Perusahaan Semikonduktor AI Kompetitor Nvidia Raih Pendanaan Rp8,4 triliun
MatX raih pendanaan Rp8,4 triliun untuk produksi chip AI saingi Nvidia, fokus pada MatX One untuk LLM, target pasar OpenAI, pengiriman chip 2027.
(Bisnis.Com) 25/02/26 13:50 146913
Bisnis.com, JAKARTA — Startupsemikonduktor MatX berhasil mengamankan pendanaan Seri B senilai US$500 juta atau sekitar Rp8,4 triliun untuk percepat produksi massal prosesor kecerdasan artifisial (AI) penantang Nvidia.
Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Jane Street dan Situational Awareness, firma investasi milik mantan peneliti OpenAI, Leopold Aschenbrenner.
Investasi besar ini bertujuan untuk mengamankan slot manufaktur di Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC). Selain itu, dana tersebut akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan komponen memori yang saat ini mengalami kelangkaan di pasar global.
Sejumlah investor strategis turut berpartisipasi dalam putaran ini, termasuk Marvell Technology, Alchip, Spark Capital, dan NFDG. Melansir dari TechCrunch, Rabu (25/2/2026), nama-nama besar seperti pendiri Stripe, Patrick dan John Collison, juga tercatat sebagai pemodal dalam pengembangan chip tersebut.
MatX saat ini fokus mengembangkan chip unggulan bernama MatX One yang dioptimalkan khusus untuk Large Language Models (LLM). Teknologi ini merupakan pilar utama di balik operasional berbagai chatbot AI modern.
CEO MatX Reiner Pope mengatakan arsitektur MatX One mengintegrasikan dua teknologi memori utama secara bersamaan. Perangkat ini menggabungkan High-Bandwidth Memory (HBM) untuk pelatihan skala besar dengan Static Random Access Memory (SRAM) guna mempercepat proses inferensi.
"Posisi kami adalah sangat mungkin untuk melakukan keduanya dalam satu produk yang sama, dan hasilnya Anda akan mendapatkan produk yang jauh lebih baik," ujar Pope.
Hasil pengujian internal menunjukkan performa komputasi MatX One mampu melampaui chip Rubin Ultra milik Nvidia yang akan datang. Pencapaian ini diukur berdasarkan metrik efisiensi performa per milimeter persegi.
Meskipun perusahaan tidak mengungkapkan angka valuasi secara mendetail, nilai MatX diperkirakan telah mencapai beberapa miliar dolar. Sebagai perbandingan, kompetitor terdekatnya yakni Etched, baru-baru ini meraih pendanaan US$500 juta dengan valuasi US$5 miliar.
Pendanaan Seri B ini menandai lonjakan signifikan dibandingkan dengan putaran Seri A setahun lalu yang hanya bernilai US$100 juta. Saat itu, nilai perusahaan masih berada di kisaran US$300 juta menurut laporan industri.
Kekuatan utama startup ini terletak pada rekam jejak pendirinya, Reiner Pope dan Mike Gunter, yang merupakan veteran divisi semikonduktor Google. Pope sebelumnya memimpin pengembangan perangkat lunak untuk Tensor Processing Units (TPU), sementara Gunter merupakan desainer utama perangkat kerasnya.
MatX memilih strategi untuk langsung menyasar laboratorium AI papan atas seperti OpenAI dan Anthropic sebagai target pasar utama. Perusahaan lebih memprioritaskan performa teknis tingkat tinggi dibandingkan membangun tim penjualan yang besar.
Pendekatan ini diambil guna memastikan perangkat keras mereka mampu melatih model sekelas GPT-4 dengan efisiensi maksimal. Perusahaan menargetkan pengiriman unit chip pertama kepada pelanggan pada tahun 2027 mendatang.
Strategi perusahaan tetap fokus pada upaya mendemokratisasi akses terhadap infrastruktur kecerdasan buatan yang kuat. Dengan efisiensi arsitektur yang ditawarkan, organisasi yang lebih kecil diharapkan dapat memiliki kemampuan komputasi setara laboratorium besar.
MatX kini telah memiliki sekitar 100 staf dan terus merekrut insinyur tambahan untuk mempercepat penyelesaian desain chip tahun ini. Sinergi antara keahlian perangkat lunak dan desain perangkat keras menjadi kunci utama perusahaan dalam menghadapi persaingan dengan petahana industri.
#semikonduktor-ai #pendanaan-matx #prosesor-kecerdasan-artifisial #kompetitor-nvidia #manufaktur-tsmc #matx-one-chip #large-language-models #high-bandwidth-memory #static-random-access-memory #performa