Astronomi Ungkap Fakta di Balik Gerhana Matahari Total Terpanjang Abad Ini
Gerhana Matahari Total terpanjang abad ini akan terjadi pada 2 Agustus 2027, berlangsung 6 menit 23 detik, terlihat di Maroko hingga Somalia, dengan durasi terlama di Mesir.
(Bisnis.Com) 19/01/26 21:50 107836
Bisnis.com, JAKARTA — Dunia bersiap menyambut fenomena astronomi langka berupa gerhana matahari total yang diprediksi terjadi pada 2 Agustus 2027. Peristiwa ini digadang-gadang sebagai "gerhana abad ini" karena durasinya yang paling lama dalam 30 tahun terakhir.
Berdasarkan data astronomi, durasi gerhana ini tidak akan tertandingi lamanya sampai tahun 2100. Melansir dari EcoNews Senin (19/1/2026), gerhana ini akan berlangsung selama 6 menit dan 23 detik. Angka ini mendekati batas maksimum durasi gerhana yang mungkin terjadi di Bumi.
Sebagai perbandingan, Gerhana Matahari Total yang terjadi pada April 2024 hanya berlangsung selama 4 menit dan 28 detik pada puncaknya. Durasi yang panjang pada 2027 ini memungkinkan pengamat melihat korona matahari dengan mata telanjang secara lebih detail dan indah.
Secara teknis, dilaporkan bahwa fenomena ini terjadi karena matahari memiliki ukuran sekitar 400 kali lebih besar dari bulan, namun berjarak 400 kali lebih jauh dari Bumi. Proporsi jarak dan ukuran ini membuat kedua benda langit tersebut tampak memiliki ukuran yang sama saat dilihat dari Bumi.
Namun, durasi ekstrem pada 2027 disebabkan oleh "keselarasan kosmik yang sempurna". Tercatat bahwa saat peristiwa itu terjadi, bulan akan berada di titik terdekat dengan Bumi, sementara matahari berada di titik terjauh.
Kondisi tersebut membuat piringan bulan tampak cukup besar untuk memblokir seluruh piringan matahari dalam waktu yang lebih lama dari biasanya. Hal ini menciptakan periode kegelapan yang diperpanjang secara signifikan dibandingkan gerhana standar.
Terkait jalur lintasan, gerhana ini dijadwalkan mulai terlihat di Maroko dan Spanyol selatan. Bayangan bulan kemudian akan bergerak melintasi Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, dan Arab Saudi.
Fenomena ini akan berakhir di Yaman dan pantai Somalia. Di antara lokasi-lokasi tersebut, durasi totalitas diprediksi akan bertahan paling lama di wilayah Mesir, khususnya di kota Luxor dan Aswan.
Sementara itu, wilayah lain di Eropa, Asia, dan Afrika hanya akan menyaksikan gerhana matahari sebagian. Melansir TheSkyLive, wilayah Indonesia yang akan terpapar sebagian dari fenomena ini adalah wilayah Balai Pungut, Riau.
Sebelum peristiwa puncak pada 2027, tahun 2026 juga diwarnai sejumlah fenomena astronomi. Gerhana Matahari Cincin akan terjadi di atas Antartika pada 17 Februari 2026, di mana bulan tidak sepenuhnya memblokir matahari dan menciptakan efek "cincin api".
Selain itu, dua gerhana bulan diperkirakan terjadi tahun ini. Gerhana bulan total akan muncul pada 3 Maret 2026 bagi pengamat di Asia, Australia, dan Amerika. Sedangkan gerhana bulan sebagian diprediksi terlihat di Amerika, Eropa, dan Afrika antara 27 hingga 28 Agustus 2026. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)
#gerhana-matahari #gerhana-matahari-total #gerhana-matahari-2027 #gerhana-matahari-terpanjang #durasi-gerhana-matahari #korona-matahari #keselarasan-kosmik #gerhana-matahari-maroko #gerhana-matahari-me