1,4 juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek hingga H-3 Lebaran, Naik 30 Persen dari Normal

1,4 juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek hingga H-3 Lebaran, Naik 30 Persen dari Normal

Jasa Marga melaporkan 1,4 juta kendaraan telah tinggalkan Jabotabek jelang Idulfitri 2026, naik 30,1%. Puncak mudik terjadi 18 Maret, dengan rekayasa lalu lintas diberlakukan.

(Kompas.com) 19/03/26 21:40 169349

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) mencatat sebanyak 1,4 juta atau tepatnya 1.483.703 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabotabek selama periode Rabu (11/3/2026) hingga Rabu (18/3/2026) atau H-10 sampai dengan H-3 libur Hari Raya Idulfitri.

Angka itu merupakan kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung).

"Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 30,1 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas normal yang sebanyak 1.140.021 kendaraan," ujar Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026).

Ia menuturkan, 1,4 juta kendaraan yang telah meninggalkan wilayah Jabotabek tersebut merupakan 42 persen dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan lalu lintas keluar Jakarta selama periode 11-31 Maret 2026.

Secara perinci, mayoritas kendaraan yang keluar dari Jabotabek menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebanyak 788.710 kendaraan atau 53,1 persen dari total kendaraan arus mudik.

Sementara itu, yang menuju arah Barat (Merak) sebanyak 402.945 kendaraan atau sekitar 27,2 persen, serta menuju arah Selatan (Puncak) sebanyak 292.048 kendaraan atau sekitar 19,7 persen.

Secara perinci, untuk arah Timur, kendaraan menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek ada sebanyak 523.223 kendaraan, naik 132,4 persen dari lalu lintas normal.

Sedangkan kendaraan menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang ada sebanyak 265.487 kendaraan, meningkat 6,8 persen dari lalu lintas normal.

"Total lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut sebanyak 788.710 kendaraan, meningkat sebesar 66,5 persen dari lalu lintas normal," jelas dia.

Kemudian, untuk arah Barat, kendaraan menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak ada sebanyak 402.945 kendaraan, naik 4,7 persen dari lalu lintas normal.

Sedangkan untuk arah Selatan, jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 292.048 kendaraan, meningkat 3,8 persen dari lalu lintas normal.

Rivan menuturkan, puncak arus mudik liburan Lebaran terjadi pada Rabu (18/3/2026) dengan total 270.315 kendaraan, melonjak 98,3 persen dibandingkan lalu lintas normal yang sebanyak 136.326 kendaraan, serta meningkat 4,62 persen dibandingkan puncak mudik tahun lalu yang sebanyak 258.383 kendaraan.

"Hingga saat ini, angka tersebut menjadi angka tertinggi lalu lintas meninggalkan Jabotabek pada arus mudik Lebaran 2026," kata Rivan.

Terkait lonjakan volume lalu lintas yang signifikan pada puncak arus mudik tersebut, Rivan menambahkan, rekayasa lalu lintas berupa one way nasional dan contraflow diberlakukan atas diskresi Kepolisian guna menjaga kelancaran arus mudik.

Pemberlakuan ini berdasarkan data volume lalu lintas kendaraan yang meningkat signifikan dari arah Jakarta menuju Semarang, pantauan visual CCTV dan laporan petugas Kepolisian di lapangan.

“Hingga saat ini masih berlangsung rekayasa lalu lintas one way nasional dan contraflow melalui diskresi Kepolisian," kata dia.

Untuk mengantisipasi kepadatan di sejumlah ruas, termasuk di rest area, Jasa Marga pun mengimbau pengguna jalan untuk mengatur waktu istirahat secara bijak agar fasilitas dapat dimanfaatkan secara bergantian.

Saat ini, Jasa Marga mengoperasikan total 64 rest area, yang terdiri atas 59 rest area operasional dan 5 rest area fungsional.

Perusahaan juga menyediakan 10 lokasi SPBU yang dapat menjadi rest area alternatif di luar jalan tol guna mengurai kepadatan.

Fasilitas ini tersebar di sepanjang ruas Jalan Tol Trans Jawa, mulai dari Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 72 hingga Jalan Tol Semarang-Solo KM 444.

“Rest area ini berlokasi tidak jauh dari gerbang tol sehingga tetap mudah diakses oleh pengguna jalan. Pengguna jalan dapat beristirahat di rest area alternatif dengan memanfaatkan fasilitas pendukung yang disediakan, termasuk tenant UMKM, toilet, serta motoris BBM," kata dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#jabotabek #jasa-marga #lalu-lintas-mudik #arus-mudik-lebaran-2026

https://money.kompas.com/read/2026/03/19/214039326/14-juta-kendaraan-tinggalkan-jabotabek-hingga-h-3-lebaran-naik-30-persen-dari