Kredit Hijau BBCA Tumbuh 18,4% per September 2025
BCA laporkan kredit hijau tumbuh 18,4% YoY jadi Rp103 triliun per September 2025, didukung sektor sumber daya alam dan pengelolaan lahan berkelanjutan.
(Bisnis.Com) 23/10/25 15:17 13387
Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) atau BCA melaporkan pertumbuhan pembiayaan hijau hingga pengujung September 2025.
Dalam laporan kinerja per September 2025, BCA menorehkan pertumbuhan pembiayaan berkelanjutan (sustainable finance) sebesar 12,7% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp241 triliun, dibandingkan dengan Rp214 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari nilai tersebut, total outstanding untuk pembiayaan hijau menembus Rp103 triliun. Capaian ini merefleksikan pertumbuhan tahunan sebesar 18,4% dibandingkan dengan Rp87 triliun pada kurun Januari–September 2024.
Adapun pembiayaan untuk usaha skala kecil dan menengah yang masuk dalam sektor berkelanjutan tumbuh 8,7% YoY menjadi Rp138 triliun, dibandingkan dengan Rp127 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
BCA turut memperinci total pembiayaan yang disalurkan ke sejumlah sektor hijau. Sektor sumber daya alam dan pengelolaan lahan berkelanjutan menyumbang kontribusi terbesar senilai Rp70,7 triliun.
Kemudian untuk sektor transportasi berkelanjutan mencapai Rp10,7 triliun, outstanding sektor bangunan hijau sebesar Rp5,6 triliun dan manajemen limbah air Rp4,5 triliun. Ada pula penyaluran ke sektor produk ramah lingkungan senilai Rp3,3 triliun dan energi terbarukan Rp2,9 triliun.
Terkait dengan kinerja, Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan pada periode yang sama perseroan mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 7,6% YoY menjadi Rp944 triliun.
"Kinerja ini ditopang oleh ekspansi kredit yang berkualitas dan terjaganya likuiditas perseroan," ujarnya dalam paparan kinerja pada Senin (20/10/2025).
Dari sisi himpunan dana pihak ketiga (DPK) per akhir September 2025, terdapat pertumbuhan sebesar 7% secara tahunan yang ditopang utamanya oleh pendanaan murah atau current account saving account (CASA).
Lebih terperinci terkait penyaluran kredit, sektor korporasi menjadi yang tertinggi dibanding segmen lain, tumbuh 10,4% YoY mencapai Rp436,9 triliun per September 2025.
Kredit komersial naik 5,7% YoY menjadi Rp142,9 triliun, dan kredit UKM tumbuh 7,7% YoY menjadi Rp129,3 triliun. Pertumbuhan kredit konsumer menyentuh 3,3% YoY menjadi Rp223,6 triliun, didorong kenaikan KPR sebesar 6,4% YoY menjadi Rp138,8 triliun.
Adapun, CASA BCA tumbuh 9,1% YoY mencapai Rp999 triliun. "Pertumbuhan CASA selaras dengan total frekuensi transaksi BCA yang naik 78% dalam tiga tahun terakhir," kata Hendra.
#kredit-hijau #bca-kredit-hijau #pembiayaan-hijau #pertumbuhan-kredit-hijau #bca-pembiayaan-berkelanjutan #pembiayaan-berkelanjutan #bca-sustainable-finance #kredit-berkelanjutan #sektor-hijau-bca #tra
https://hijau.bisnis.com/read/20251023/653/1922856/kredit-hijau-bbca-tumbuh-184-per-september-2025