MBG Tak Cuma Buat Siswa, Pemerintah Bidik Lansia dan Anak Putus Sekolah
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperluas untuk lansia dan anak putus sekolah, dengan distribusi oleh Badan Gizi Nasional di sekolah rakyat.
(Bisnis.Com) 03/02/26 09:06 123569
Bisnis.com, BOGOR — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini diperluas untuk menyasar lebih banyak kelompok masyarakat, termasuk lansia dan anak-anak yang putus sekolah.
Pernyataan ini disampaikan usai menghadiri taklimat Presiden Prabowo Subianto dalam agenda Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026).
Menurut Dadan, MBG selama ini sudah menyasar ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, seluruh anak sekolah hingga usia 18 tahun, serta anak-anak putus sekolah dan penyandang disabilitas.
“Tadi Pak Mensos [Menteri Sosial] ingin berbincang lebih lanjut terkait mekanisme pemberian pada lansia. Tentunya itu menjadi tugas Kementerian Sosial, tapi kita akan integrasikan bagaimana caranya agar dalam satu kesatuan ini bisa diberikan di dalam satu daerah,” jelas Dadan.
Terkait mekanisme pemberian MBG, Dadan menegaskan bahwa Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) akan tetap menjadi pusat pelaksanaan. Di lokasi sekolah atau sekolah rakyat, makanan bergizi akan disiapkan dan didistribusikan oleh BGN, baik pada pagi, siang, maupun sore hari.
Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan MBG, memastikan seluruh kelompok rentan menerima nutrisi yang cukup, dan mendukung peningkatan kualitas gizi di Indonesia secara menyeluruh.
“Nanti mekanismenya harus kita bicarakan lagi, tapi yang jelas kalau untuk sekolah rakyat di mana ada sekolah rakyat, maka di situ ada SPPG dan makannya dilakukan oleh Badan Gizi Nasional,” tandas Dadan.
#program-mbg #makan-bergizi-gratis #lansia #anak-putus-sekolah #badan-gizi-nasional #mekanisme-pemberian-mbg #satuan-pelaksana-program-gizi #peningkatan-kualitas-gizi #kelompok-rentan #distribusi-makan