Empat Proyek Strategis PHR Tahan Laju Penurunan Produksi

Empat Proyek Strategis PHR Tahan Laju Penurunan Produksi

Empat proyek strategis PHR dinilai menopang produksi migas nasional di tengah tantangan lapangan mature.

(Kompas.com) 20/02/26 13:56 142049

JAKARTA, KOMPAS.com – Empat proyek strategis yang dijalankan Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 mendapat apresiasi dalam Rapat Kerja Manajemen Proyek (RKMP) 2026 yang diselenggarakan SKK Migas pada 6 Februari 2026 di Aston Sentul Lake Resort & Conference Center.

Direktur Utama PHR Muhamad Arifin mengatakan, penghargaan tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi energi nasional.

“Penghargaan ini merupakan refleksi komitmen kami dalam menjaga ketahanan energi nasional,” ujar Muhamad Arifin melalui keterangannya, Jumat (20/2/2026).

“Dari peningkatan recovery factor melalui CEOR, percepatan pemboran untuk menjaga level produksi, hingga efisiensi ASR dan percepatan onstream lapangan baru, semuanya terintegrasi dalam satu tujuan: memastikan energi tetap tersedia untuk Indonesia,” lanjutnya.

Keempat proyek tersebut mencerminkan integrasi strategi PHR dalam menjaga produksi, meningkatkan recovery factor, memastikan keberlanjutan operasi, hingga mengelola kewajiban pasca operasi secara efisien.

Injeksi Kimia dan Program Sumur Dongkrak Produksi

Proyek Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) Minas A meraih penghargaan kategori Onstream Ahead of POD (On Time Performance terhadap POD). Program CEOR yang dijalankan PHR menjadi injeksi Alkali-Surfaktan-Polymer (ASP) komersial pertama di Indonesia.

Melalui proyek ini, tingkat recovery factor diproyeksikan meningkat sebesar 13–17 persen dan berpotensi memperpanjang umur operasi lapangan Minas, Bekasap, Balam, dan Bangko.

Selain itu, Program Well Connection PHR meraih penghargaan kategori Best of Project Planning & Coordinating Performance. Sepanjang 2025, PHR berhasil melampaui target 555 sumur menjadi realisasi 605 sumur, termasuk sidetrack dan deepening.

Program pemboran dan workover tersebut berkontribusi langsung terhadap stabilisasi dan peningkatan produksi di Zona Rokan serta meminimalkan penurunan alami reservoir mature.

Efisiensi Pasca Operasi dan Onstream Lapangan Baru

Proyek Abandonment and Site Restoration (ASR) Paket 1 dan 2 meraih penghargaan The Most Cost-Efficient ASR. Kegiatan Pasca Operasi ini menjadi mandat pemerintah kepada PHR untuk menuntaskan kewajiban dari operator sebelumnya.

Melalui pendekatan dedicated project team, digitalisasi data, dashboard monitoring berbasis Power BI, serta strategi eksekusi campaign untuk efisiensi biaya, kegiatan pasca operasi dinilai berjalan efektif, sesuai regulasi, dan hemat biaya.

Di sisi lain, proyek Put on Production and Exploration (PoPE) Padang Pancuran (PPC-001) di Wilayah Kerja Jambi Merang berhasil mencapai onstream pada 23 Desember 2025 dengan target awal produksi 67 BOPD dan proyeksi puncak 379 BOPD pada 2026.

Dengan pencapaian ini, PHR menegaskan perannya dalam menjaga stabilitas produksi migas nasional, tidak hanya melalui peningkatan produksi, tetapi juga efisiensi operasional dan tata kelola berkelanjutan di Wilayah Kerja Rokan dan sekitarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#jakarta #migas #phr #ceor

https://money.kompas.com/read/2026/02/20/135607526/empat-proyek-strategis-phr-tahan-laju-penurunan-produksi