Investasi KEK Diproyeksi Bergeliat, Ditopang Sektor Pariwisata - Kesehatan

Investasi KEK Diproyeksi Bergeliat, Ditopang Sektor Pariwisata - Kesehatan

Investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Indonesia diproyeksi terus meningkat, didorong sektor pariwisata dan kesehatan, dengan realisasi mencapai Rp40,48 triliun pada semester I/2025.

(Bisnis.Com) 30/10/25 15:52 21690

Bisnis.com, JAKARTA — Konsultan properti Jones Lang LaSalle Incorporated memproyeksi realisasi investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia akan terus bergeliat pada beberapa tahun mendatang.

Managing Director Southeast Asia JLL, Michael Glancy menjelaskan bahwa potensi positif itu seiring dengan masifnya realisasi investasi pada sejumlah wilayah KEK khususnya KEK Sanur Bali hingga beberapa KEK yang berada di wilayah Jabodetabek.

"Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), khususnya di wilayah penyangga Jakarta dan Bali telah kebanjiran permintaan yang kuat dari berbagai sektor. Namun yang patut dicatat, saya pikir, adalah peningkatan besar dalam permintaan dari sektor layanan kesehatan," jelasnya saat ditemui di Four Seasons Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Sejalan dengan hal itu, Glancy memproyeksi pertumbuhan investasi KEK akan terus berlanjut pada 2026.

Senada, Head of Growth & Head of Strategic Consulting JLL Indonesia, Vivin Harsanto menyebut bahwa realisasi investasi KEK saat ini memang salah satunya didominasi oleh perusahaan sektor layanan kesehatan.

Selain itu, dia juga menyebut realisasi investasi KEK di Indonesia turut ditopang oleh perusahaan sektor pariwisata.

"Yang kami lihat saat ini adalah adanya peningkatan minat investasi di KEK pada sektor pariwisata. Jika Anda lihat kawasan seperti Sanur, Mandalika, dan wilayah lainnya, pariwisata sudah menjadi potensi pertumbuhan yang besar bagi Indonesia," imbuhnya.

Adapun sebelumnya, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso melaporkan bahwa realisasi investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mencapai Rp40,48 triliun selama semester I/2025 atau setara 48,2% dari target sepanjang tahun ini (Rp84,1 triliun).

Angka itu naik 29% dari realisasi investasi di KEK pada periode yang sama tahun lalu. Berdasarkan catatan Bisnis, realisasi investasi di KEK sebesar Rp31,4 triliun selama semester I/2024.

"Memang sebagian besar kalau kita bicara mengenai nilai investasi yang paling besar adalah di KEK-KEK yang sifatnya industri manufaktur, industri pengelolaan," ungkap Susi dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (9/8/2025).

Lebih lanjut, Susi realisasi investasi sepanjang paruh pertama 2025 itu mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 28.094 orang atau setara 56,4% dari total target sepanjang tahun (49.779 orang).

Sementara secara kumulatif atau sejak pembentukan KEK pertama pada 2012 hingga 30 Juni 2025, total realisasi investasi mencapai Rp294,4 triliun. Jumlah investasi itu menyerap tenaga kerja sebesar 187.376 orang dan 442 pelaku usaha.

#investasi-kek #kek-indonesia #kek-pariwisata #kek-kesehatan #realisasi-investasi-kek #investasi-sanur-bali #kek-jabodetabek #sektor-pariwisata-kek #sektor-kesehatan-kek #pertumbuhan-investasi-kek #kek

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251030/45/1924723/investasi-kek-diproyeksi-bergeliat-ditopang-sektor-pariwisata-kesehatan