Teori Pentagon Pizza Index Mencuat, Volume Pesanan Melonjak Sebelum AS Serang Iran
Pentagon Pizza Index mengaitkan lonjakan pesanan pizza dengan operasi militer AS. Indeks ini kembali mencuat saat serangan ke Iran, meski keandalannya diragukan.
(Bisnis.Com) 02/03/26 17:20 152242
Bisnis.com, JAKARTA – Sebuah indikator tidak resmi yang mengukur korelasi antara lonjakan pesanan pizza di sekitar markas Departemen Pertahanan AS (Pentagon) dengan operasi militer berskala besar, kembali terbukti akurat dalam serangan udara Amerika Serikat ke Iran baru-baru ini.
Diberi nama “Pentagon Pizza Index”, indeks ini mencatat lonjakan pesanan di restoran Pizzato Pizza dekat Pentagon pada pukul 01.28 dini hari Waktu Bagian Timur AS (EST), tepat pada hari serangan ke Iran dilancarkan.
Sebelumnya, pada 27 Februari, volume pesanan di beberapa restoran Pizza kawasan Pentagon juga terpantau meningkat signifikan pada pukul 14.42 waktu setempat.
Data tersebut dipublikasikan oleh akun X bernama Pentagon Pizza Report, yang secara rutin memantau pola aktivitas restoran di sekitar Pentagon sebagai proksi informal atas pergerakan pejabat pertahanan AS.
Teori ini pertama kali beredar sejak era Perang Dingin. Premisnya sederhana; ketika pejabat pemerintah dan militer AS bekerja lembur merespons krisis internasional, mereka cenderung memesan makanan cepat saji, khususnya pizza, ke kantor.
Lonjakan pesanan larut malam di restoran sekitar Pentagon dianggap sebagai indikator tidak langsung meningkatnya aktivitas operasional di dalam gedung.
Indeks ini mengandalkan data yang dapat diobservasi secara publik, termasuk indikator lalu lintas real-time dari Google Maps dan data kunjungan populer di restoran sekitar Pentagon, Arlington, Virginia.
Salah satu kejadian yang paling terkenal terjadi pada 1 Agustus 1990. Saat itu, pemilik waralaba Domino\'s di kawasan Washington dilaporkan menerima pesanan pizza dalam jumlah rekor dari CIA, tak lama sebelum Irak menginvasi Kuwait dan memicu Perang Teluk. Kejadian tersebut menjadi fondasi bagi teori ini selama lebih dari tiga dekade.
Teori ini kembali mencuat pada 6 Juni 2026, ketika data Google Maps menunjukkan lonjakan aktivitas di empat restoran pizza dekat Pentagon, bersamaan dengan serangan Israel terhadap Iran.
Para pengguna internet segera menghubungkan lonjakan tersebut dengan eskalasi ketegangan antara Washington dan Teheran. Indeks ini kembali dibicarakan dalam beberapa pekan terakhir seiring berlanjutnya tekanan geopolitik di kawasan tersebut.
Para pengamat menyebut bahwa media sosial dan ketersediaan data lokasi secara publik telah mempermudah pemantauan dan penyebaran pola semacam ini secara real-time. Fenomena ini mencerminkan bagaimana open-source intelligence informal kini dapat menjangkau audiens luas tanpa melalui saluran resmi.
Namun, pejabat pertahanan AS secara umum meragukan keandalan indeks tersebut. Juru bicara Pentagon menyatakan bahwa gedung markas militer AS itu memiliki berbagai fasilitas makan internal, termasuk pilihan pizza, sushi, dan sandwich, sehingga pesanan dari luar tidak mencerminkan gambaran utuh aktivitas di dalam kompleks.
Departemen Pertahanan AS menyatakan tidak memiliki komentar resmi terkait teori ini dan menegaskan bahwa data pelacakan yang beredar sering kali "tidak selaras dengan kejadian yang berlangsung."
Para analis dan pejabat tidak mengakui indeks ini sebagai alat intelijen formal. Otoritas pertahanan menegaskan bahwa aktivitas restoran tidak serta-merta mencerminkan operasi internal maupun garis waktu pengambilan keputusan militer.
Meski demikian, Pentagon Pizza Index tetap menjadi contoh menarik tentang bagaimana data terbuka dan spekulasi media sosial dapat bersinggungan dengan peristiwa geopolitik berskala tinggi.
Di tengah ketidakpastian global, narasi berbasis data informal semacam ini berpotensi memengaruhi sentimen publik, bahkan persepsi risiko di kalangan pelaku pasar dan investor internasional.
#pentagon-pizza-index #pesanan-pizza-melonjak #serangan-udara-as #restoran-dekat-pentagon #lonjakan-pesanan-pizza #operasi-militer-besar #indikator-tidak-resmi #aktivitas-operasional-pentagon #data-kun