Dian Swastatika (DSSA) Bakal Stock Split dengan Rasio 1:25

Dian Swastatika (DSSA) Bakal Stock Split dengan Rasio 1:25

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) akan melakukan stock split dengan rasio 1:25 untuk meningkatkan likuiditas dan akses investor. RUPSLB dijadwalkan 11 Maret 2026.

(Bisnis.Com) 30/01/26 11:32 119577

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten holding energi dan infrastruktur Grup Sinar Mas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), resmi mengumumkan rencana aksi korporasi pemecahan nilai nominal saham atau stock split.

Perseroan menetapkan rasio stock split sebesar 1:25 guna meningkatkan likuiditas perdagangan dan memperluas akses bagi investor ritel.

Berdasarkan keterbukaan informasi, Jumat (30/1/2026), manajemen DSSA menjelaskan bahwa harga saham perseroan saat ini tergolong sangat tinggi.

Kondisi tersebut menyebabkan nilai pembelian minimal satu lot saham hanya terjangkau oleh segmen investor yang terbatas, sehingga berdampak pada rendahnya volume perdagangan saham di pasar.

“Perseroan berharap pelaksanaan stock split dapat menjadikan harga per lembar saham lebih terjangkau bagi berbagai kalangan investor dan mendorong peningkatan volume perdagangan, sehingga likuiditas saham di pasar menjadi lebih baik,” tulis manajemen DSSA dalam laporan resminya.

Melalui aksi korporasi ini, nilai nominal saham DSSA yang saat ini sebesar Rp25 per saham akan dipecah menjadi Rp1 per saham. Perubahan ini akan meningkatkan jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh secara signifikan, dari 7,70 miliar lembar saham menjadi 192,63 miliar lembar saham.

Manajemen menegaskan bahwa pelaksanaan stock split tidak akan mengubah hak atau nilai ekonomi yang dimiliki oleh pemegang saham.

Seluruh hak suara dan nilai kepemilikan akan disesuaikan secara proporsional sesuai rasio yang ditetapkan. Saat ini, DSSA mengantongi persetujuan prinsip dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui surat tertanggal 20 Januari 2026.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, perseroan dijadwalkan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 11 Maret 2026.

Sementara itu, sesuai dengan regulasi POJK 15/2022, keputusan rapat akan dianggap sah jika disetujui oleh lebih dari dua pertiga bagian dari seluruh saham dengan hak suara sah yang hadir dalam rapat.

Perseroan juga menyatakan bahwa dalam jangka waktu enam bulan ke depan setelah pelaksanaan stock split, DSSA tidak memiliki rencana aksi korporasi lainnya yang akan memengaruhi struktur permodalan perusahaan.

Berikut adalah indikasi jadwal pelaksanaan stock split DSSA:

- Pengumuman RUPSLB: 30 Januari 2026

- Pemanggilan RUPSLB: 16 Februari 2026

- Pelaksanaan RUPSLB: 11 Maret 2026

- Akhir Perdagangan Nominal Lama (Pasar Reguler): 6 April 2026

- Mulai Perdagangan Nominal Baru (Pasar Reguler): 7 April 2026

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#dssa-stock-split #dian-swastatika-sentosa #sinar-mas-group #emiten-energi #infrastruktur-indonesia #likuiditas-saham #investor-ritel #harga-saham-dssa #volume-perdagangan-saham #bursa-efek-indonesia #n-a

https://market.bisnis.com/read/20260130/192/1948626/dian-swastatika-dssa-bakal-stock-split-dengan-rasio-125