Meta Teken Kontrak Rp1 Kuadriliun dengan AMD, Perkuat Infrastruktur dan Data Center
Meta menandatangani kontrak Rp1 Kuadriliun dengan AMD untuk memperkuat infrastruktur AI, mengurangi ketergantungan pada Nvidia, dan membeli chip AI serta saham AMD.
(Bisnis.Com) 26/02/26 06:45 147680
Bisnis.com, JAKARTA — Meta, perusahaan induk Facebook menyetujui kesepakatan senilai US$60 miliar atau sekitar Rp 1 Kuadriliun dengan perusahaan chip AS Advanced Micro Devices (AMD). Langkah ini dilakukan di tengah kekhawatiran pasar soal gelembung AI dan biaya besar untuk proyek infrastruktur AI.
Kesepakatan ini termasuk pembelian chip AI dan juga 10% saham AMD selama 5 tahun ke depan. Hal ini juga pernah dilakukan dengan peraturan yang sama oleh OpenAI dan AMD tahun lalu.
Tujuan dari kesepakatan ini adalah agar Meta dapat memperkuat kemampuan di bidang AI terutama untuk infrastruktur dan pusat data. Dengan chip yang dibeli dari AMD, Meta dapat mengurangi ketergantungan terhadap Nvidia yang selama ini menjadi pemain dominan di pasar chip AI.
Analis di Forrester Alvin Nguyen, mengatakan kesepakatan ini merupakan bagian dari perubahan strategi Meta yang lebih luas.
“Meta sudah tumbuh cukup besar sehingga mereka memerlukan banyak pilihan,” kata Alvin dikutip dari BGR, Kamis (26/2/2026).
AMD akan memasok chip senilai 6GW ke Meta dimulai dari 1GW perangkat keras MI450. Selain membeli chip grafis (GPU) unggulan AMD, Meta juga berencana membeli prosesor pusat (CPU), termasuk varian yang akan disesuaikan dengan kebutuhan platform media sosial tersebut.
CPU kustom tersebut akan disetel untuk memberikan performa yang mumpuni sekaligus menjaga konsumsi energi serendah mungkin. Kesepakatan ini akan mencakup dua generasi CPU AMD.
Meta benar-benar menunjukkan kesungguhannya dalam memperkuat kemampuannya di bidang AI, di mana Meta merekrut karyawan terbaik dari pesaingnya dengan bonus yang fantastis hingga US$100 juta atau sekitar Rp1,69 triliun. Namun hal itu tidak berjalan baik dikarenakan kekhawatiran yang meluas tentang gelembung AI.
Alvin berkata akibat hal itu Meta mengubah strateginya dari bersaing dengan rival seperti OpenAI dan Anthropic menuju pusat data dan infrastruktur AI lainnya.
Nah, kesepakatan dengan AMD ini dinilai akan membantu Meta dalam mencapai impiannya. Begitu juga dengan pusat data yang dibangun di Louisiana yang diperkirakan menelan biaya sebesar US$27 miliar atau Rp456 triliun.
Meskipun pangsa pasar AMD jauh lebih kecil daripada pesaing utamanya, Nguyen mengatakan produsen chip tersebut merupakan pilihan yang baik karena chipnya memiliki kinerja yang sama baiknya dan dalam beberapa hal bahkan lebih baik.
Perusahaan tersebut juga menawarkan teknologi yang memungkinkan beban kerja Nvidia untuk dikonversi agar dapat berjalan di sistemnya. Nguyen memperkirakan perusahaan AI mungkin juga akan melakukan diversifikasi ke produsen chip lain. (Nur Amalina)
#meta-amd #meta-chip #meta-ai #meta-kontrak #meta-infrastruktur #amd-chip #amd-ai #amd-gpu #amd-cpu #meta-nvidia #meta-openai #meta-pusat-data #meta-strategi #meta-louisiana #meta-saham