Keterbatasan Stok Bisa Jadi Hambatan Multifinance Garap Pembiayaan Emas
Pembiayaan emas oleh industri multifinance dinilai prospektif karena tren investasi emas meningkat, meski terkendala stok terbatas dan sosialisasi.
(Bisnis.Com) 12/10/25 08:15 237
Bisnis.com, JAKARTA — Industri pembiayaan atau multifinance dinilai memiliki peluang yang cukup prospektif bila ingin menyediakan produk pembiayaan emas.
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira berpendapat hal itu didorong oleh tren kelas menengah yang menjadikan emas sebagai aset investasi jangka panjang.
Selain itu, menurutnya harga emas yang juga naik 62,7% dalam satu tahun terakhir dan mengalahkan instrumen investasi lain seperti pasar saham dan SBN turut membuat pembiayaan emas di multifinance prospektif.
“Dengan demikian, fasilitas multifinance membantu sekali masyarakat yang mau mencicil emas batangan secara aman,” katanya kepada Bisnis, dikutip Minggu (12/10/2025).
Meski begitu, Bhima tak menampik akan ada permasalahan yang dihadapi multifinance dalam menggarap produk pembiayaan emas, selain persaingan ketat di antara perusahaan.
“Permasalahan utama ada pada stok emas yang terbatas dan sosialisasi soal fasilitas cicilan emas sudah diasosiasikan dengan Pegadaian dan bank emas,” ungkap dia.
Selain hal tersebut, dia pun menyoroti bahwa dalam mengecek background calon peminjam bisa menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan. Meskipun di satu sisi Bhima menilai sebenarnya soal risiko kecil, bahkan bisa lebih rendah dari kredit konsumsi.
Kendati demikian, ekonom lulusan UGM mengemukakan pembiayaan emas memiliki kans untuk menjadi andalan lain multifinance di tengah lesunya kredit kendaraan bermotor.
“Asalkan sosialisasi dan bunganya kompetitif. Selama bunganya lebih kecil jauh dibandingkan return emas tahunan, masyarakat pasti tertarik,” pungkasnya.
Sependapat, Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno yakin bahwa seiring berjalannya waktu jumlah pemain industri yang memiliki pembiayaan emas bisa bertambah.
Semula, dia membenarkan memang saat ini masih segelintir perusahaan multifinance yang sudah memiliki pembiayaan emas. Menurutnya, hal itu terjadi lantaran belum semua perusahaan aware atau menangkap potensi seperti ini.
“Mungkin belum semuanya aware, belum semuanya paham bahwa ada satu kesempatan seperti ini. Nanti perlahan-lahan bisa jadi bukit, kayak tongkat estafet ya, lihat yang ini, oh mulai main, oh bagus nih main [di pembiayaan emas],” katanya kepada Bisnis, dikutip pada Kamis (9/10/2025).
#pembiayaan-emas #multifinance-emas #stok-emas-terbatas #investasi-emas #cicilan-emas #multifinance-prospektif #harga-emas-naik #risiko-pembiayaan-emas #sosialisasi-cicilan-emas #pegadaian-emas #bank-e