Aliansi Masyarakat Pati Gelar Potong Tumpeng di Gedung KPK Usai Bupati Pati Sudewo Kena OTT

Aliansi Masyarakat Pati Gelar Potong Tumpeng di Gedung KPK Usai Bupati Pati Sudewo Kena OTT

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu syukuran di KPK usai Bupati Pati Sudewo ditangkap terkait pemerasan seleksi perangkat desa. Mereka dukung KPK usut tuntas kasus ini.

(Bisnis.Com) 12/02/26 14:22 134493

Bisnis.com, JAKARTA - Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar syukuran dengan memotong tumpeng di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026) usai Bupati Pati nonaktif Sudewo ditangkap dalam kasus dugaan pemerasan seleksi calon perangkat desa (Caperdes).

Mereka datang dari Pati, Jawa Tengah pada Rabu (11/2/2026) sore menuju KPK menggunakan dua bis. Dari pantauan Bisnis di lokasi, mereka membawa karangan bunga bertuliskan dukungan bagi KPK karena telah menangkap Sudewo.

Mereka juga meminta KPK mengusut tuntas kasus yang melibatkan Sudewo. Pasalnya, Sudewo turut terlibat dalam perkara korupsi proyek rel kereta api. Lebih lanjut, mereka tampak membawa 5 tumpeng, lengkap dengan lauk.

Satu tumpeng diberi kepada KPK sebagai bentuk simbolis. Empat lainnya dibagikan ke peserta yang menghadiri acara tersebut.

"Pada kesempatan hari ini, kami masyarakat Pati hadir ke KPK untuk memberikan support kepada KPK terkait tentang OTT pengisian perangkat desa di wilayah Kabupaten Pati yang melibatkan oknum nonaktif Kabupaten Pati SDW. Dengan harapan apa? OTT tersebut bisa ditindaklanjuti secara serius dan menyeluruh bahkan tuntas oleh pihak KPK," kata Jubir AMPB Syaiful Bahri kepada jurnalis.

Pria dengan nama panggilan Ipul itu menyampaikan masyarakat Pati sudah geram dengan tindakan korupsi, terutama yang dilakukan oleh Sudewo.

Ipul juga meminta KPK memberikan pendidikan pencegahan korupsi bagi warga Pati khususnya di pedesaan agar tindakan korupsi serupa tidak terulang kembali.

"Memohon untuk KPK bisa melakukan pendidikan antikorupsi di wilayah Kabupaten Pati yang berbasis pedesaan," jelasnya.

Sebelumnya, peristiwa tertangkap tangan Bupati Pati, Sudewo berlangsung pada Senin (19/1/2026). Penyidik mengamankan 8 orang, termasuk Sudewo. Dia diperiksa Polres Kudus karena alasan keamanan.

Dugaan kasusnya adalah pemerasan pengisian jabatan Calon Perangkat Desa (Caperdes) yang total uang terkumpul sampai Rp2,6 miliar.

Dia menetapkan tarif Rp165 juta hingga Rp225 juta yang telah di mark-up oleh kedua orang kepercayaannya dari sebelumnya Rp125 juta sampai dengan Rp150 juta. Pasalnya jika para calon perangkat desa tidak membayar uang, maka diancam tidak dapat mengikuti di tahun berikutnya karena proses seleksi ditutup.

Selain Sudewo, KPK menetapkan 3 orang lainnya, yakni kepada Sumarjiono (JION) selaku Kades Arumanis Kecamatan Jaken; Karjan (JAN) selaku Kades Sukorukun Kecamatan Jaken; dan Abdul Suyono (YON) selaku Kades Karangrowo Kecamatan Jakenan.

#aliansi-masyarakat-pati #kpk-tangkap-bupati-pati #sudewo-korupsi #pemerasan-perangkat-desa #kasus-korupsi-pati #dukungan-kpk #pendidikan-antikorupsi-pati #rel-kereta-api-korupsi #tumpeng-simbolis-kpk #n-a

https://kabar24.bisnis.com/read/20260212/16/1952423/aliansi-masyarakat-pati-gelar-potong-tumpeng-di-gedung-kpk-usai-bupati-pati-sudewo-kena-ott