Pasar Bergejolak akibat Konflik AS–Iran, Simak Strategi Investasi dari THR
Investor disarankan menerapkan strategi defensif dengan memprioritaskan aset safe haven untuk melindungi portofolio dari dampak geopolitik AS-Iran.
(Bisnis.Com) 06/03/26 19:36 157431
Bisnis.com, JAKARTA — Momentum pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) pada akhir pekan ini bertepatan dengan periode volatilitas tinggi di pasar keuangan global akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Di tengah ketidakpastian itu, investor diingatkan untuk tidak sekadar menghabiskan THR untuk konsumsi, melainkan menyisihkannya ke instrumen investasi yang memiliki daya tahan tinggi terhadap gejolak geopolitik.
Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, menjelaskan strategi utama yang harus diadopsi saat ini adalah fokus pada aspek defensif. Hal ini bertujuan sebagai langkah lindung nilai (hedging) di tengah guncangan pasar saham global.
“Fokus lindung nilai dari gejolak geopolitik perang AS-Iran dan volatilitas pasar saham melalui penempatan pada aset safe haven dan instrumen berisiko rendah,” ucap Wafi saat dihubungi Bisnispada Jumat (6/3/2026).
Mengenai pilihan instrumen, Wafi merekomendasikan emas dan dolar AS sebagai pelindung nilai utama. Meski harga emas melemah secara mingguan, prospek jangka menengah logam mulia tersebut dinilai masih sangat bullish.
Investor dapat memanfaatkan momentum koreksi harga untuk melakukan strategi buy on weaknesspada emas. Adapun, dolar AS tetap menjadi pilihan logis sebagai pelindung nilai langsung di tengah menguatnya indeks greenback.
Bagi investor yang memprioritaskan keamanan dan likuiditas, penempatan pada Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) dan SBN Ritel menjadi opsi terbaik. Instrumen ini dinilai stabil dalam menjaga nilai aset dari gerusan ketidakpastian ekonomi.
“Untuk investor dengan profil risiko agresif, porsi spekulatif minoritas dapat ditempatkan pada saham komoditas,” pungkas Wafi.
Terkait alokasi dana, Wafi menyarankan porsi ideal investasi dari THR adalah 10% hingga 20% dari total yang diterima. Dana tersebut sebaiknya langsung disisihkan di awal sebelum terserap berbagai kebutuhan konsumsi hari raya.
________
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#pasar-bergejolak #konflik-as-iran #strategi-investasi-thr #volatilitas-pasar-keuangan #investasi-defensif #lindung-nilai #aset-safe-haven #emas-pelindung-nilai #dolar-as-pelindung-nilai #reksa-dana-pa