Longsor Tutup Jalan Akses Telaga Sarangan, Akses Wisata Lumpuh

Longsor Tutup Jalan Akses Telaga Sarangan, Akses Wisata Lumpuh

Longsor di Telaga Sarangan, Magetan, menutup total akses jalan, namun tidak ada korban jiwa. BPBD lakukan pembersihan dan mitigasi.

(Bisnis.Com) 16/01/26 05:10 105061

Bisnis.com, SURABAYA – Bencana tanah longsor dilaporkan melanda kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Kamis (15/1/2026).

Kabid Kedaruratan & Logistik BPBD Jatim Satriyo Nurseno menyebut bahwa bencana itu mengakibatkan jalur Jalan Lingkar Telaga Sarangan sisi barat, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, lumpuh total.

“Material longsor pada tebing menutup seluruh Jalan Lingkar Telaga Sarangan sisi barat,” beber Satriyo.

Satriyo menjelaskan, peristiwa longsor terjadi hari ini, sekitar pukul 04.00 WIB. Penyebabnya diduga karena hujan dengan intensitas sedang dan kondisi kemiringan tebing yang curam.

“Tanah longsor disebabkan oleh hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dan kemiringan tebing yang curam,” tambahnya.

Material dampak longsoran tebing berupa batuan dan bonggol pohon pun dilaporkan menutup total Jalan Lingkar Telaga Sarangan sisi barat. Meski begitu, tidak ada korban jiwa yang timbul akibat peristiwa tersebut.

“Ukuran longsoran setinggi kurang lebih empat meter dan lebar empat meter. Material longsor berupa lima batu berdiameter sekitar dua meter dan bonggol pohon. Tidak terdapat korban jiwa pada kejadian ini,” ucapnya.

Tim TRC-PB BPBD Magetan bersama jajaran terkait telah melaksanakan pembersihan material longsor. Satu alat berat ekskavator milik DPUPR pun telah diterjunkan ke lokasi kejadian.

Satriyo menyatakan, saat ini BPBD bersama jajaran yang lain melakukan upaya mitigasi struktural, seperti perkuatan tebing atau penataan drainase di sekitar lokasi rawan longsor, terutama pada saat curah hujan meningkat.

Pihaknya juga akan menambah papan rambu peringatan dan memasifkan sosialisasi kepada para pelaku usaha serta wisatawan mengenai kewaspadaan tanah longsor di tebing sisi barat Telaga Sarangan.

Dirinya pun mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar wilayah rawan bencana untuk waspadai tanda-tanda longsor, seperti retakan di tanah atau dinding rumah, pohon atau tiang miring, air keruh keluar dari celah tanah, serta suara gemuruh dari arah lereng.

“Hindari aktivitas di sekitar lereng terjal, terutama saat dan setelah hujan deras di kawasan Telaga Sarangan, khususnya pada kondisi cuaca hujan,” imbaunya.

#longsor-telaga-sarangan #akses-wisata-lumpuh #jalan-lingkar-sarangan #bencana-tanah-longsor #longsor-magetan #tebing-curam-sarangan #hujan-intensitas-sedang #material-longsor-tebing #pembersihan-mater

https://surabaya.bisnis.com/read/20260116/531/1944628/longsor-tutup-jalan-akses-telaga-sarangan-akses-wisata-lumpuh