Heboh Fenomena Sinkhole di Sumbar, BRIN Ungkap 5 Faktanya
BRIN ungkap sinkhole di Sumbar, fenomena geologi berisiko di area batu kapur. Airnya jernih tapi perlu uji keamanan. Fenomena ini terbentuk perlahan.
(Bisnis.Com) 19/01/26 18:14 107597
Bisnis.com, JAKARTA — Fenomena sinkhole yang muncul di Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, belakangan menjadi perhatian publik. Lubang besar berisi air berwarna biru jernih itu ramai dikunjungi warga untuk berfoto hingga mandi, bahkan disebut memiliki “air berkhasiat”.
Menanggapi hal tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan sinkhole merupakan fenomena geologi yang perlu diwaspadai, terutama di wilayah permukiman yang berada di atas lapisan batu kapur atau gamping. Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN Adrin Tohari mengatakan kawasan dengan batuan gamping memiliki kerentanan tinggi terhadap terbentuknya sinkhole.
“Sehingga apabila aliran air permukaan tiba-tiba hilang, maka perlu diwaspadai adanya rongga di lapisan batu gamping di bawah permukaan yang dapat menyebabkan terjadinya sinkhole,” tulis Adrin, dikutip dari akun Instagram resmi BRIN, Senin (19/1/2026).
Berikut 5 Fakta Sinkhole yang Disampaikan BRIN:
1. Apa itu sinkhole?
Sinkhole adalah lubang yang muncul di permukaan tanah akibat runtuhnya lapisan batu kapur atau gamping di bawahnya. Fenomena ini tidak terbentuk secara mendadak, melainkan merupakan hasil proses alam yang berlangsung lama di bawah permukaan tanah.
2. Bagaimana proses terjadinya sinkhole?
Air hujan menyerap gas di udara sehingga bersifat asam, kemudian meresap ke dalam tanah. Air tersebut melarutkan batu kapur atau gamping dan membentuk celah serta rongga di bawah permukaan.
Seiring waktu, aliran air terus memperbesar rongga tersebut dan memengaruhi lapisan tanah di atasnya. Ketika hujan lebat terjadi, lapisan penutup semakin menipis dan tidak mampu menahan beban, hingga akhirnya runtuh dan membentuk sinkhole.
3. Sinkhole biasanya muncul di daerah seperti apa?
Fenomena sinkhole kerap terjadi di wilayah yang tersusun atas lapisan batu kapur atau gamping di bawah permukaan tanah. Di Indonesia, kejadian ini banyak ditemukan di kawasan karst seperti Gunung Kidul, Pacitan, dan Maros.
4. Tanda-tanda sinkhole
Sinkhole terbentuk secara perlahan di bawah tanah sehingga sulit dikenali dari permukaan. Namun, rongga pada lapisan batu kapur atau gamping dapat dideteksi melalui survei geofisika, seperti metode gaya berat, georadar, dan geolistrik.
Metode tersebut digunakan untuk memetakan lokasi, kedalaman, serta ukuran rongga sejak dini.
5. Air sinkhole jernih, apakah aman digunakan?
Air di sinkhole berasal dari air hujan dan air bawah tanah. Meski tampak jernih, air tersebut belum tentu aman untuk dikonsumsi.
Diperlukan uji kimia dan mikrobiologi untuk memastikan kualitas air, termasuk pemeriksaan warna, bau, rasa, pH, keberadaan bakteri berbahaya sepertiE. coli, serta kandungan logam berat. Air dinyatakan layak digunakan apabila hasil pengujian sesuai dengan standar kesehatan.
#sinkhole #fenomena-sinkhole #apa-itu-sinkhole #brin-sinkhole #sinkhole-sumatera-barat #geologi-sinkhole #batu-kapur-sinkhole #proses-sinkhole #tanda-sinkhole #air-sinkhole #sinkhole-indonesia #karst-s