Bank Raya Angkat Farid Rahman dan Tatang Yuliono Jadi Komisaris
Bank Raya mengangkat Farid Rahman dan Tatang Yuliono sebagai komisaris baru dalam RUPST 2026. Langkah ini memperkuat komitmen bank digital ini untuk inklusi keuangan.
(Kompas.com) 21/05/26 10:40 227372
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) mengangkat dua dewan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang digelar pada Rabu (20/5/2026).
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui masuknya dua nama baru dalam jajaran komisaris, yakni Farid Rahman sebagai Komisaris Independen dan Tatang Yuliono sebagai Komisaris.
"(Keduanya mulai) efektif setelah penilaian kemampuan dan kepatutan disetujui Otoritas Jasa Keuangan," jelas Direktur Utama Bank Raya Ida Bagus Ketut Subagia dalam keterangan tertulis, Rabu (20/5/2026).
Sebagai informasi, mengutip laman resmi Bank Raya, Farid Rahman merupakan bankir senior yang saat ini menjabat Direktur PT Medco Intidinamika sejak 2024.
Sebelumnya, Farid pernah menjadi Komisaris Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk pada 2019-2024 serta Komisaris Utama PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk pada 2012-2019.
Sementara Tatang Yuliono saat ini menjabat Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan sejak 2024.
Sebelumnya, Tatang pernah menjadi Asisten Deputi Pengembangan Logistik Nasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada 2024 dan Asisten Deputi Fasilitasi Perdagangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada 2020-2024.
Bagus mengatakan, penunjukkan komisaris baru ini menjadi agenda pertama yang dibahas pada RUPST 2026 dan disetujui oleh para pemegang saham.
Adapun RUPST 2026 Bank Raya dihadiri oleh para pemegang saham yang mewakili 89,53 persen atau sejumlah 22,08 miliar saham dari seluruh jumlah saham yang dikeluarkan oleh perseroan.
"Dengan dukungan dari Pemegang Saham yang ditunjukkan dengan disetujuinya seluruh usulan mata acara dalam RUPST 2026 ini, kami optimistis Bank Raya akan semakin kuat melangkah sebagai bank digital yang tangguh, sehat, dan berkelanjutan," ucapnya.
Menurutnya, penyelenggaraan RUPST menjadi bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik melalui persetujuan pemegang saham terhadap keputusan strategis perseroan.
"Ke depan, Perseroan akan terus fokus memperkuat fundamental bisnis, memperluas inovasi layanan digital, serta meningkatkan kontribusi dalam mendorong percepatan inklusi keuangan digital di Indonesia," tutup Bagus.
Berdasarkan keputusan tersebut, maka susunan dewan komisaris dan direksi Bank Raya terbaru sebagai berikut:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Muhamad Sidik Heruwibowo
- Komisaris Independen: Johanes Kuntjoro Adisardjono
- Komisaris Independen: Retno Wahyuni Wijayanti
- Komisaris Independen: Farid Rahma
- Komisaris: Tatang Yuliono
Direksi
- Direktur Utama: Ida Bagus Ketut Subagia
- Direktur Digital dan Operasional: Lukman Hakim
- Direktur Keuangan: Rustarti Suri Pertiwi
- Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia: Danar Widyantoro
- Direktur Bisnis: Kicky Andrie Davetra
#bank-raya-rupst #komisaris-baru-bank-raya #farid-rahman-tatang-yuliono #bank-digital-indonesia