Pertamina Geothermal (PGEO) Gelar RUPSLB Selasa (20/1), Intip Agendanya

Pertamina Geothermal (PGEO) Gelar RUPSLB Selasa (20/1), Intip Agendanya

Pertamina Geothermal Energy (PGEO) akan mengadakan RUPSLB pada 20 Januari 2026 di Jakarta untuk membahas perubahan pengurus perseroan.

(Bisnis.Com) 19/01/26 14:37 107223

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pekan ini.

Berdasarkan data di laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), RUPSLB PGEO 2026 akan berlangsung pada Selasa (20/1/2026). Pertemuan akan berlangsung di Grha Pertamina, Jakarta, mulai 13:30 WIB hingga selesai.

Adapun, RUPSLB Pertamina Geothermal 2026 hanya memiliki satu mata acara rapat.

“Perubahan pengurus perseroan,” tulis Manajemen PGEO.

Lebih lanjut, Manajemen PGEO menjelaskan bahwa berdasarkan surat Direktur Utama PT Pertamina Power Indonesia (PPI) selaku Pemegang Saham Pengendali No 322/PPI00000/2025-S0 tanggal 08 Desember 2025 perihal Konfirmasi Pemegang Saham atas Usulan Rencana Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, mengusulkan kepada Perseroan untuk melakukan RUPSLB PT Pertamina Geothermal Energy Tbk dengan agenda Perubahan Pengurus Perseroan.

Dalam pemberitaan Bisnis sebelumnya, PGEO memberikan proyeksi kinerja sepanjang tahun 2025. Manajemen PGEO menargetkan pendapatan pada kisaran US$424-426 juta.

Mengutip materi hasil public expose, manajemen PGEO menjelaskan bahwa outlook produksi diproyeksikan mencapai 4.978 GWh. Produksi itu didukung dengan beroperasinya Lumut Balai Unit 2.

"Potensi pendapatan perseroan diperkirakan berada di kisaran US$ 424–426 juta, dengan EBITDA margin sekitar 78–80% dan net profit margin di kisaran 33%–35%," tulis manajemen PGEO.

Untuk tahun 2026, manajemen PGEO memperkirakan kinerja perseroan akan mengalami stabilisasi dan peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

Produksi diproyeksikan naik sekitar 2,5% menjadi 5.103 GWh, dengan potensi pendapatan sekitar US$450 juta (gabungan produksi own operation dan JOC).

"Perseroan akan menjaga EBITDA margin tetap di kisaran 78–80% dan net profit margin pada 33–35%."

Sebelumnya, PGEO telah mengumumkan kinerja kuartal III/2025. Anak usaha Pertamina itu meraup laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$104,27 juta atau Rp1,73 triliun (asumsi kurs Rp16.602 per dolar AS) per kuartal III/2025.

#pertamina-geothermal #pgeo-rupslb #rupslb-agenda #perubahan-pengurus-perseroan #pgeo-pendapatan-2025 #pgeo-produksi-2025 #pgeo-target-2026 #pgeo-ebitda-margin #pgeo-net-profit-margin #pgeo-lumut-balai

https://market.bisnis.com/read/20260119/7/1945208/pertamina-geothermal-pgeo-gelar-rupslb-selasa-201-intip-agendanya