Kota Probolinggo Alami Inflasi Tahunan 3,11% pada Mei, BI Nilai Tetap Terjaga
Inflasi Kota Probolinggo Mei 2026 mencapai 3,11% yoy, didorong harga transportasi dan komoditas seperti cabai, namun tetap terjaga di bawah inflasi Jawa Timur.
(Bisnis.Com) 04/06/26 16:07 240047
Bisnis.com, MALANG—Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Probolinggo pada Mei 2026 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,03% (mtm), sehingga secara tahunan IHK mengalami inflasi sebesar 3,11% (yoy), masih terjaga dalam kisaran sasaran 2,5 ± 1%.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang, Indra Kuspriyadi, menilai capaian tersebut berada di bawah inflasi tahunan Jawa Timur sebesar 3,49% (yoy), namun sedikit berada di atas inflasi tahunan nasional sebesar 3,08% (yoy).
“Inflasi IHK Kota Probolinggo pada Mei 2026 terutama didorong oleh peningkatan harga kelompok transportasi dengan andil inflasi sebesar 0,06% (mtm),” katanya dikutip Kamis (4/6/2026).
Berdasarkan penyebabnya, komoditas utama penyumbang inflasi bulanan adalah cabai merah, cabai rawit, pelumas/oli mesin, bawang merah, dan sigaret kretek mesin (SKM), masing-masing dengan andil sebesar 0,04%, 0,04%, 0,03%, 0,02%, dan 0,02% (mtm).
Kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah dipicu oleh berkurangnya pasokan dari daerah sentra di tengah meningkatnya permintaan menjelang HBKN Iduladha serta naiknya biaya logistik.
Sementara itu, harga pelumas/oli mesin meningkat sejalan dengan kenaikan harga minyak dunia, sedangkan harga Sigaret Kretek Mesin (SKM) terdorong oleh meningkatnya biaya logistik dan bahan baku pertanian di tengah kenaikan harga BBM.
Inflasi yang lebih tinggi di Kota Probolinggo tertahan oleh beberapa komoditas yang mencatatkan deflasi, yakni emas perhiasan, telur ayam ras, daging ayam ras, bawang putih, dan ikan banyar, masing-masing dengan andil sebesar -0,11%, -0,06%, -0,03%, -0,02%, dan -0,01% (mtm).
Penurunan harga emas perhiasan dipengaruhi koreksi harga emas global akibat tekanan jual dan pergerakan nilai tukar.
Sementara itu, deflasi pada telur ayam ras dan daging ayam ras didorong oleh melimpahnya pasokan di tingkat produsen, sedangkan penurunan harga bawang putih didukung oleh peningkatan impor sejak April 2026 serta kelancaran distribusi dari gudang importir ke pasar induk.
“Inflasi Kota Probolinggo pada Mei 2026 masih terjaga sejalan dengan kondisi di tingkat Provinsi Jawa Timur dan nasional,” tegasnya.
Dia meyakinkan, sinergi dan kolaborasi dalam pengendalian inflasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang telah diimplementasikan, a.l, pemantauan harga bahan pangan pokok selama Mei 2026.
Juga, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) pada 12 Mei dan 25 Mei 2026, pembukaan Toko Pengendali Inflasi Harga (KOPI SIAGA) selama bulan Mei 2026 untuk pengendalian harga, penyusunan infografis neraca pangan mingguan selama bulan Mei 2026, dan keikutsertaan pada Rakornas Pengendalian Inflasi mingguan bersama Kementerian Perdagangan RI selama Mei 2026.(K24)
#probolinggo-inflasi #inflasi-tahunan #inflasi-kota-probolinggo #inflasi-mei-2026 #inflasi-ihk #inflasi-jawa-timur #inflasi-nasional #harga-transportasi #harga-cabai-merah #harga-cabai-rawit #harga-baw