Jayamas Medica (OMED) Bidik Pendapatan Rp2,3 Triliun
Jayamas Medica (OMED) targetkan pendapatan Rp2,3 triliun pada 2026 dengan pertumbuhan 10%-15% YoY.
(Bisnis.Com) 09/02/26 09:52 130122
Bisnis.com, JAKARTA— Emiten manufaktur dan distribusi alat kesehatan dengan merek OneMed, PT Jayamas Medica Industri Tbk. (OMED) menargetkan pendapatan Rp2,3 triliun pada 2026.
Louis Hartanto, Direktur Marketing dan Sales Jayamas Medica Industri, menyampaikan OMED menargetkan pendapatan sekitar Rp2,3 triliun pada 2026, atau tumbuh di kisaran 10%–15% secara tahunan (YoY).
“Perseroan juga menargetkan margin laba kotor yang tetap terjaga pada kisaran awal 30%, serta penjualan ekspor sebesar US$1,0 juta–US$1,5 juta,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (9/2/2026).
Menurutnya, prospek usaha pada 2026 yang didukung oleh berlanjutnya permintaan struktural di sektor kesehatan nasional, dan solidnya permintaan dari segmen kesehatan swasta.
Sektor kesehatan Indonesia terus memperoleh dukungan kuat dari pemerintah, tercermin dari peningkatan anggaran kesehatan nasional sebesar 16% secara tahunan menjadi sekitar Rp244 triliun pada 2026, dari Rp211 triliun pada 2025.
Kebijakan pemerintah tetap difokuskan pada peningkatan aksesibilitas, keterjangkauan, serta keberlanjutan sistem kesehatan jangka panjang, termasuk penguatan kapabilitas industri kesehatan dan farmasi dalam negeri.
Meskipun program Jaminan Kesehatan Nasional atau BPJS Kesehatan tetap berperan penting dalam memperluas akses layanan kesehatan, tekanan pendanaan masih berlanjut seiring rasio klaim yang melampaui penerimaan iuran.
Dalam konteks tersebut, segmen layanan kesehatan swasta diperkirakan tetap resilien, didorong oleh permintaan layanan kesehatan dengan kompleksitas lebih tinggi, layanan non-BPJS, produk consumable medis, serta pengembangan infrastruktur kesehatan.
Louis mengatakan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang dan kesiapan operasional, OMED mengalokasikan belanja modal (capital expenditure) sekitar Rp62 miliar pada 2026. Belanja modal tersebut akan difokuskan pada penambahan mesin untuk memperluas kapasitas produksi di fasilitas Mojoagung, Jombang, Jawa Timur, dan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur.
Selain itu, perseroan melakukan pengembangan National Distribution Center (NDC) di Pulo Gadung, Jakarta. Pengembangan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik dan kualitas layanan, khususnya di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.
Louis menambahkan meskipun pergerakan pasar saham dalam jangka pendek dapat dipengaruhi oleh faktor makroekonomi dan dinamika indeks global, perseroan tetap berfokus pada eksekusi strategi dan penguatan kapasitas.
“Manajemen juga fokus dalam penciptaan nilai yang berkelanjutan dalam menghadapi volatilitas pasar dan mendukung pertumbuhan jangka panjang perseroan,” imbuhnya.
#jayamas-medica #omed-pendapatan #alat-kesehatan #onemed #jayamas-medica-industri #pendapatan-2026 #margin-laba-kotor #penjualan-ekspor #sektor-kesehatan-nasional #anggaran-kesehatan-indonesia #aksesib