Kejagung Geledah Kantor Perusahaan yang Terseret Kasus POME di Pekanbaru dan Medan
Kejagung geledah kantor di Sumatra terkait kasus korupsi ekspor POME 2022-2024, melibatkan 11 tersangka dan kerugian negara hingga Rp14,3 triliun.
(Bisnis.Com) 12/02/26 18:23 134963
Bisnis.com, JAKARTA — Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah sejumlah titik terkait kasus dugaan korupsi ekspor limbah minyak sawit atau POME 2022-2024.
Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna mengatakan penggeledahan ini berkaitan dengan beberapa perusahaan yang ikut terseret dalam perkara POME ini.
"Penyidik Kejaksaan Agung telah melakukan penggeledahan dan saat ini masih berlangsung di wilayah Sumatra, di beberapa kantor milik PT-PT yang tersebut kemarin," ujar Anang di Kejagung, Kamis (12/2/2026).
Hanya saja, Anang menyatakan masih belum bisa mengungkap secara detail penggeledahan itu, termasuk soal nama perusahaan yang digeledah.
Dia hanya mengatakan penggeledahan dilakukan di antara wilayah Pekanbaru dan Medan.
"Terkait dengan para tersangka dan PT-PT yang terlibat. Kita tunggu saja hasilnya," pungkasnya.
Sekadar informasi, kasus ini bermula saat pemerintah memberlakukan kebijakan pembatasan dan pengendalian ekspor Crude Palm Oil (CPO).
Namun dalam pelaksanaannya, penyidik menemukan adanya penyimpangan berupa rekayasa klasifikasi komoditas ekspor CPO dengan sengaja diklaim sebagai Pome atau Palm Acid Oil (PAO).
Perbuatan itu pun diduga dimuluskan oleh oknum penyelenggara negara untuk mendapatkan kick back sebagai imbal balik atas peranannya tersebut.
Akibatnya, perbuatan culas itu telah menimbulkan hilangnya penerimaan negara yang tidak dibayarkan dalam ekspor POME palsu dengan kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp10,6 triliun hingga Rp14,3 triliun.
Adapun, penyidik Jampidsus Kejagung RI telah menetapkan 11 tersangka dalam perkara ini, di antaranya :
1. R Fadjar Donny Tjahjadi (FJR) selaku Direktur Teknis Kepabeanan pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (sekarang menjabat Kepala Kantor DJBC Bali, NTB dan NTT)
2. Lila Harsyah Bakhtiar (LHB) selaku Kasubdit Industri Hasil Perkebunan Non Pangan dan Fungsional Analis Kebijakan dan Pembina Industri Ahli Madya pada Direktorat Industri Hasil Hutan Kemenperin
3. Muhammad Zulfikar (MZ) selaku Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPBC Pekanbaru
4. ES selaku Direktur PT SMP, PT SMA dan PT SMS
5. ERW selaku Direktur PT BMM
6. FLX selaku Direktur Utama PT AP dan Head Commerce PT AP
7. RND selaku Direktur PT TAJ
8. TNY selaku Direktur PT TEO dan Pemegang Saham PT Green Product International
9. VNR selaku Direktur PT SIP
10. RBN selaku Direktur PT CKK
11. YSR selaku Dirut PT MAS dan Komisaris PT SBP.
#kejagung-geledah #kasus-pome #korupsi-minyak-sawit #ekspor-pome #penggeledahan-perusahaan #kejaksaan-agung #kasus-korupsi-pome #penyimpangan-ekspor-cpo #kerugian-negara-pome #tersangka-kasus-pome #pen