Pemerintah Gelar Konferensi Pers Nanti Malam di Tengah Tekanan MSCI dan Mundurnya Bos OJK–BEI

Pemerintah Gelar Konferensi Pers Nanti Malam di Tengah Tekanan MSCI dan Mundurnya Bos OJK–BEI

Pemerintah adakan konferensi pers di tengah gejolak pasar akibat MSCI dan mundurnya pimpinan OJK-BEI, Jumat 31/1/2026 pukul 19.30 WIB di Wisma Danantara.

(Bisnis.Com) 31/01/26 15:03 120835

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah melalui Danantara Indonesia akan menggelar konferensi pers pada Jumat pukul 19.30 WIB (31/1/2026) di tengah gejolak yang dipicu penilaian Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap pasar modal RI, berujung pada mundurnya sejumlah pimpinan OJK dan BEI.

Berdasarkan undangan resmi Danantara, konferensi pers tersebut akan berlangsung pukul 19.30 WIB di Wisma Danantara. Sejumlah pimpinan dijadwalkan hadir dalam agenda tersebut, antara lain perwakilan Menteri Kabinet Merah Putih, CEO Danantara Indonesia, COO Danantara Indonesia yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola BUMN, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta perwakilan Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal.

Agenda konferensi pers ini berlangsung di tengah perhatian pelaku pasar terhadap dinamika pasar modal nasional pasca keputusan MSCI membekukan sejumlah penyesuaian indeks Indonesia, termasuk Foreign Inclusion Factor (FIF), Number of Shares (NOS), serta penghentian penambahan konstituen baru dan perpindahan emiten antar segmen ukuran.

Sentimen tersebut memicu kekhawatiran investor global terhadap aspek investabilitas pasar Indonesia, khususnya terkait struktur kepemilikan saham dan perhitungan free float, yang kemudian berdampak pada meningkatnya volatilitas pasar dan aksi jual asing di pasar reguler.

Di tengah tekanan tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Wakil Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara bersama dua pejabat OJK lainnya menyampaikan pengunduran diri pada Jumat (30/1/2026). Langkah ini diambil menyusul tekanan terhadap stabilitas pasar keuangan yang meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Selain itu, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman juga mengundurkan diri dari jabatannya pada hari yang sama mundurnya Ketua DK OJK dan lainnya.

Mundurnya pimpinan dua institusi utama sektor keuangan dan pasar modal itu menambah perhatian publik dan pelaku pasar terhadap arah kebijakan dan koordinasi otoritas keuangan ke depan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai materi yang akan disampaikan dalam konferensi pers tersebut.

Namun, kehadiran lintas pemangku kepentingan dinilai mencerminkan keseriusan pemerintah dalam merespons dinamika pasar dan menjaga kredibilitas pasar modal Indonesia.

#msci-tekanan #mundurnya-pimpinan-ojk #konferensi-pers-pemerintah #gejolak-pasar-modal #sentimen-morgan-stanley #otoritas-pasar-keuangan #dinamika-pasar-modal #investor-global-kekhawatiran #volatilitas

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260131/9/1948885/pemerintah-gelar-konferensi-pers-nanti-malam-di-tengah-tekanan-msci-dan-mundurnya-bos-ojk-bei