Indosat Gandeng Nokia-NVIDIA Modernisasi Jaringan di Seluruh RI dengan 5G AI-RAN
Indosat menjalin kerja sama dengan Nokia dan NVIDIA dalam menggelar 5G AI-RAN di seluruh Indonesia.
(Bisnis.Com) 10/06/26 05:53 245408
Bisnis.com, JAKARTA — PT Indosat Tbk. (ISAT) menjalin kemitraan strategis dengan Nokia untuk memodernisasi jaringan seluler di seluruh Indonesia melalui penerapan 5G Radio Access Network (RAN) terintegrasi kecerdasan buatan (AI).
Melalui kesepakatan ini, Nokia siap menggelar jajaran perangkat radio generasi mutakhir seperti Habrok dan Pandion, baseband Levante, sistem Centralized RAN, hingga platform manajemen dan otomatisasi jaringan tingkat lanjut.
Serangkaian solusi teknologi tersebut diklaim mampu mendukung operasional lebih cerdas, meningkatkan efisiensi energi, serta mempercepat lahirnya inovasi layanan baru.
Dalam peta jalan implementasi, teknologi 5G pita frekuensi rendah akan digelar di seluruh spektrum jaringan. Sementara itu, layanan 5G pita frekuensi menengah ditargetkan mampu menjangkau sekitar 80% populasi jaringan perseroan dalam kurun waktu 3,5 tahun ke depan.
Berkat sokongan otomatisasi berbasis kecerdasan buatan dan fitur hemat energi, inisiatif ini dipercaya mendongkrak efisiensi operasional sekaligus memperkokoh penerapan transformasi digital yang bertanggung jawab.
Proyek 5G ini sekaligus menjadi fondasi konektivitas AI Grid nasional guna membuka jalan bagi integrasi kemampuan AI yang lebih mendalam pada struktur telekomunikasi.
President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan bahwa perusahaan terus berkembang untuk melayani pelanggan dengan memahami kebutuhan mereka secara lebih mendalam dan menghadirkan pengalaman yang benar-benar berarti.
“Bersama Nokia dan NVIDIA, kami membangun fondasi jaringan terintegrasi AI yang akan meningkatkan kualitas konektivitas serta menghadirkan pengalaman digital yang lebih lancar bagi setiap pelanggan,” kata Vikram di Jakarta, Rabu (11/6/2026)
Diketahui, jumlah BTS 5G Indosat per akhir Maret atau kuartal I/2026 melonjak drastis mencapai 9.972 unit, dibandingkan dengan kuartal I/2025 yang hanya sebanyak 107 unit. Indosat agresif dalam menambah BTS 5G setahun terakhir.
Sementara itu, President dan CEO Nokia Justin Hotard mengatakan bahwa babak berikutnya dari evolusi jaringan akan ditentukan oleh kemampuan operator dalam memadukan konektivitas, kecerdasan, dan skala operasi.
Bersama Indosat dan NVIDIA, Nokia ikut membangun evolusi jaringan berikutnya, yaitu jaringan yang mampu memperluas cakupan 5G, mendukung lebih banyak layanan berbasis AI, dan menciptakan nilai jangka panjang.
“Kemitraan ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas di industri telekomunikasi yang sejalan dengan langkah para operator dalam berinvestasi terhadap jaringan yang mampu memberikan performa tinggi dalam skala besar sekaligus mendukung efisiensi yang lebih baik,” kata Justin.
Senada, SVP Telecoms NVIDIA Ronnie Vasishta menilai kolaborasi ini sebagai etalase transformasi masa depan. Indosat dan Nokia menunjukkan bagaimana jaringan 5G dapat berkembang menjadi platform kecerdasan.
“Dengan mengembangkan AI-RAN secara bersama dan melangkah menuju uji coba lapangan di Indonesia, kami membantu membangun arsitektur di mana AI dan konektivitas dapat berjalan berdampingan untuk meningkatkan efisiensi, dan menghadirkan aplikasi baru,” kata Ronnie.