Outerwear dan Bahan Breathable Diprediksi Jadi Tren Fesyen Ramadan 2026
Tren fesyen Ramadan 2026 fokus pada outerwear dan bahan breathable yang nyaman. Konsumen mencari busana fungsional dan stylish untuk aktivitas selama Ramadan.
(Bisnis.Com) 12/02/26 10:39 134226
Bisnis.com, JAKARTA — Tren fesyen Ramadan tahun ini bergerak ke arah busana yang semakin adaptif dan nyaman, tanpa meninggalkan sentuhan gaya. Pelaku industri mencermati pergeseran preferensi konsumen yang tak lagi sekadar mengejar tampilan, tetapi juga fungsi dan kenyamanan dalam beraktivitas sepanjang bulan suci hingga Lebaran.
Krisantia Nugraha, Group Head Groceries & Lifestyle Blibli, mengatakan bahwa salah satu kecenderungan yang menguat tahun ini adalah dominasi outerwear. Berdasarkan diskusi dengan sejumlah pemilik merek, kategori tersebut menjadi fokus koleksi Ramadan di Gaya Raya, Blibli, karena dinilai fleksibel dan mudah dipadupadankan.
“Trendnya outerwear. Terus kalau yang kita lihat secara bahan, juga bahan yang lebih breathable, yang lebih nyaman lah dipakainya," ujarnya saat media briefing, bebrtajuk Berniat Ramadan Bateng Blibli di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, kenyamanan material menjadi faktor utama dalam keputusan pembelian. Kain yang ringan dan mudah menyerap keringat dinilai lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat yang tetap aktif selama Ramadan.
Tren ini juga terlihat pada koleksi untuk pria dan anak-anak, yang semakin mengedepankan aspek fungsional tanpa mengabaikan estetika. Dari sisi siluet, model yang simpel namun tetap stylish menjadi pilihan.
Outerwear dengan desain menarik dinilai mampu memperkaya tampilan tanpa harus mengenakan busana yang terlalu berat atau berlapis. "Secara siluet dan style kita lihatnya cukup banget fokus di outerwear yang lucu-lucu gitu," tambah Krisantia
Sebelumnya, data internal Blibli selama Ramadan 2025 menunjukkan lonjakan signifikan pada berbagai kategori fesyen Muslim. Permintaan atasan Muslim wanita meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode biasa.
Pakaian Muslim pria serta pakaian Muslim anak perempuan masing-masing naik hampir 2,5 kali lipat. Adapun pakaian Muslim anak laki-laki mencatat pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan hampir tiga kali lipat.
Tak hanya itu, kategori hijab juga mencatat capaian impresif. Jika direntangkan, total penjualan hijab sepanjang Ramadan 2025 mencapai 18,16 kilometer, setara dengan mengelilingi Stadion Gelora Bung Karno sebanyak 45 kali.
Menariknya, tren belanja tidak hanya terfokus pada busana Lebaran. Penjualan baju olahraga Muslim meningkat hampir empat kali lipat, sementara outerwear sehari-hari naik hampir tiga kali lipat. Hal ini memperlihatkan bahwa konsumen mulai mempersiapkan kebutuhan busana yang lebih luas, termasuk untuk aktivitas kasual dan olahraga.
Identitas Middle East
Sementara itu, pelaku brand modest fashion juga memperkuat karakter koleksi mereka menjelang Hari Raya. CEO Heaven Lights Jihan Malik mengatakan koleksi Raya tahun ini tetap mengusung identitas kuat yang terinspirasi nuansa Timur Tengah.
Menurutnya, pola atau pattern menjadi elemen yang semakin diperkaya saat memasuki musim Ramadan dan Lebaran. Motif yang dihadirkan cenderung lebih kompleks dengan sentuhan khas Middle East yang sudah melekat pada identitas merek tersebut.
"Jadi kita tetap selalu fokus di situ sehingga identitas kita semakin kuat. Paling dari pattern-nya, dari color-nya, dari material-nya itu yang kita ubah," tutur Jihan
Tahun ini, Heaven Lights juga menambahkan koleksi lace yang dipadukan dengan beads pada sejumlah lini eksklusif yang dipasarkan dalam program Gaya Raya di Blibli. Sentuhan tersebut dihadirkan untuk memberikan kesan mewah tanpa mengorbankan kenyamanan.
#outerwear-ramadan #bahan-breathable #tren-fesyen-ramadan #busana-nyaman #outerwear-pria #outerwear-anak #outerwear-muslim #pakaian-muslim-pria #pakaian-muslim-anak #hijab-ramadan #baju-olahraga-muslim