ICDX: Peran media massa dibutuhkan publik di tengah disrupsi digital

ICDX: Peran media massa dibutuhkan publik di tengah disrupsi digital

Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia atau Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) menilai bahwa media massa memiliki peran strategis untuk ...

(Antara) 09/02/26 15:54 130759

Sekali saja media menyampaikan informasi yang tidak benar atau hoax, tentu akan memberikan dampak buruk dan jangka panjang, tidak hanya kepada media yang memberitakan, tapi juga untuk industri media dan pers di Indonesia...,

Jakarta (ANTARA) - Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia atau Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) menilai bahwa media massa memiliki peran strategis untuk menjaga suasana kehidupan masyarakat di tengah disrupsi digital saat ini.

Head of Corporate Communications ICDX Podogiri Hatmoko menilai informasi yang disampaikan oleh media massa, dalam hal ini media konvensional, menjadi sangat penting di tengah maraknya berita yang bersifat hoax di masyarakat saat ini.

“Di tengah disrupsi dan perkembangan teknologi serta maraknya media sosial yang memuat konten-konten atau narasi yang belum tentu bisa dijamin kebenarannya, keberadaan media konvensional sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Podogiri sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Dia menilai informasi yang disampaikan oleh media konvensional memiliki kredibilitas, yaitu salah satunya telah melalui proses verifikasi, termasuk keabsahan dan kualitas narasumber.

“Media konvensional selama ini memiliki aturan dalam hal ini Undang-Undang (UU) Pers, sehingga informasi yang disampaikan tentunya dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Podogiri.

Seiring Hari Pers Nasional 2026, Ia berharap ke depan insan pers Indonesia dapat terus meningkatkan profesionalitas, serta menjaga independensi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, demi menjaga kepercayaan masyarakat kepada media.

“Sekali saja media menyampaikan informasi yang tidak benar atau hoax, tentu akan memberikan dampak buruk dan jangka panjang, tidak hanya kepada media yang memberitakan, tapi juga untuk industri media dan pers di Indonesia. Ini adalah masalah kepercayaan, integritas dan profesionalisme, dan itu yang dilihat masyarakat terhadap media," ujar Podogiri.

Sebagaimana diketahui, pada hari ini, Senin (09/02) merupakan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 yang mengambil tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”.

Acara puncak HPN Tahun 2026 diselenggarakan di Serang, Banten, pada 6-9 Februari 2026. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid dalam Konvensi Nasional Media Massa pada rangkaian acara puncak HPN 2026 menyoroti bahwa kepercayaan publik tidak boleh kalah dengan algoritma.

Di tengah derasnya arus konten digital dan meningkatnya disinformasi, menurutnya, pers tidak boleh mengorbankan kepercayaan publik demi kecepatan, algoritma, atau efisiensi teknologi.

Di tengah kompleksitas tantangan baru, Meutya Hafid menekankan peran pers justru semakin krusial sebagai penjaga integritas informasi dan ruang publik yang sehat.

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

#hari-pers-nasional #hari-pers #hpn #indonesia-commodity-derivatives-exchange #bursa-komoditi-dan-derivatif-indonesia #media-massa

https://www.antaranews.com/berita/5405534/icdx-peran-media-massa-dibutuhkan-publik-di-tengah-disrupsi-digital