Lotte Chemical Turunkan Produksi Imbas Bahan Baku Tertahan di Selat Hormuz

Lotte Chemical Turunkan Produksi Imbas Bahan Baku Tertahan di Selat Hormuz

Lotte Chemical Indonesia menurunkan produksi akibat gangguan pasokan bahan baku yang tertahan di Selat Hormuz. LCI fokus memenuhi kebutuhan domestik.

(Bisnis.Com) 08/04/26 18:32 185515

Bisnis.com, JAKARTA - PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) menurunkan tingkat produksinya imbas gangguan pasokan bahan baku, seperti nafta dan LPG, akibat eskalasi geopolitik di Timur Tengah. Namun, Perseroan memastikan akan tetap memprioritaskan alokasi persediaan produknya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Menghadapi gangguan rantai pasok global, LCI secara aktif melakukan berbagai langkah alternatif untuk mengamankan pasokan bahan baku dari sumber-sumber lain demi menjaga keberlangsungan produksi dan memenuhi kebutuhan pelanggan.

Direktur Management Support Lotte Chemical Indonesia Cho Jin-Woo menegaskan bahwa LCI memprioritaskan alokasi persediaan produk dan kapasitas produksi yang tersedia saat ini sebagian besar untuk pasar domestik Indonesia. Distribusi pasokan dilakukan secara terukur guna menjaga stabilitas industri hilir nasional.

“Dalam situasi yang penuh ketidakpastian ini, prioritas utama kami adalah menjaga keberlangsungan pasokan bagi industri dalam negeri. LCI terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk meminimalkan dampak gangguan terhadap pelanggan, sekaligus mendukung stabilitas sektor manufaktur nasional,” ujar Cho melalui keterangan tertulis, Rabu (8/4/2026).

Sejalan dengan upaya tersebut, LCI juga melakukan penyesuaian operasional untuk menjaga keberlanjutan produksi. “LCI hingga saat ini masih beroperasi. Namun, dengan menurunkan tingkat produksinya dikarenakan rute pengadaan bahan baku telah diubah akibat hambatan logistik yang ada. Kami mengevaluasi setiap hari untuk memastikan situasi terkini yang transparan seiring berkembangnya kondisi,” imbuh Cho.

Untuk mengatasi hal ini, LCI meminta dukungan strategis dari pemerintah Indonesia berupa penyederhanaan regulasi untuk mempercepat proses impor bahan baku dan penerapan bea masuk 0% untuk LPG sebagai bahan baku.

Kemudian, bantuan fiskal sementara untuk mengimbangi lonjakan eksponensial dalam krisis rantai pasokan global, termasuk bantuan untuk mengupayakan jalur keluar yang aman bagi kapal pengangkut bahan baku LCI yang saat ini tertahan di Selat Hormuz.

Cho menegaskan bahwa dukungan tersebut akan memberikan keamanan yang sangat penting, tidak hanya untuk situasi saat ini tetapi juga untuk industri domestik yang lebih luas di masa depan.

“Kami berharap pemerintah dapat membantu memastikan ketersediaan energi dan dukungan kebijakan yang tepat sasaran agar aktivitas produksi kami tetap berlanjut dan memberikan dampak positif bagi program hilirisasi yang dicanangkan pemerintah,”kata Cho.

LCI menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kerja sama para pelanggan serta para pemangku kepentingan serta menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga transparansi komunikasi dan keberlanjutan pasokan selama periode yang penuh tantangan ini.

#lotte-chemical-indonesia #petrokimia #selat-hormuz #nafta #lpg

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260408/257/1965171/lotte-chemical-turunkan-produksi-imbas-bahan-baku-tertahan-di-selat-hormuz