Kebakaran di Kemayoran Hanguskan 250 Bangunan, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Kebakaran di Kemayoran pada 1 Juni 2026 hanguskan 250 bangunan, diduga akibat korsleting listrik. 300 KK terdampak, 3 orang luka, penanganan melibatkan 200 personel.
(Bisnis.Com) 02/06/26 09:22 237216
Bisnis.com, JAKARTA - Kebakaran di Kemayoran Gempol belakang Pasar Jiung, Jakarta Pusat, mengakibatkan 250 bangunan semi permanen hangus terbakar. Dugaan sementara karena korsleting listrik.
Polisi menuturkan peristiwa yang terjadi pada Senin (1/6/2026), pukul 21.10 WIB dan laporan diterima petugas pada pukul 21.15 WIB. Api diduga pertama kali muncul dari dua rumah warga yang kemudian menyebar ke bangunan lain di kawasan padat penduduk tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E. P Hutagalung mengatakan pihaknya langsung mengerahkan ratusan personel gabungan untuk membantu penanganan kebakaran dan evakuasi warga.
“Kami menerima laporan kebakaran di kawasan Kebon Kosong Kemayoran pada malam hari dan langsung mengerahkan personel gabungan bersama petugas damkar ke lokasi untuk melakukan penanganan,” kata Kombes Reynold dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).
Pihaknya menduga kebakaran hebat itu karena dipicu korsleting listrik. Namun penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan. Proses penjinakan api melibatkan lebih dari 25 unit mobil pemadam kebakaran.
Dia menyebut, sekitar 200 personel kepolisian dikerahkan untuk membantu menyelamatkan barang-barang milik warga dan melakukan pengamanan di sekitar lokasi kebakaran.
“Sekitar 200 personel kami kerahkan untuk membantu warga mengevakuasi barang-barang milik mereka dan memastikan proses penanganan berjalan aman serta lancar,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Brimob Polda Metro Jaya untuk membantu memenuhi kebutuhan para pengungsi, salah satunya melalui pendirian dapur lapangan guna menyediakan makanan bagi warga terdampak.
“Sejak tadi malam kami sudah berkoordinasi dengan Sat Brimob Polda Metro Jaya dan akan disediakan dapur lapangan sejak dini hari. Pagi ini dapur lapangan sudah disiapkan untuk membantu kebutuhan warga terdampak kebakaran,” jelasnya.
Selain dapur lapangan, dia menyampaikan bahwa kepolisian bersama stakeholder terkait menyediakan tenda pengungsian di kawasan Kebon Kosong bagi warga yang terdampak.
“Kita juga memasang tenda pengungsian di lokasi Kebon Kosong untuk warga terdampak agar bisa mendapatkan tempat penampungan sementara,” lanjutnya.
Berdasarkan data sementara, sekitar 300 kepala keluarga dengan total kurang lebih 500 jiwa terdampak dalam kebakaran tersebut. Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka.
Dua korban bernama Puput dan Dika menjalani perawatan di RS Hermina Kemayoran, sementara satu korban lainnya, Suparno, dirujuk ke RSCM.
Sementara itu, saksi bernama Darni selaku pengurus RW 04 mengatakan api pertama kali terlihat sekitar pukul 21.00 WIB dari dua rumah warga di belakang kediamannya. Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan tiga alat pemadam api ringan (APAR) milik sekretariat RW, namun api dengan cepat membesar.
#kebakaran-kemayoran #kebakaran-jakarta-pusat #korsleting-listrik #bangunan-terbakar #evakuasi-warga #pemadam-kebakaran #dapur-lapangan #tenda-pengungsian #korban-luka-kebakaran #penanganan-kebakaran #n-a