Trump Dicuekin Sekutu karena Minta Kapal Perang Dikirim ke Selat Hormuz

Trump Dicuekin Sekutu karena Minta Kapal Perang Dikirim ke Selat Hormuz

Trump meminta sekutu kirim kapal perang ke Selat Hormuz, namun belum ada tanggapan. Ketegangan meningkat akibat blokade Iran dan lonjakan harga minyak.

(Bisnis.Com) 16/03/26 15:35 166213

Bisnis.com, JAKARTA - Permintaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap sekutu untuk mengirimkan kapal perang ke Selat Hormuz belum mendapat jawaban.

Usulan tersebut terlihat "tak digubris" setelah ia meminta agar negara-negara lain mengirimkan kapal perang mereka bersama pasukan angkatan laut AS untuk menjaga Selat Hormuz tetap "terbuka dan aman".

Permintaan Trump ini juga dibarengi dengan harga minyak yang melonjak akibat perang AS dan Israel melawan Iran.

“Semoga Tiongkok, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan negara-negara lain yang terdampak oleh kendala buatan ini akan mengirimkan kapal ke wilayah tersebut sehingga Selat Hormuz tidak lagi menjadi ancaman dari negara yang telah sepenuhnya kehilangan kekuatannya,” tulis Trump dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya, dikutip dari Al Jazeera, Senin (16/3/2026).

Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan kepada stasiun televisi NBC pada hari Minggu bahwa ia telah "berdialog" dengan beberapa negara yang disebutkan Trump dan bahwa ia mengharapkan China "akan menjadi mitra yang konstruktif" dalam membuka kembali Selat Hormuz.

Namun, negara-negara tersebut belum memberikan janji apa pun hingga saat ini.

Liu Pengyu, juru bicara Kedutaan Besar China di AS, mengatakan bahwa semua pihak memiliki tanggung jawab untuk memastikan pasokan energi yang stabil dan tidak terhambat.

Ia juga mengatakan bahwa China akan "memperkuat komunikasi dengan pihak-pihak terkait" untuk de-eskalasi.

Militer Iran secara efektif memblokir jalur air penting tersebut sebagai balasan atas serangan AS dan Israel, bertujuan untuk merusak ekonomi dunia dan menekan Washington karena harga energi meroket.

Teheran mengatakan Selat Hormuz, yang biasanya dilalui seperlima ekspor minyak global, terbuka untuk semua kecuali AS dan sekutunya.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada jaringan televisi AS CBS bahwa Teheran telah "didekati oleh sejumlah negara" yang meminta jalur aman bagi kapal-kapal mereka, "dan ini terserah militer kami untuk memutuskan".

#trump-selat-hormuz #kapal-perang-selat-hormuz #sekutu-trump-kapal-perang #harga-minyak-melonjak #perang-as-iran #selat-hormuz-ancaman #kapal-perang-as #selat-hormuz-terbuka-aman #china-selat-hormuz #e

https://kabar24.bisnis.com/read/20260316/19/1960805/trump-dicuekin-sekutu-karena-minta-kapal-perang-dikirim-ke-selat-hormuz