Tambang Emas Martabe Kembali Beroperasi, Presdir UNTR: Karyawan Dirumahkan Kembali Bekerja
PT United Tractors Tbk (UNTR) memastikan tambang emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, akan kembali beroperasi.
(Kompas.com) 16/04/26 18:57 193720
JAKARTA, KOMPAS.com - PT United Tractors Tbk (UNTR) memastikan tambang emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, akan kembali beroperasi. Sebelumnya perusahaan menghentikan operasional tambang sejak Desember 2025.
Presiden Direktur UNTR, Iwan Hadiantoro, menyebut penghentian operasional tambang emas Martabe, yang dikelola oleh PT Agincourt Resources, dilakukan sejak Desember 2025. Langkah tersebut diambil untuk fokus pada penanganan bencana banjir dan tanah longsor di sekitar wilayah tambang.
Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, tambang emas Martabe ditargetkan kembali beroperasi pada pertengahan Mei 2026. Untuk tahun ini, perseroan membidik produksi emas sekitar 60.000 ounce.
"Targetnya (produksi emas) sekitar 60.000 ounce untuk tahun ini," ujar Iwan usai gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Kamis (16/4/2026).
UNTR saat ini tengah menyiapkan berbagai aspek operasional, termasuk pemanggilan kembali karyawan yang sebelumnya dirumahkan. Soal izin operasional, perusahaan telah memperoleh dari Kementerian Lingkungan Hidup.
“Kami juga memanggil kembali karyawan yang sempat dirumahkan setelah penghentian sementara operasional,” paparnya.
Pengoperasian kembali tambang tersebut juga akan diiringi dengan peningkatan standar keselamatan kerja dan pengelolaan lingkungan. Ia memastikan akan memperkuat koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup, serta para pemangku kepentingan untuk memastikan aktivitas tambang berjalan sesuai ketentuan.
Sebelumnya, PT Agincourt Resources termasuk dalam 28 perusahaan yang sempat dicabut sementara izin operasionalnya oleh pemerintah akibat dampak bencana di Sumatera pada akhir November 2025. Izin tersebut kemudian dipulihkan menjelang akhir Maret 2026.
Dampak penghentian operasional ini tercermin pada kinerja awal tahun. Volume penjualan emas UNTR anjlok signifikan menjadi hanya 2.000 ounce pada periode Januari–Februari 2026, jauh di bawah capaian 38.000 ounce pada periode yang sama tahun sebelumnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang