Insta360 Rilis Mic Pro, Mikrofon Nirkabel Pertama dengan Layar E-Ink Anti-Silau
Kreator konten kini tidak perlu lagi pusing memikirkan audio yang pecah atau salah memilih arah mikrofon di lapangan. Sebab, Insta360 baru meluncurkan Mic Pro,... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 19/05/26 22:39 225557
JAKARTA - Kreator konten kini tidak perlu lagi pusing memikirkan audio yang pecah atau salah memilih arah mikrofon di lapangan. Sebab, Insta360 baru meluncurkan Mic Pro, sistem mikrofon nirkabel flagship yang membawa pendekatan baru dalam dunia produksi suara.Ponsel dan kamera boleh saja punya resolusi 4K atau 8K, namun penonton harian akan langsung kabur jika kualitas audio berisik dan tidak jelas. Di sinilah Insta360 masuk dengan merusak pasar yang selama ini dikuasai dominasi DJI.
Insta360 mengklaim berhasil menyederhanakan alur kerja profesional yang rumit menjadi perangkat ringkas mirip lencana pin bundar yang modis untuk digantung di baju.
Spesifikasi Teknis Jantung Mekanis Insta360 Mic Pro
• Sistem Kapsul Utama: Mengintegrasikan 3 mikrofon internal (3-mic array) di setiap pemancar (transmitter).
• Format Audio Internal: Mendukung perekaman 32-bit float dan perekaman stereo langsung di memori pemancar.
• Kapasitas Penyimpanan Mandiri: Dibekali memori internal sebesar 32GB pada masing-masing pemancar, dengan sistem pembagian file otomatis (auto-split) setiap 30 menit.
• Daya Tahan Baterai: Baterai mandiri pemancar bertahan selama 10 jam, dan melar menjadi 30 jam jika dikombinasikan dengan wadah pengisi daya (charging case).
• Fitur Pengisian Cepat: Pengisian daya darurat selama 5 menit sanggup memberikan tambahan waktu rekam hingga 1 jam penuh.
• Osilator Waktu: Menggunakan komponen TCXO oscillator untuk sinkronisasi kode waktu (timecode sync) dengan tingkat pergeseran kurang dari satu bingkai (frame) dalam 24 jam.
• Fitur Unggulan: Jendela Layar E-Ink dan Pengubah Pola Tangkap Suara
Mestinya, mikrofon pro-grade tidak membuat penggunanya menebak arah angin atau tertukar unit saat di lokasi syuting. Insta360 membawa dua teknologi yang pertama kali ada di industri audio:
1. Layar E-Ink yang Bisa Dikustomisasi
Karena sifat E-Ink, gambar ini akan tetap muncul terus menerus meskipun perangkat dalam kondisi mati total tanpa menguras daya baterai sama sekali. Ditambah lagi, layar ini sangat tajam dan anti-silau di bawah sengatan sinar matahari langsung.
2. Teknologi 3-Mic Array dengan Karakter Shotgun
• Omnidirectional Mode: Menangkap suara dari segala arah untuk atmosfer lingkungan atau ASMR.
• Cardioid Mode: Fokus ke area depan, sangat pas untuk vlogging harian atau siaran langsung (livestream). Bahkan saat dipasang di atas kamera, mode ini bisa berfungsi layaknya mikrofon shotgun arah depan.
• Figure-8 Mode: Menangkap suara dari arah depan dan belakang secara seimbang, dirancang khusus untuk sesi wawancara berdua.
Fitur Anti-Gagal: Otak NPU dan Perekaman 32-Bit Float
Urusan kualitas suara diserahkan pada cip NPU (Neural Processing Unit) internal yang menggerakkan kecerdasan buatan untuk meredam bising lingkungan seperti suara angin dan kerumunan tanpa membuat vokal manusia terdengar mendatar atau terdistorsi.Selain itu, hadirnya fitur 32-bit float internal recording menjadi penyelamat utama. Secara matematis, format ini membuat audio menjadi mustahil untuk pecah (clipping).
Suara bisikan yang sangat pelan hingga teriakan kencang yang mendadak saat acara pernikahan akan terekam dengan rentang dinamis yang sangat luas.
Di tahap pascaproduksi, editor cukup melakukan normalisasi volume tanpa takut suara hancur akibat gain yang terlalu besar saat perekaman.
Skalabilitas Multi-Channel dan Harga Resmi di Indonesia
Mode 4-to-1: Menyambungkan 4 pemancar ke dalam 1 penerima untuk menghasilkan 4 trek audio yang terpisah secara mandiri tanpa bantuan alat mixer eksternal.
Mode 2-to-4: Membagikan tangkapan dari 2 pemancar ke 4 penerima sekaligus untuk kebutuhan syuting menggunakan banyak kamera (multi-camera setup).
Bagi pengguna kamera Sony, tersedia aksesori Camera Adapter terpisah untuk menghasilkan output digital 48kHz 24-bit langsung ke bodi kamera.

Sementara bagi pengguna ekosistem Insta360 (seperti kamera aksi X5, X4 Air, Ace Pro 2, dan GO Ultra), mikrofon ini bisa langsung tersambung via Bluetooth (Direct Connect) dengan kualitas 48kHz tanpa perlu memasang unit penerima sama sekali di bodi kamera.
Untuk harganya, paket standar 2 TX + 1 RX (Dua Pemancar, Satu Penerima, plus Wadah Pengisi Daya) dibanderol secara global mulai dari USD 329.99 atau setara Rp5.807.824.
Perangkat ini sudah kompatibel dengan kamera DSLR, mirrorless, serta ponsel pintar Android atau iPhone via colokan USB-C dan Lightning.
Pertanyaan Penting Mengenai Insta360 Mic Pro
Apakah gambar di layar E-Ink akan hilang saat baterai mic habis?
Tidak. Layar E-Ink hanya mengonsumsi daya saat mengubah gambar (refresh rate). Begitu gambar terpasang, logo atau nama Anda akan tetap muncul selamanya meskipun baterai kosong atau perangkat dimatikan.Apakah format 32-bit float langsung tersimpan di dalam kamera?
Format 32-bit float direkam secara mandiri sebagai data cadangan di dalam memori internal 32GB milik pemancar. Audio yang dikirim ke kamera via kabel biasanya akan terkompresi mengikuti standar input kamera (24-bit).Apakah fitur Direct Connect Bluetooth bisa digunakan di HP?
Fitur koneksi langsung tanpa alat penerima (receiver) saat ini dioptimalkan khusus untuk ekosistem kamera aksi Insta360 terbaru untuk memangkas bobot bawaan kreator.Berapa jumlah maksimal orang yang bisa direkam bersamaan?
Melalui mode kombinasi 4-to-1 yang baru, sistem ini sanggup menangkap suara dari 4 orang pembicara sekaligus dengan trek audio yang terpisah untuk memudahkan proses pengeditan.(dan)
#insta360-x4 #insta360-go-ultra #insta360-mic-pro #harga-insta360-mic-pro #spesifikasi-insta360-mic-pro




