BMKG: Mayoritas Wilayah Jatim Berpotensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Februari 2026
BMKG peringatkan cuaca ekstrem di Jatim hingga 28 Februari 2026. Hujan lebat, petir, dan angin kencang berpotensi terjadi. Waspadai bencana hidrometeorologi.
(Bisnis.Com) 23/02/26 12:19 144189
Bisnis.com, SURABAYA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap cuaca ekstrem berpotensi melanda 38 kabupaten/kota di Jatim sepekan ke depan selama Ramadan ini, hingga 28 Februari 2026. Cuaca ekstrem itu berupa hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Juanda Taufiq Hermawan menjelaskan potensi cuaca ekstrem di mayoritas wilayah Provinsi Jawa Timur itu dipicu oleh sejumlah faktor.
"Saat ini seluruh wilayah di Jawa Timur berada pada musim penghujan dan beberapa wilayah diprakirakan masih mengalami puncak musim hujan," ujar Taufiq dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).
Potensi cuaca ekstrem ini juga disebutnya merupakan dampak dari aktifnya Monsun Asia dan gangguan gelombang atmosfer Low Frequency, Madden Jullian Oscillation (MJO) serta Gelombang Rossby yang akan melintasi wilayah Jawa Timur
Selain itu, Taufiq menyebut suhu muka laut perairan Selat Madura yang masih cukup signifikan dan kondisi atmosfer lokal yang labil juga turut andil terhadap potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur.
"Hal tersebut turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang," paparnya.
Adapun, wilayah yang harus waspada meliputi Kabupaten Pacitan, Kabupaten Gresik, Kota Surabaya, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Jember, Kota Kediri, Kabupaten Tuban, Kabupaten Ponorogo, dan Kabupaten Banyuwangi.
Lebih lanjut, Kabupaten Nganjuk, Kota Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Blitar, Kota Probolinggo, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Magetan, dan Kota Malang.
Kemudian, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Pasuruan, Kota Blitar, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Kediri, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Jombang, Kota Madiun, juga Kabupaten Probolinggo.
Begitu pula di Kabupaten Sampang, Kabupaten Malang, Kota Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Madiun, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Trenggalek, dan. Kota Batu.
Atas potensi cuaca ekstrem ini, BMKG pun mengimbau masyarakat maupun instansi pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan atas potensi bencana hidrometeorologi yang terjadi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, hingga berkurangnya jarak pandang.
"Wilayah dengan topografi curam, bergunung, atau bertebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem," imbau Taufiq.
Untuk itu, Taufiq pun turut mengajak kepada segenap masyarakat untuk senantiasa memantau kondisi cuaca terkini yang disampaikan oleh BMKG.
"Masyarakat juga diimbau memantau kondisi cuaca berdasarkan citra radar WOFI melalui website serta informasi peringatan dini tiga harian serta peringatan dini setiap 2-3 jam ke depan," pungkasnya.
#cuaca-ekstrem #cuaca-ekstrem-jatim #bmkg-cuaca-ekstrem #hujan-lebat-jatim #potensi-cuaca-ekstrem #angin-kencang-jatim #cuaca-ekstrem-februari-2026 #hujan-petir-jatim #peringatan-cuaca-bmkg #cuaca-ekst