Merek Ban Asal China Sailun Group Bangun Pabrik Rp4,2 Triliun di Demak

Merek Ban Asal China Sailun Group Bangun Pabrik Rp4,2 Triliun di Demak

Merek ban asal China Sailun Group membangun pabrik di Indonesia dengan nilai investasi Rp4,2 triliun.

(Bisnis.Com) 20/01/26 16:05 108537

Bisnis.com, JAKARTA – Manufaktur ban asal China, Sailun Group resmi membangun fasilitas perakitan di Indonesia dengan nilai investasi US$251,44 juta atau sekitar Rp4,25 triliun (kurs Rp16.935 per dolar AS).

Direktur Sales & Marketing PT Sailun Tire Indonesia Eko Supriyatin mengatakan, peresmian pabrik ban ini menjadi bagian penting dari strategi ekspansi global Sailun sekaligus memperkuat peran Indonesia sebagai basis produksi dan distribusi ban di Asean.

Adapun, pembangunan fasilitas manufaktur ban itu berlokasi di Demak, Jawa Tengah yang dikelola oleh PT Sailun Manufacturing Indonesia, anak usaha Sailun International Holding.

Pabrik ban Sailun Group tersebut memproduksi ban radial untuk kendaraan penumpang (PCR), bus dan truk (TBR), serta alat berat (OTR).

Pada tahap awal, pabrik Sailun Indonesia ditargetkan memiliki kapasitas produksi tahunan hingga 3,6 juta unit ban PCR, 600.000 unit ban TBR, serta 37.000 ton ban OTR. Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, fasilitas tersebut juga disiapkan sebagai basis ekspor ke kawasan Asia Pasifik.

“Dengan beroperasinya basis manufaktur Sailun di Indonesia, kami membangun ekosistem produk dan layanan yang lengkap, mulai dari PCR, TBR, OTR, hingga TUBE dan FLAP, yang berakar pada semangat buatan Indonesia,” ujar Eko dalam keterangannya, dikutip Selasa (20/1/2026).

Selain sebagai fasilitas produksi, Sailun Indonesia juga dikembangkan sebagai pusat distribusi dan layanan purnajual di tingkat nasional.

Melalui PT Sailun Tire Indonesia serta kerja sama dengan mitra lokal, perseroan menyiapkan jaringan distribusi untuk mendukung ketersediaan produk, efisiensi pengiriman, dan layanan purna jual di berbagai wilayah Tanah Air.

“Ini bukan hanya perluasan kapasitas produksi, tetapi juga peningkatan kemampuan kami dalam menyediakan produk dan layanan yang lebih lokal, responsif, dan terintegrasi bagi para mitra," jelasnya.

Sailun Group memiliki jaringan operasional yang menjangkau lebih dari 180 negara, dengan mengelola sembilan fasilitas manufaktur serta empat pusat riset dan pengembangan yang tersebar di Asia, Eropa, dan Amerika Utara.

Kinerja bisnis Sailun menunjukkan pertumbuhan signifikan, tercermin dari peningkatan penjualan global yang melonjak dari US$296 juta pada 2008 menjadi sekitar US$3 miliar pada 2022.

Saat ini, perusahaan menawarkan lebih dari 1.500 varian ban yang mencakup segmen kendaraan penumpang, kendaraan niaga, hingga kebutuhan aplikasi khusus seperti pertambangan, kehutanan, dan pertanian.

#pabrik-ban #sailun-group #industri-ban

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260120/257/1945621/merek-ban-asal-china-sailun-group-bangun-pabrik-rp42-triliun-di-demak