Kapasitas Kemasan Susu Baru Penuhi 49,7% Kebutuhan MBG, Kemenperin Dorong Investasi Baru
Kemenperin mengungkap kapasitas kemasan susu nasional baru memenuhi 49,7% kebutuhan MBG 2026 yang mencapai 4,8 miliar kemasan.
(WE Finance) 02/06/26 21:09 238118
Warta Ekonomi, Jakarta -Pemenuhan kebutuhan susu untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026 menghadapi tantangan serius, bukan hanya dari sisi produksi susu, tetapi juga kapasitas industri pengemasan nasional. Pemerintah mencatat kapasitas kemasan susu siap minum ukuran kecil saat ini baru mampu memenuhi sekitar separuh kebutuhan program tersebut.
Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Merrijantij Punguan Pintaria mengatakan kebutuhan kemasan susu cair ukuran 115 mililiter (ml) dan 125 ml untuk mendukung program MBG pada 2026 diperkirakan mencapai 4,8 miliar kemasan.
"Sementara kapasitas industri pengolahan susu nasional untuk kemasan 115 ml dan 125 ml itu baru 2,39 miliar atau 49,7% dari kebutuhan MBG secara keseluruhan," ujar Merrijantij dalam konferensi pers Hari Susu Nusantara 2026, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, investasi baru di sektor pengolahan dan pengemasan susu mulai bermunculan. Kemenperin mencatat setidaknya terdapat tiga perusahaan yang telah meningkatkan kapasitas produksi melalui investasi baru sejak 2024.
"Kami mencatat ada tiga perusahaan yang meningkatkan kapasitas. Ini merupakan investasi baru pada 2024," katanya.