Wakil Kepala BGN Beberkan Modus Penipuan Bangun Dapur MBG
Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, mengungkap modus penipuan pembangunan dapur MBG atau SPPG.
(Bisnis.Com) 25/05/26 14:58 231406
Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya mengungkap sejumlah modus penipuan terkait pembangunan dapur MBG atau SPPG.
Mulanya, Sony mengatakan pembangunan SPPG harus dilakukan yayasan melalui portal mitra.bgn.go.id. Setelah itu, pihak pendaftar bakal melakukan sejumlah tahapan verifikasi baik itu yayasan, NPWP hingga dokumen terkait lainnya.
"Setelah diverifikasi baru kemudian mereka mulai membangun, mengisi progres. Sudah membangun tembok misalkan 10%, sudah mengisi peralatan dapur 20%, terus seperti itu,"kata Sony di Bareskrim, Senin (25/5/2026).
Sony menjelaskan salah satu modus penipuan itu dilakukan setelah pelaku lolos pada tahap pertama atau usai mendapatkan Id SPPG.
Pelaku kemudian menawarkan kepada korban untuk membantu pembangunan SPPG dengan mengaku sebagai pejabat BGN hungga memiliki relasi dengan pejabat BGN.
"Dia menawarkan diri seolah-olah dia pejabat BGN atau mempunyai relasi dengan BGN mengatakan, ‘Saya bisa membantu kamu, saya bisa membantu kamu,’ kemudian mengurus mendapatkan ini. Nah, terjadilah di situ transaksi," ujarnya.
Modus selanjutnya berkaitan dengan kelompok atau oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM) mengatasnamakan yayasan mampu menampung titik pembangunan SPPG.
Dalam hal ini, korban telah merogoh kocek Rp25 juta - Rp50 juta untuk mengunci titik SPPG yang dijanjikan. Namun, korban tidak kunjung mendapatkan Id SPPG karena pelaku bukan yayasan yang mendaftar.
"Nah, ini BGN sekali lagi tidak pernah bekerja sama dengan organisasi, dengan kelompok perusahaan mana pun untuk pendaftaran titik-titik SPPBG. Murni yayasan yang mendaftarkan. Saya kira demikian," pungkasnya.
#penipuan-dapur-mbg #modus-penipuan-mbg #bgn #badan-gizi-nasional #pembangunan-sppg #yayasan-sppg #korban-penipuan-sppg #bgn-penipuan-sppg #korban-dapur-mbg