Kredit Sektor Berkelanjutan BCA Capai Rp241 Triliun Per September 2025
BCA catat kredit sektor berkelanjutan tumbuh 12,7% YoY jadi Rp241 triliun per September 2025, setara 25,5% dari total portofolio pembiayaan
(Bisnis.Com) 20/10/25 19:02 10176
Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) atau BCA mencatatkan pertumbuhan kredit ke sektor-sektor berkelanjutan per September 2025 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong menyampaikan kredit ke sektor berkelanjutan tumbuh 12,7% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp241 triliun per September 2025 atau setara 25,5% dari total portofolio pembiayaan.
“Kredit ke sektor-sektor berkelanjutan naik 12,7% YoY mencapai Rp241 triliun per September 2025, setara 25,5% dari total portofolio pembiayaan,” kata Hendra dalam Paparan Kinerja Kuartal III/2025 PT Bank Central Asia Tbk., Senin (20/10/2025).
Hendra mengatakan, komitmen BCA mengimplementasikan nilai-nilai Environmental, Social, and Governance (ESG) terwujud salah satunya dari pengelolaan sampah berkelanjutan pada BCA Expo 2025.
Selama tiga hari BCA Expo, dia mengungkapkan bahwa bank dengan kode emiten BBCA itu menghadirkan Mesin Daur Ulang Bakti BCA untuk pengolahan sampah botol plastik, serta sejumlah Waste Educator dan Waste Station untuk proses pemilahan sampah.
“Inisiatif ini diestimasikan mampu mengurangi potensi emisi karbon sekitar 18,1 ton karbon dioksida (CO2),” ujarnya.
Adapun hingga kuartal III/2025, BBCA mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 7,6% YoY menjadi Rp944 triliun. Hendra menuturkan terjaganya penyaluran kredit BCA di berbagai segmen dan sektor hingga September 2025 mencerminkan komitmen perseroan mendukung pertumbuhan perekonomian nasional.
Tercatat penyaluran kredit korporasi tumbuh tinggi di antara segmen lainnya. BCA mencatat penyaluran kredit korporasi tumbuh 10,4% YoY mencapai Rp436,9 triliun per September 2025.
Kemudian, kredit komersial tumbuh 5,7% YoY menjadi Rp142,9 triliun, dan kredit UKM naik 7,7% YoY menjadi Rp129,3 triliun. Pertumbuhan kredit konsumer tercatat naik 3,3% YoY menjadi Rp223,6 triliun, didorong kenaikan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar 6,4% YoY menjadi Rp138,8 triliun. Outstanding pinjaman konsumer lainnya (mayoritas kartu kredit) tumbuh 6,9% YoY mencapai Rp23,5 triliun.
Sementara itu, kualitas pinjaman BCA tetap terjaga, terlihat dari rasio loan at risk (LAR) 5,5% pada kuartal III/2025, membaik dari 6,1% dari periode yang sama tahun lalu. Rasio non performing loan (NPL) terkendali di level 2,1%. Pencadangan NPL dan LAR tercatat memadai, masing-masing 166,6% dan 69,5%.
#kredit-berkelanjutan #bca-kredit #kredit-sektor-berkelanjutan #pertumbuhan-kredit-bca #bca-esg #bca-expo-2025 #pengelolaan-sampah-bca #emisi-karbon-bca #kredit-korporasi-bca #kredit-komersial-bca #kre