Jadwal Sidang Isbat Lebaran 2026 di Indonesia, Penetapan 1 Syawal Digelar 19 Maret
Sidang isbat penetapan 1 Syawal 2026 digelar 19 Maret di Jakarta. Pemerintah gunakan hisab dan rukyat. Prediksi Lebaran 21 Maret, libur 20-24 Maret.
(Bisnis.Com) 16/03/26 15:10 166206
Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri 2026 pada Kamis, 19 Maret 2026. Sidang tersebut dijadwalkan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB.
Penetapan tanggal Lebaran dilakukan melalui mekanisme resmi yang menggabungkan perhitungan astronomi (hisab) dan pengamatan langsung hilal (rukyat) dari berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa sidang isbat akan diawali dengan pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi. Setelah itu, forum akan menerima laporan hasil rukyat dari tim pemantau hilal di berbagai wilayah sebelum pemerintah mengambil keputusan resmi.
Menurutnya, proses tersebut dilakukan secara terbuka dan melibatkan banyak pihak agar hasil penetapan memiliki legitimasi kuat baik secara ilmiah maupun keagamaan.
Tahapan Sidang Isbat Penetapan Lebaran
Sidang isbat umumnya berlangsung melalui beberapa tahapan utama:
- Pemaparan posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi.
- Penyampaian laporan rukyat dari berbagai titik pemantauan di Indonesia.
- Sidang tertutup penentuan awal Syawal oleh para peserta sidang.
- Pengumuman hasil sidang kepada publik melalui konferensi pers pada malam hari setelah Magrib.
Peserta sidang terdiri dari unsur pemerintah, pakar astronomi, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta lembaga terkait yang berperan dalam penentuan kalender Hijriah nasional.
Prediksi Tanggal Idulfitri 2026
Meski keputusan resmi menunggu sidang isbat, kalender Hijriah yang diterbitkan pemerintah memperkirakan 1 Syawal 1447 H berpotensi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Prediksi tersebut masih bersifat sementara karena bergantung pada hasil pengamatan hilal pada 29 Ramadan 1447 H.
Penentuan awal bulan Hijriah di Indonesia juga mengikuti kriteria visibilitas hilal yang disepakati negara anggota MABIMS, yaitu forum kerja sama Menteri Agama dari Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Sementara pemerintah menunggu hasil sidang isbat, Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan awal Syawal melalui metode hisab. Berdasarkan maklumat organisasi tersebut, 1 Syawal 1447 H diperkirakan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Perbedaan ini dapat terjadi karena metode penentuan awal bulan Hijriah yang digunakan berbeda. Muhammadiyah menggunakan hisab wujudul hilal, sementara pemerintah mengombinasikan hisab dengan rukyat hilal yang diverifikasi dalam sidang isbat.
Jadwal Libur Lebaran 2026
Pemerintah juga telah menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama Idulfitri 2026 melalui keputusan bersama tiga kementerian. Rinciannya sebagai berikut:
- Libur nasional Idulfitri: 21–22 Maret 2026
- Cuti bersama: 20, 23, dan 24 Maret 2026
Dengan jadwal tersebut, masyarakat diperkirakan akan menikmati periode libur Lebaran yang cukup panjang, sehingga kepastian tanggal Idulfitri melalui sidang isbat menjadi informasi penting bagi masyarakat yang merencanakan mudik maupun perayaan bersama keluarga.
#sidang-isbat #jadwal-sidang-isbat #penetapan-1-syawal #1-syawal-2026 #idulfitri-2026 #kementerian-agama #hisab-dan-rukyat #posisi-hilal #pemantauan-hilal #kalender-hijriah #prediksi-idulfitri #mabims #n-a