OpenAI Kembangkan Perangkat Pengganti Smartphone iPhone, Samsung, hingga Xiaomi
OpenAI dan Jony Ive berkolaborasi mengembangkan perangkat AI berbasis ChatGPT yang berpotensi menggantikan smartphone seperti iPhone dan Samsung.
(Bisnis.Com) 25/02/26 14:50 147006
Bisnis.com, JAKARTA — CEO OpenAI Sam Altman, bekerja sama dengan desainer ternama Jony Ive untuk mengembangkan perangkat kecerdasan buatan (AI) baru berbasis ChatGPT yang suatu hari nanti digadang-gadang bisa menggantikan smartphone seperti iPhone maupun Samsung.
Sejumlah laporan sebelumnya menyebut Altman dan Ive ingin menciptakan iPhone untuk AI. Namun, hingga kini belum diketahui seperti apa bentuk perangkat tersebut.
Perangkat ini disebut tidak hanya menjadi pelengkap seperti smartwatch atau tablet, melainkan dirancang sebagai perangkat utama layaknya ponsel pintar saat ini. Bentuknya bisa saja berupa kacamata pintar berbasis ChatGPT atau bahkan perangkat lain yang belum pernah dibayangkan sebelumnya.
Altman secara terbuka menyatakan bahwa OpenAI ingin perangkat keras ChatGPT dapat menggantikan peran smartphone.
“Kami berharap dapat melakukannya dalam kemitraan [dengan Jony Ive],” ujar Altman seperti dikutip dari BGR, Rabu (25/2/2026).
Langkah ini mengingatkan pada momen ketika Apple mengubah industri teknologi lewat peluncuran iPhone pada 2007. Sebelum iPhone hadir, bentuk dan fungsi ponsel sangat berbeda. Setelahnya, hampir seluruh produsen smartphone mengikuti konsep serupa.
Kini, kecerdasan buatan seperti ChatGPT dianggap sebagai teknologi besar berikutnya yang berpotensi mengubah cara manusia berinteraksi dengan perangkat. AI bahkan memungkinkan hadirnya perangkat baru yang mungkin tidak lagi bergantung pada layar.
OpenAI bukan satu-satunya perusahaan yang memikirkan masa depan setelah iPhone. Apple sendiri telah lama menyiapkan kemungkinan tersebut. Salah satu skenario yang banyak dibicarakan adalah kacamata augmented reality (AR) canggih yang dapat menggantikan peran smartphone di masa depan.
Namun, mewujudkan hal itu tidaklah mudah. Apple masih harus mengecilkan teknologi besar yang saat ini ada pada Apple Vision Pro menjadi perangkat sangat ringan dan sekecil kacamata biasa.
Tantangan tersebut juga dihadapi perusahaan lain. Meta misalnya, telah membuat prototipe kacamata AR bernama Orion, tetapi biaya produksinya dilaporkan mencapai sekitar US$10.000 per unit angka yang dinilai belum realistis untuk pasar massal.
Di sisi lain, OpenAI kemungkinan akan mengambil pendekatan berbeda. Dengan keterlibatan Jony Ive yang sebelumnya berperan besar dalam desain iPhone muncul peluang terjadinya revolusi perangkat baru berbasis AI.
Strategi OpenAI juga diduga berkaitan dengan proyek infrastruktur besar mereka yang dikenal sebagai Stargate. Melalui dukungan komputasi berbasis cloud yang kuat, OpenAI bisa saja menjalankan sebagian besar proses AI melalui server internet.
Pendekatan ini berbeda dengan Apple yang lebih mengutamakan pemrosesan langsung di perangkat, sehingga membutuhkan chip yang semakin kecil, cepat, dan efisien.
Meski demikian, semua rencana tersebut masih berada pada tahap awal. Dibutuhkan waktu sebelum benar-benar hadir perangkat baru yang mampu membuat masyarakat beralih dari iPhone atau Android ke perangkat AI generasi berikutnya. (Nur Amalina)
#openai-perangkat-ai #pengganti-smartphone #chatgpt-perangkat-baru #jony-ive-desain #ai-ganti-iphone #perangkat-keras-chatgpt #kacamata-pintar-ai #openai-stargate #revolusi-perangkat-ai #masa-depan-sma