Menhub Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 18 Maret, Mayoritas ke Jawa Tengah
Menhub prediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 pada 18 Maret, mayoritas menuju Jawa Tengah. Kebijakan WFA diharapkan menyebar kepadatan.
(Bisnis.Com) 25/02/26 08:35 146492
Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memprediksikan puncak arus mudik Lebaran 2026/1447 H akan terjadi pada 18 Maret, dan mayoritas menuju wilayah Jawa Tengah.
Dudy menyebutkan, berdasarkan data Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub, kepadatan memang akan terjadi pada H-2 Lebaran tersebut. Namun, melalui kebijakan work from anywhere (WFA), harapannya kepadatan dapat tersebar di hari-hari yang lain.
“Hitungannya 18 Maret [puncak arus mudik]. Tetapi dengan WFA kami harapkan puncak itu bisa kami sebar terdistribusi ke tanggal-tanggal dari mulai hari Jumat [13/3/2026],” ujarnya di Stasiun Gambir, dikutip pada Rabu (25/2/2026).
Secara umum, menurut survei yang sama, perkiraan total pergerakan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026 adalah sebesar 50,60% penduduk atau 143,91 juta orang.
Pergerakan terbesar pemudik berasal dari Jawa Barat sebanyak 30,97 juta orang, diikuti DKI Jakarta (19,93 juta) dan Jawa Timur (17,12 juta).
Sedangkan dari sisi tujuan, arus terbesar mengarah ke Jawa Tengah sebesar 38,71 juta orang, disusul Jawa Timur (27,29 juta) dan Jawa Barat (25,09 juta).
Pada level kabupaten-kota, asal perjalanan didominasi wilayah padat penduduk seperti Jakarta Timur, Kabupaten Bogor, serta Kabupaten Bekasi. Sedangkan tujuan banyak terkonsentrasi di kabupaten-kabupaten di Jawa Tengah.
Daerah asal pergerakan masyarakat Jabodetabek terbesar adalah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang. Sementara itu, provinsi tujuan favorit masyarakat Jabodetabek adalah Jawa Tengah.
Kemenhub mencatat moda transportasi yang akan paling dominan digunakan adalah mobil pribadi sebanyak 76,24 juta orang, disusul sepeda motor (24,08 juta orang) dan bus (23,34 juta orang). Untuk jalur yang digunakan, mayoritas pengguna mobil memilih jalan tol sebesar 50,63 juta orang, dan untuk pengguna sepeda motor mayoritas memilih jalur alternatif selain jalur utama yaitu sebesar 8,65 juta orang.
Berikutnya adalah perkiraan simpul transportasi terpadat pada angkutan Lebaran 2026, di antaranya stasiun asal terpadat adalah Stasiun Pasar Senen yang akan dipadati oleh 2,38 juta orang dan stasiun tujuan terpadat adalah Stasiun Yogyakarta Tugu sebesar 867.000 orang.
Bandara asal terpadat adalah Bandara Soekarno Hatta yang diproyeksikan dipadati oleh 2,13 juta orang dan bandara tujuan terpadat adalah Bandara Soekarno Hatta sebesar 1,05 juta orang.
Terminal asal terpadat adalah Terminal Pulo Gebang sebesar 2,31 juta orang dan terminal tujuan terpadat adalah Terminal Tirtonadi sebesar 1,44 juta orang.
Pelabuhan asal terpadat adalah Pelabuhan Tanjung Priok sebanyak 214.000 orang, dan pelabuhan tujuan terpadat adalah Pelabuhan Tanjung Perak sebanyak 158.000 orang. Kemudian, lintas penyeberangan terpadat adalah Penyeberangan Merak – Bakauheuni sebesar 6,06 juta orang.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan transportasi umum, guna meningkatkan keselamatan, mengurangi kemacetan, serta menekan risiko kecelakaan karena mobilitas tinggi selama Lebaran,” ujar Menhub.
#puncak-arus-mudik #arus-mudik-lebaran #mudik-lebaran-2026 #menhub-dudy-purwagandhi #jawa-tengah-tujuan-mudik #kebijakan-work-from-anywhere #pergerakan-masyarakat-lebaran #moda-transportasi-mudik #mobi