi Rabbi min kulli dzanbin wa tubu ilaihi."Yang artinya, “Aku memohon ampun kepada Allah Tuhanku, dari segala dosa dan aku bertobat kepada-Nya.
2. Membaca selawat Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam 100 kali
Yakni membaca, “Allahumma shalli ala sayyidina Muhammadin shalata ar-ridhaa wardha an ash-habihi ar-ridha."Artinya, “Ya Allah, berilah karunia kesejahteraan atas junjungan kami Muhammad, kesejahteraan yang diridhai, dan ridhailah daripada sahabat-sahabat sekalian dengan ridha."
3. Membaca doa setelah salat Hajat
Doa setelah Salat Hajat :“Laa ilaha illallahul-halimul-karimu subhanallahi Rabbil-arsyil-azhim. Alhamdulillahi Rabbil-alamin as-aluka mujibati rahmatika wa azaaima maghfiratika wal-ishmata min kulli dzanbin wal-ghanimata min kulli birrin wassalamata min kulli itsmin laa tada’liy dzanban illa ghafartahu wa laa hamman illa farrajtahu wa laa haajatan hiya laka ridhan illa qadhaitaha yaa arhama ar-rahimin."
Artinya, “Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Penyantun dan Pemurah. Mahasuci Allah, Tuhan Pemelihara arsy Yang Agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Kepada-Mu lah aku memohon sesuatu yang menyebabkan rahmat-Mu, dan memantapkan hati untuk memperoleh ampunan-Mu, serta memperoleh penjagaan dari segala dosa. Dan aku memohon pula untuk memperoleh keuntungan dari segala kebaikan dan selamat dari segala dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa (yang ada pada diriku) melainkan Engkau mengampuninya dan tiada sesuatu kesusahan melainkan Engkau berikan jalan keluar, dan tiada sesuatu hajat yang Engkau ridhai melainkan Engkau kabulkan, Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang."
4.Bermunajat kepada Allah SWT
Bermunajatlah dengan permohonan apa yang dimaksud sambil bersujud kepada Allah. Kemudian perbanyaklah membaca bacaan ini, “Laa ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minazzhalimin." Yang artinya, “Tidak ada Tuhan melainkan Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh aku termasuk orang yang zhalim."Demikian bacaan wirid setelah Salat Hajat ini. Semoga bermanfaat
3 Doa Setelah Salat Dhuha, Yuk Amalkan!
Ada beberapa doa setelah salat Dhuha yang dapat diamalkan kaum Muslim, meskipun doanya bersumber darimana saja masih diperdebatkan. Karena itulah sampai saat ini... | Halaman Lengkap [485] url asal
#doa #salat-dhuha #pahala-salat-dhuha #doa-setelah-shalat #keutamaan-salat-dhuha
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 30/10/25 12:10
v/21393/
Ada beberapa doa setelah salat Dhuhayang dapat diamalkan kaum Muslim, meskipun doanya bersumber darimana saja masih diperdebatkan. Karena itulah sampai saat ini doa setelah salat Dhuhamasih diragukan.Dalam riwayat baik dari kitab suci maupun hadits kebanyakan hanya dijelaskan keutamaan menjalankan salat Dhuha. Meski begitu, ada beberapa riwayat tentang doa salat Dhuha yang seharusnya dilafazkan.
3 Doa Setelah Salat Dhuha
1. Doa Setelah Salat Dhuha Pertama
Dalam buku bertajuk "Bertambah Kaya & Berkah Dengan Shalat Dhuha" karya Ustaz Khalillurahman El-Mahfani, berikut doa setelah salat Dhuha.اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Allahumma innad-duhaa'a duhaa'uka wal bahaa'a bahaa'uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal 'ismata 'ismatuka.
Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa'i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba'iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa'ika wa bahaa'ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita 'ibaadakash-shalihiin.
Artinya : "Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu waktu dhuha-Mu, kecantikan ialah kecantikan-Mu, keindahan itu keindahan-Mu, kekuatan itu kekuatan-Mu, kekuasaan itu kekuasaan-Mu, dan perlindungan itu, perlindungan-Mu".
"Ya Allah, jika rezekiku masih diatas langit, turunkanlah dan jika ada di dalam bumi, keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh."
Itulah doa setelah salat Dhuha yang tidak berdasarkan hadits dan riwayat lain. Meski begitu tidak semua doa setelah salat Dhuha ini tidak berdasar, masih ada doa yang didasarkan pada hadits.
2. Doa setelah Salat Dhuha Sesuai Hadis
Doa setelah salat Dhuha yang berdasarkan hadis ini justru jarang diketahui umat muslim. Dalam buku "Keberkahan Sholat Dhuha, Raih Rezeki Sepanjang Hari Plus Ayat & Doa-Doa Pembuka Rezeki" susunan Ustaz Arif Rahman, berikut bunyi doa setelah shalat dhuha sesuai hadits shahih.Artinya: Aisyah berkata, "Rasulullah SAW melaksanakan salat dhuha, kemudian beliau mengucapkan: Allahummaghfirli wa tub 'alayya innaka antat tawwabur rahim (Ya Allah, ampuni dosa saya dan terimalah tobat saya. Sesungguhnya Engkau maha penerima taubat dan Maha Pengampun) hingga 100 kali." (HR Bukhari)
3. Doa setelah Salat Dhuha Sesuai Hadits Kedua
Doa yang bisa digunakan dan diajarkan berikut ini juga didasarkan dari riwayat dan hadits.Artinya: “Sesungguhnya Rasulullah berlindung (kepada Allah) dari lima hal setelah selesai shalat. “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari sifat kikir, aku berlindung kepada Engkau dari sifat pengecut, aku berlindung kepada Engkau dari dikembalikan kepada umurnya yang paling hina (pikun), aku berlindung kepada Engkau dari fitnah dunia dan aku berlindung kepada Engkau dari azab kubur.” [HR. al-Bukhari, Muslim, Ahmad dan an-Nasai, lafal dari an-Nasai]
Pada dasarnya setiap muslim memang dianjurkan untuk berdoa di setiap kesempatan dalam rangka mendekatkan diri dan meminta pertolongan dari Allah SWT. Namun alangkah baiknya jika doa itu memang sesuai dengan riwayat yang telah diajarkan Rasulullah SAW.
Bacaan Wirid dan Zikir setelah Salat Subuh Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahan
Setelah menunaikan salat Subuh, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak zikir dan wirid. Amalan ini bukan hanya bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, tetapi juga... | Halaman Lengkap [1,148] url asal
#zikir-setelah-subuh #amalan-zikir #doa-setelah-shalat #zikir-dan-doa
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 25/10/25 05:15
v/15262/
Setelah menunaikan salat Subuh, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak zikir dan wirid. Amalan ini bukan hanya bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, tetapi juga sarana menenangkan hati dan memperkuat spiritualitas di awal hari.Seperti dijelaskan Syekh Abu Thalib al-Makki dalam kitab Qutul Qulub fi Mu’amalat al-Mahbub wa Washfi Thariq al-Murid, zikir setelah Subuhmembantu memperdalam kesadaran akan kehadiran Allah dan menumbuhkan ketenangan jiwa sebelum menjalani aktivitas duniawi.
Berikut adalah bacaan wirid dan zikir setelah salat subuh lengkap :
1. Membaca Istighfar (3 kali)
Astaghfirullaahal-'Azhiim, Alladzii Laa Ilaaha Illaa Huwalhayyul-Qayyuum, wa Atuubu Ilaiih.
Artinya: "Aku memohon ampunan Allah yang Maha agung, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, dzat yang Maha hidup kekal abadi dan terus menerus mengurus makhluk-Nya tiada henti. Dan aku bertaubat kepada-Nya." (HR Muslim).
2. Membaca Tahlil (10 kali)
Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lah, lahul Mulku wa lahul hamdu Yuhyi wa Yumiitu wa Huwa 'ala kulli syai-in qodiir.
Artinya: "Tiada Tuhan yang haq disembah kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Hanya milik-Nya segala kerajaan dan hanya milik-Nya segala pujian, yang menghidupkan dan mematikan. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu." (HR Muslim)
3. Membaca Doa Perlindungan dari Neraka (7 kali)
Allohumma Ajirnii Minan-Naar
Artinya: "Ya Allah, peliharalah aku dari api neraka."
4. Membaca Zikir Mohon Keselamatan
Allahumma Antassalam, wa minkassalam, wa ilaika ya'uudussalam, fahayyina Robbana bissalam, wa adkhilnal jannata daarossalam, tabarokta Robbana wa ta'aalayta, yaa dzal jalaali wal ikram.
Artinya: "Ya Allah, Engkaulah Zat yang memberi keselamatan (kesejahteraan), hanya dari-Mu lah keselamatan (kesejahteraan) dan kepada-Mu lah segala keselamatan (kesejahteraan) itu kembali. Maka hidupkanlah kami Ya Allah dengan selamat (sejahtera), masukkan kami ke dalam surga rumah keselamatan (kesejahteraan), Engkaulah Zat yang berkah wahai Tuhan kami dan Maha luhur Engkau, Ya Tuhan kami zat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.”
5. Membaca Doa Tauhid
Allahumma la mani a lima a thaita wa la mu'thiya lima mana'ta wa la yanfa'u dzal jadii minkal jaddu, la ilaha illa Anta.
Artinya: "Ya Allah, tidak ada yang dapat menolak terhadap apa yang Engkau beri dan tidak ada yang dapat memberi terhadap apa yang Engkau tolak dan orang yang memiliki kekayaan tidak dapat menghalangi dari siksa-Mu. Tidak ada Tuhan selain Engkau."
6. Membaca Surat Al-Fatihah
Bismillaahirrahmaanirrahiim. Alhamdulillahi robbil 'aalamiin. Ar-rohmaanir-Rohiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'iin. Ihdinash shiroothol mustaqiim. Shirootol ladzina an'amta 'alaihim ghoiril maghdhuu bi 'alaihim wa ladh-dhoolliin
Artinya: 1) Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. 2) Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, 3) Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, 4) Yang menguasai hari pembalasan. 5) Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan, 6) Tunjukilah kami jalan yang lurus, 7) Yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka bukan (jalan) mereka yang dimurkai (Yahudi) dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat (Nasrani).
7. Membaca Ayat Kursi
Alloohu laa ilaaha illa huwal hayyul qoyyuumu laa ta'khuzuhuu sinatuw walaa nauum, lahuu maa fissamawati wa maa fil ardhi man dzalladzii yasyfa'u 'indahu illa bi idznihi, ya'lamu maa ba ina aidiihim wa maa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai-in min 'ilmihi illaa bi maa syaa-a, wasi'a kursiyyuhus-samawaati wal ardhi wa laa yauuduhu hifzuhuma wahuwal 'aliyyul 'azhiim.
Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Agung."
8. Membaca Surat Al-Ikhlas (3 kali)
Bismillaahir-rohmaanir-rohiim. Qul huwalloohu ahad. Alloohush-shomad. Lam yalid walam yuulad. Walam yakul-lahuu kufuwan ahad.
Artinya: "1) Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, 2) Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. 3) Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, 4) dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia".
9. Membaca Surat Al-Falaq dan An-Naas (masing-masing 1 kali)
Bismillaahir-rohmaanir-rohiim. Qul a'uudzu birobbil-falaq. Min syarri maa kholaq. Wamin syarri ghoosiqin idzaa waqob. Wamin Syarrin-naffaatsaati fil-'uqod. Wamin syarri haasidin idzaa hasad.
Artinya: "Katakanlah: 'Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki".
Bismillaahir-rohmaanir-rohiim. Qul a'uudzu birobbin-naas. Malikin-naas. Ilaahin-naas. Minsyarril-waswaasil-khon-naas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin-naas. Minal-jinnati wan-naas.
Artinya: "Katakanlah: 'Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia."
10. Membaca Zikir (masing-masing 33 Kali)
Subhanallah
Artinya: "Maha Suci Allah."
Alhamdulillah
Artinya: "Segala puji bagi Allah."
Allaahu Akbar.
Artinya: "Allah Maha Besar."
11. Membaca Kalimat Takbir dan Hauqalah
Allahu Akbar Kabira walhamdu lillahi Katsira wa Subhanallahi Bukrataw-wa-ashila. La ilaha illallahu wahdahu la Syarika lah. Lahul-mulku wa lahul-hamdu Yuhyi wa Yumitu wa Huwa 'ala kulli syai'in Qadir. (wa la haula wa la quwwata illa billahil-aliyyil-azhim).
Artinya: "Allah Maha Besar lagi Maha Sempurna kebesaran-Nya dan segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan petang. Tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dialah yang memiliki kekuasaan dan bagi-Nya segala puji, Zat yang Menghidupkan dan yang Mematikan, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu (Dan tidak ada daya upaya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Mulia).
Kemudian, Wirid Ditutup Dengan Doa dan Harapan Masing-masing.
Keutamaan Zikir Setelah Salat Subuh
Zikir setelah salat Subuh memiliki banyak keutamaan yang membawa manfaat bagi hati dan pikiran. Menurut Syekh Abu Thalib al-Makki, zikir setelah Subuh memperkuat hubungan spiritual antara seorang Muslim dengan Allah SWT. Amalan ini juga membantu seseorang memulai hari dengan hati yang bersih dan pikiran yang tenang, sehingga lebih siap menghadapi berbagai ujian kehidupan.Selain itu, zikir di waktu Subuh memiliki keistimewaan tersendiri karena dilakukan di awal hari, saat suasana masih hening dan pikiran belum terpecah oleh urusan dunia. Dalam kondisi tersebut, zikir menjadi sarana menyegarkan ruhani dan memperkuat kesadaran spiritual, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
"Barangsiapa berzikir kepada Allah hingga matahari terbit, maka baginya pahala seperti orang yang berhaji dan berumrah dengan sempurna." (HR Tirmidzi).
Dengan demikian, wirid dan berzikir setelah salat Subuh bukan hanya rutinitas ibadah, tetapi juga pintu ketenangan, sumber kekuatan, dan awal keberkahan dalam menjalani hari.
#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(): php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56