Pertamina Ungkap Alasan Harga BBM Nonsubsidi Naik per 4 Mei 2026
Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex per 4 Mei 2026. Berikut penjelasannya.
(Bisnis.Com) 04/05/26 13:27 210342
Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) mengeklaim harga bahan bakar minyak (BBM) besutan perusahaan masih tetap paling murah, meski naik pada Mei 2026 ini.
Pertamina mengerek harga BBM nonsubsidi, per Senin (4/5/2026). Berdasarkan laman resmi perusahaan, harga BBM yang naik itu mencakup Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite.
Perinciannya, harga Pertamax Turbo (RON 98) naik dari Rp19.400 menjadi Rp19.900 per liter. Lalu,
Lalu, harga Pertamina Dex (CN 53) naik dari Rp23.900 menjadi Rp27.900 per liter. Kemudian, harga Dexlite (CN 51) naik dari Rp23.600 menjadi Rp26.000 per liter.
Sementara itu untuk BBM nonsubsidi jenis Pertamax RON 92) tidak berubah, yakni tetap di level Rp12.300 per liter. Senada, harga Pertamax Green (RON 95) juga tetap berada di angka Rp12.900 per liter.
Adapun, untuk harga BBM penugasan jenis Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan solar subsidi atau Biosolar (Diesel CN48) Rp6.800 per liter.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menjelaskan, penyesuaian dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkala yang mengacu pada mekanisme keekonomian, dengan mempertimbangkan dinamika harga minyak mentah dunia, harga produk olahan di pasar internasional, serta fluktuasi nilai tukar rupiah.
Menurutnya, penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan bagian dari mekanisme pasar yang mengikuti perkembangan harga global.
Roberth mengatakan, produk BBM nonsubsidi pada prinsipnya mengikuti harga keekonomian dan mengacu pada ketentuan dan peraturan yang berlaku.
"Namun sebagai BUMN yang menjalankan mandat strategis negara, Pertamina tidak hanya mempertimbangkan aspek bisnis semata, tetapi juga memperhatikan kondisi terkini di masyarakat, daya beli pelanggan golongan pengguna BBM nonsubsidi, serta stabilitas nasional,” ujar Roberth melalui keterangan resmi.
Di dalam implementasinya, Pertamina Patra Niaga juga mempertimbangkan berbagai faktor lain, termasuk kondisi sosial ekonomi, serta kebutuhan menjaga situasi yang kondusif di tengah dinamika yang saat ini berkembang.
Roberth mengatakan, langkah ini mencerminkan komitmen kami untuk menjaga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis dengan kepentingan nasional.
Dia mengatakan bahwa Pertamina sebagai kepanjangan tangan pemerintah turut menjaga dan mewujudkan kondisi yang kondusif dengan penyesuaian harga yang tetap kompetitif dibanding badan usaha lain.
"Karena itu tidak semua produk mengalami penyesuaian harga, sebagian tetap dipertahankan agar tetap kompetitif serta relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Roberth menambahkan bahwa BBM non subsidi diperuntukkan bagi segmen pelanggan yang mengikuti mekanisme pasar. Meski demikian, Pertamina Patra Niaga tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian agar kebijakan harga tetap terukur dan selaras dengan kondisi masyarakat.
Berikut daftar harga BBM di seluruh SPBU per 4 Mei 2026:
1. Pertamina
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Solar Subsidi: Rp6.800 per liter
- Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter
- Pertamax Green (RON 95): Rp12.900 per liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.900 per liter
- Dexlite: Rp26.000 per liter
- Pertamina Dex: Rp27.900 per liter
2. BP
- BP 92: Rp12.390 per liter
- BP Ultimate: -
- BP Ultimate Diesel: Rp30.890 per liter.
3. Vivo
- Revvo 92: Rp12.390 per liter
- Revvo 95: -
- Diesel Primus: Rp30.890 per liter.
4. Shell
- Shell Super: -
- Shell V-Power: -
- Shell V-Power Diesel: -
- Shell V-Power Nitro+: -
#harga-bbm-pertamina #harga-bbm-pertamina-naik #harga-bbm-hari-ini #daftar-harga-bbm-pertamina #harga-pertamax-turbo-naik #pertamina-dex-harga #dexlite-harga #bbm-nonsubsidi-pertamina #harga-pertamax-t