Bayan Peduli Wujudkan Akses Pendidikan Inklusif, 4.653 Mahasiswa Rasakan Dampak Nyata

Bayan Peduli Wujudkan Akses Pendidikan Inklusif, 4.653 Mahasiswa Rasakan Dampak Nyata

PT Bayan Resources Tbk melalui Program Beasiswa Bayan Peduli mendukung pendidikan inklusif bagi 4.653 mahasiswa di Indonesia, fokus pada Kalimantan Timur, dengan kerja sama 14 universitas untuk mening

(Bisnis.Com) 12/02/26 14:00 134489

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bayan Resources Tbk membuktikan komitmen jangka panjang dalam pemberdayaan masyarakat melalui Program Beasiswa Bayan Peduli yang telah menjembatani 4.653 mahasiswa di seluruh Indonesia sepanjang 2022–2025.

Dari jumlah tersebut, 2.319 mahasiswa berasal dari Kalimantan Timur, termasuk mereka yang tinggal di sekitar wilayah operasional perusahaan. Angka ini mencerminkan komitmen Bayan Resources dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan tinggi.

Direktur PT Bayan Resources Tbk, Merlin, menegaskan bahwa Program Beasiswa Bayan Peduli tidak bersifat sesaat, melainkan dirancang sebagai sistem pemberdayaan berkelanjutan yang dimulai dari identifikasi kebutuhan riil masyarakat hingga menciptakan dampak jangka panjang.

"Kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk mencapai perubahan sosial yang berarti. Bayan Peduli hadir sebagai jembatan bagi mereka yang memiliki mimpi namun terkendala ekonomi, agar dapat menjadi pemimpin masa depan yang membawa perubahan positif dalam masyarakat," ujar Merlin dalam keterangan tertulis, Rabu (11/2/2026).

Program Beasiswa Bayan Peduli dijalankan untuk meningkatkan pemerataan akses, inklusivitas, dan peningkatan Kualitas SDM. Ketiganya diwujudkan melalui kerja sama strategis dengan 14 universitas ternama di Indonesia.

Pemerataan Akses berarti fokus pada mahasiswa dari Kalimantan Timur dan sekitar wilayah operasional Bayan Group yang dimulai sejak 2022. Hal ini menjawab kebutuhan masyarakat lokal yang selama ini menghadapi tantangan biaya pendidikan tinggi, meski memiliki potensi akademik yang baik.

Kerja sama dengan Universitas Mulawarman (UNMUL), Universitas Balikpapan (UNIBA), dan Universitas Kutai Kertanegara (UNIKARTA) memastikan akses pendidikan berkualitas tetap terjangkau bagi putra-putri daerah.

Sementara itu, kepedulian Bayan Resources terhadap kelompok rentan, khususnya mahasiswa penyandang disabilitas, menjadi upaya perusahaan untuk menjalankan inklusivitas. Melalui kerja sama dengan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Bayan Peduli memastikan tidak ada yang tertinggal dalam mengakses pendidikan tinggi.

Selain itu, kolaborasi dengan Persatuan Dokter Spesialis Neurologi (PERDOSNI) untuk beasiswa dokter spesialis neurologi mencerminkan komitmen Bayan Resources dalam mendukung kebutuhan tenaga kesehatan spesialis di Indonesia.

Peningkatan Kualitas SDM diwujudkan melalui perluasan skala nasional sejak 2023 dengan menyasar mahasiswa berprestasi dari ekonomi kurang mampu di universitas-universitas terkemuka seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Pembangunan Veteran (UPN), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung.

Merlin menjelaskan, Bayan Peduli juga ikut membangun ekosistem pendukung yang komprehensif. Dia menyebutkan beasiswa diberikan dalam dua skema, yakni parsial yang meliputi Uang Kuliah Tunggal (UKT), dan penuh (full scholarship) yang meliputi biaya UKT, kost, living cost, wisuda, skripsi, hingga laptop untuk menunjang proses belajar.

Keberadaan Program Beasiswa Bayan Peduli juga turut mendukung terciptanya SDM unggul untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, sekaligus menjawab tantangan kesenjangan akses pendidikan di berbagai wilayah Indonesia.

Hingga tahun ketiga pelaksanaan program pada 2025, total 4.653 mahasiswa telah merasakan manfaat langsung, terdiri dari 2.319 mahasiswa dari Kalimantan Timur termasuk wilayah operasional Bayan Group, 2.187 mahasiswa penerima beasiswa nasional, 118 mahasiswa penyandang disabilitas, dan 29 mahasiswa dokter spesialis neurologi.

"Program ini tidak hanya berorientasi pada bantuan jangka pendek, tetapi membangun sistem yang mampu menciptakan SDM Indonesia yang unggul dan berkualitas secara berkelanjutan, sekaligus membuktikan bahwa industri pertambangan dapat menjadi bagian dari solusi pembangunan nasional," pungkas Merlin.

#bayan-peduli #pendidikan-inklusif #beasiswa-bayan #mahasiswa-indonesia #kalimantan-timur #akses-pendidikan #universitas-indonesia #universitas-gadjah-mada #institut-teknologi-bandung #universitas-nege

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260212/9/1952340/bayan-peduli-wujudkan-akses-pendidikan-inklusif-4653-mahasiswa-rasakan-dampak-nyata