Sering Menggaruk Kulit Kepala? Waspadai Risiko Luka dan Infeksinya
Menggaruk kulit kepala bisa memperparah ketombe dan memicu infeksi. Hindari kebiasaan ini dan fokus pada perawatan kulit kepala untuk mencegah iritasi.
(Bisnis.Com) 29/01/26 16:10 118679
Bisnis.com, JAKARTA — Masalah ketombe masih menjadi keluhan umum, terutama di kalangan masyarakat perkotaan dengan aktivitas padat dan paparan lingkungan yang tinggi.
Dokter umum dr. Kevin Mak menilai kondisi ini sering dianggap sepele, padahal berkaitan langsung dengan kesehatan kulit kepala.
Menurut dr. Kevin, ketombe muncul ketika keseimbangan kulit kepala terganggu, baik karena terlalu kering maupun terlalu lembap. Kondisi ini dapat diperparah oleh panas, debu, serta kebiasaan harian yang tidak disadari.
Salah satu kebiasaan yang paling sering dilakukan adalah menggaruk kulit kepala saat terasa gatal. Dr. Kevin menegaskan bahwa semakin sering digaruk, rasa gatal justru akan semakin bertambah.
Dia menjelaskan, garukan berulang membuat kulit kepala mengalami iritasi dan memperparah kondisi ketombe. Karena itu, kebiasaan tersebut sebaiknya dihindari meski terasa memberi kelegaan sementara.
Selain menggaruk, mencabut serpihan ketombe juga kerap dilakukan secara refleks. Padahal, tindakan tersebut dapat melukai permukaan kulit kepala tanpa disadari.
“Kalau terus-menerus digaruk atau dicabut, bisa timbul luka kecil, luka tersebut berisiko menjadi pintu masuk infeksi apabila tidak ditangani dengan baik.” ujar dr. Kevin dalam acara screening Head & Shoulders Scalpvengers, Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2026).
Dia menyarankan agar fokus perawatan diarahkan pada kondisi kulit kepala, bukan sekadar menghilangkan serpihan yang terlihat. Menurutnya, kulit kepala sebaiknya dijaga tetap terasa sejuk tanpa menjadi lembap berlebihan.
Dr. Kevin juga mengingatkan pentingnya memilih perawatan yang bekerja hingga ke kulit kepala. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dibandingkan hanya membersihkan bagian rambut yang terlihat.
Dia menegaskan bahwa ketombe bukan sekadar persoalan estetika, melainkan sinyal adanya gangguan pada kulit kepala. Karena itu, menghindari kebiasaan menggaruk menjadi langkah awal untuk mencegah masalah yang lebih serius.
“Yang paling penting, jangan sampai kebiasaan kecil justru memicu masalah besar,” tutupnya.
Menjaga kulit kepala dengan cara yang tepat menjadi kunci untuk mencegah iritasi dan infeksi jangka panjang
#kulit-kepala #ketombe #menggaruk-kepala #iritasi-kulit-kepala #infeksi-kulit-kepala #perawatan-kulit-kepala #kesehatan-kulit-kepala #kebiasaan-menggaruk #luka-kulit-kepala #ketombe-dan-infeksi #menghi