Ada WFA, Bandara Hasanuddin Proyeksi Penumpang Lebaran Melonjak Hingga 20%

Ada WFA, Bandara Hasanuddin Proyeksi Penumpang Lebaran Melonjak Hingga 20%

Bandara Hasanuddin prediksi lonjakan penumpang Lebaran 20% berkat kebijakan WFA ASN, sinkronisasi libur, dan intervensi harga tiket. Posko Lebaran disiapkan.

(Bisnis.Com) 05/03/26 21:02 156431

Bisnis.com, MAKASSAR - Bandara Internasional Sultan Hasanuddin memproyeksi akan terjadi lonjakan pergerakan penumpang pada periode mudik Lebaran tahun ini hingga mencapai 20%.

Hal tersebut didukung oleh adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diteken Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).

Untuk diketahui, penumpang Bandara Hasanuddin saat periode Lebaran 2025 mencapai 632.819 orang, dihitung sejak H-7 sampai H+7.

General Manager Bandara Sultan Hasanuddin Minggus Gandeguai mengatakan kebijakan WFA yang berlaku selama 5 hari akan membuat masa libur seolah menjadi lebih panjang.

Sinkronisasi antara libur sekolah dengan kebijakan kerja para orang tua jadi terbentuk, sehingga diprediksi bakal mendorong lebih banyak keluarga yang melakukan perjalanan saat masa mudik.

"Kami prediksi akan meningkat jika kebijakan WFH diambil. Belajar dari tahun lalu, persiapan kami besar namun kenaikan tidak signifikan, hanya sekitar 2%, karena waktu libur anak dan orang tua tidak sejalan," ujar Minggus Gandeguai kepada Bisnis, belum lama ini.

Sebagai hub utama di wilayah timur Indonesia, Bandara Sultan Hasanuddin pun mengandalkan rute-rute penghubung dari berbagai daerah seperti Kupang, Lombok, Sumbawa, Bima, hingga Papua dan Maluku.

Besarnya populasi perantau asal Sulawesi Selatan di wilayah-wilayah tersebut dinilai menjadi motor penggerak utama arus mudik.

"Ini banyak kantong-kantong masyarakat Bugis-Makassar di daerah tersebut. Mereka pasti akan pulang jika liburnya panjang. Kami memproyeksikan kenaikan di angka 10% bahkan hingga 20% tahun ini," tambahnya.

Selain faktor durasi libur, manajemen bandara juga menyoroti pentingnya kebijakan pemerintah dalam melakukan intervensi terhadap harga tiket pesawat. Penurunan harga tiket dinilai sebagai katalisator yang tidak bisa dipisahkan dari upaya mendorong volume penumpang.

Oleh sebab itu, guna mengantisipasi lonjakan, Bandara Hasanuddin akan mendirikan Posko Angkutan Lebaran terintegrasi. Posko ini akan melibatkan berbagai instansi lintas sektoral untuk memastikan kelancaran arus penumpang.

"Langkah ini diambil untuk meminimalisir kendala operasional, mengingat target pertumbuhan yang dipatok jauh lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun sebelumnya," ujar Minggus Gandeguai.

#bandara-hasanuddin #penumpang-lebaran #wfa-bandara #mudik-lebaran #kebijakan-wfa #asn-wfa #libur-panjang #arus-mudik #bandara-sultan-hasanuddin #rute-penghubung #populasi-perantau #harga-tiket-pesawat

https://kabar24.bisnis.com/read/20260305/79/1958161/ada-wfa-bandara-hasanuddin-proyeksi-penumpang-lebaran-melonjak-hingga-20