Pasar Tertekan Sentimen Global, Indeks Bisnis-27 Ditutup Melemah

Pasar Tertekan Sentimen Global, Indeks Bisnis-27 Ditutup Melemah

Indeks Bisnis-27 melemah 3,87% akibat sentimen konflik AS-Iran, dengan 26 dari 27 saham konstituen turun. Penutupan Selat Hormuz memicu gejolak pasar energi.

(Bisnis.Com) 04/03/26 16:31 154988

Bisnis.com, JAKARTA – Sentimen konflik global Amerika Serikat (AS) dan Iran masih menyertai pergerakan pasar modal Indonesia. Sejalan dengan hal itu, indeks Bisnis-27 ditutup koreksi.

Melansir IDX Mobile, indeks hasil kerja sama harian Bisnis Indonesia itu melemah 3,87% ke 508,22. Dari 27 saham konstituen indeks, 26 saham ditutup melemah dan 1 tak berubah.

Sepanjang perdagangan indeks bergerak di rentang 500,46 sampai 528,06. Volume perdagangan hari ini mencapai 11,10 miliar dengan nilai Rp12,52 triliun. Kapitalisasi indeks Bisnis-27 menjadi Rp3.817 triliun.

Sejumlah saham konstituen yang ditutup turun cukup dalam hari ini antara lain seperti PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) yang turun 8,16% ke Rp4.050, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) turun 5,63% ke Rp2.010, saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) turun 7,87% ke Rp1.640, dan saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang turun 7,14% ke Rp234.

Berikutnya, ada saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) yang ditutup turun 10,07% ke Rp6.475, saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) turun 10,16% ke Rp9.725, saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) turun 6,17% ke Rp2.280, sampai saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang turun 7,25% ke Rp3.200.

Hari ini, PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) menjadi satu-satunya saham konstituen indeks Bisnis-27 yang tidak terkoreksi. Harga MIKA ditutup tak berubah di Rp2.140

Adapun, dengan pelemahan ini menjadi hari ketiga beruntun dalam pekan ini indeks Bisnis-27 ditutup melemah. Tren ini juga sama dengan laju indeks harga saham gabungan (IHSG) di pekan ini. Pada penutupan perdagangan hari ini, IHSG ditutup melemah 4,57% ke 7.577. Hanya 61 saham yang berakhir menguat, sedangkan 767 saham melemah dan 130 tak berubah.

Tim Riset Phintraco Sekuritas mengatakan hari ini pasar dipengaruhi sentimen konflik geopolitik AS-Iran. Kekhawatiran bahwa perang AS dan Israel terhadap Iran akan berlangsung lebih lama dari perkiraan sebelumnya, telah menjadi sentimen negatif yang mendorong pelemahan IHSG.

Dalam analisanya sekuritas menjabarkan, bahwa penutupan Selat Hormuz oleh Iran telah menimbulkan gejolak di pasar energi global, dengan negara-negara di Asia diperkirakan akan menghadapi dampak paling besar. Selat tersebut berfungsi sebagai jalur perdagangan minyak global, di mana sekitar 13 juta bpd melewati selat tersebut pada 2025, atau mewakili sekitar 31% dari seluruh aliran minyak mentah melalui laut.

"Penutupan selat tersebut secara berkepanjangan diperkirakan akan menimbulkan kenaikan harga minyak mentah lebih lanjut, yang dapat mendorong kenaikan inflasi dan berpengaruh terhadap kebijakan moneter bank sentral," tulis sekuritas, Rabu (4/3/2026).

Konflik di Timur Tengah pun implikasinya meluas. Irak telah mulai mengurangi secara signifikan produksi minyak di ladang-ladang utamanya, termasuk Rumaila dan West Qurna 2 sebagai respons terhadap penutupan Selat Hormuz.

Jika gangguan di Selat Hormuz terus berlangsung, produksi Irak diperkirakan akan turun lebih jauh dalam beberapa hari mendatang, berpotensi menghentikan sebagian besar produksi negara tersebut dan memberikan implikasi besar terhadap pasokan minyak global.

"Pemangkasan produksi minyak oleh Irak akibat penutupan Selat Hormuz berpotensi memberikan tekanan signifikan terhadap pasar energi global. Sebagai produsen terbesar kedua di OPEC, gangguan ekspor Irak akan memperketat pasokan minyak dunia dan mendorong kenaikan harga," tulis sekuritas.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#indeks-bisnis-27 #pasar-modal-indonesia #sentimen-global #konflik-as-iran #saham-melemah #ihsg-melemah #selat-hormuz #harga-minyak-naik #pasar-energi-global #produksi-minyak-irak #saham-aneka-tambang #n-a

https://market.bisnis.com/read/20260304/7/1957774/pasar-tertekan-sentimen-global-indeks-bisnis-27-ditutup-melemah