Nilai Tukar Rupiah Hari Ini (12/2) Dibuka Melemah ke Rp16.813 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp16.813 per dolar AS pada 12 Februari 2026, dipengaruhi sentimen global seperti kebijakan The Fed dan konflik geopolitik.
(Bisnis.Com) 12/02/26 09:21 134110
Bisnis.com, JAKARTA – Nilai tukar rupiah hari ini, Kamis (12/2/2026) dibuka melemah. Melansir Bloomberg pukul 09.09 WIB, kurs rupiah turun 0,16% atau 27 poin ke Rp16.813 per dolar AS. Di saat yang sama, indeks dolar AS melemah 0,02% ke 96,81.
Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memprediksi nilai tukar rupiah hari ini akan ditutup melemah di kisaran Rp16.780 sampai Rp16.810 per dolar AS. Pada perdagangan Rabu (11/2), rupiah ditutup menguat 25 poin ke Rp16.786 per dolar AS.
Menurutnya, sentimen global yang menyertai pergerakan rupiah di pasar uang adalah konflik geopolitik dan kebijakan moneter The Fed. Ibrahim menjelaskan, data penjualan ritel di Amerika Serikat (AS) pada bulan Desember 2025 yang lebih lemah dari perkiraan, memberi sinyal adanya tekanan pada sektor tenaga kerja dan inflasi. Melemahnya pengeluaran masyarakat dalam waktu lama dapat menghadirkan prospek yang lebih lemah bagi perekonomian.
"Prospek ekonomi yang lebih lemah pada gilirannya dapat mendorong Federal Reserve untuk memangkas suku bunga lebih lanjut tahun ini untuk menopang pertumbuhan. Imbal hasil obligasi pemerintah AS turun karena anggapan ini, sementara dolar kesulitan untuk pulih dari kerugian besar yang tercatat pada hari Senin," kata Ibrahim.
Sentimen global lainnya, Ibrahim menjelaskan saat ini pasar menaruh perhatian pada perkembangan dialog AS dengan Iran yang akan menentukan nasib konflik kedua negara ini. Ibrahim menjelaskan dalam perkembangannya para diplomat dari Iran dan AS mengadakan pembicaraan di Oman pekan lalu dalam upaya untuk menghidupkan kembali diplomasi, setelah Presiden AS Donald Trump menempatkan armada angkatan laut di wilayah tersebut, meningkatkan kekhawatiran akan aksi militer baru.
Trump mengatakan pada bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk mengirim kapal induk kedua ke Timur Tengah, bahkan ketika Washington dan Teheran bersiap untuk melanjutkan negosiasi yang bertujuan untuk mencegah konflik baru.
Ibrahim melanjutkan, sentimen domestik yang menyertai rupiah adalah stimulus ekonomi yang diberikan pemerintah berupa Paket Stimulus Ekonomi I-2026 yang mencakup kebijakan diskon transportasi, work from anywhere (WFA), dan bantuan pangan. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan serta memberikan keringanan bagi masyarakat dalam menyambut Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Tak hanya pemberian stimulus ekonomi berupa diskon transportasi, pemerintah juga memperkuat daya beli masyarakat dengan menyalurkan bantuan pangan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan, yang diberikan sekaligus untuk dua bulan dengan target penerima manfaat sebanyak 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang berasal dari desil 1-4.
"Dengan kebijakan yang dirumuskan pemerintah ini dapat menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga bisa mendongkrak Produk Domestic Bruto (PDB) di kuartal pertama lebih baik dibandingkan kuartal keempat 2025," tandasnya.
#rupiah-melemah #nilai-tukar-rupiah #kurs-rupiah-hari-ini #dolar-as #rupiah-terhadap-dolar #prediksi-rupiah #sentimen-global-rupiah #kebijakan-moneter-the-fed #penjualan-ritel-as #prospek-ekonomi-as #s