PG GMM Belum Beroperasi, PT SGN Komitmen Serap Tebu Petani Blora

PG GMM Belum Beroperasi, PT SGN Komitmen Serap Tebu Petani Blora

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) berkomitmen menyerap tebu hasil panen tebu petani Blora, Jawa Tengah.

(Bisnis.Com) 10/06/26 15:02 246045

Bisnis.com, SURABAYA —PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) berkomitmen menyerap tebu hasil panen tebu petani Blora, Jawa Tengah, seiring dengan belum beroperasinya Pabrik Gula Gendhis Multi Manis (PG GMM).

Corporate Secretary PT SGN, Yunianta, menegaskan perseroan berupaya memberikan solusi terbaik agar hasil panen petani tetap terselamatkan dan tidak mengalami penurunan nilai ekonomi akibat keterlambatan giling.

"PT SGN berupaya memberikan solusi terbaik bagi petani tebu Kabupaten Blora agar hasil panen tetap terselamatkan. Kami terus melakukan koordinasi lintas pabrik gula untuk mengatur kapasitas giling dan distribusi tebu secara bertahap sehingga pelayanan kepada petani tetap berjalan optimal," ujar Yunianta, Rabu (10/6/2026).

Dia menegaskan, komitmen tersebut tidak hanya berarti terserapnya hasil panen, tetapi juga menjadi simbol hadirnya semangat gotong royong antara perusahaan dan petani dalam menghadapi tantangan industri gula nasional. Keputusan PT SGN dinilai memberikan kepastian usaha, menjaga pendapatan petani, serta mendukung keberlangsungan mata pencaharian ribuan keluarga yang menggantungkan hidup pada sektor pergulaan.

Yunianta menilai, sinergi antara perusahaan dan petani menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi gula nasional. Oleh karena itu, langkah PT SGN untuk menyerap tebu petani Kabupaten Blora menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendukung kesejahteraan petani sekaligus menjaga pasokan bahan baku gula nasional.

Dengan adanya kepastian penyerapan tersebut, kata dia, para petani kini dapat menyambut musim giling dengan lebih optimistis. Harapan yang sempat diliputi kekhawatiran kini berubah menjadi semangat untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas tebu.

“Bagi mereka, terserapnya hasil panen bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga penghargaan atas kerja keras yang telah dilakukan selama berbulan-bulan di lahan tebu,” ujarnya.

Dia menegaskan, komitmen PT SGN ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perusahaan dan petani mampu menghadirkan solusi nyata. Di tengah tantangan yang ada, hadirnya kepastian penyerapan tebu telah menghadirkan senyum, rasa syukur, dan harapan baru bagi petani tebu Kabupaten Blora.

Sebelumnya, banyak petani mengaku cemas karena tebu yang telah siap ditebang membutuhkan kepastian tempat giling. Keterlambatan pengolahan tidak hanya berpotensi menurunkan kualitas tebu dan rendemen, tetapi juga berdampak langsung terhadap pendapatan petani yang selama berbulan-bulan telah merawat tanaman mereka.

Selain menyerap tebu melalui PG Rendeng, PT SGN juga menyiapkan skema penyerapan melalui beberapa pabrik gula lain yang berada di wilayah Jawa Tengah dan Kabupaten Madiun.(K24)

#tebu-blora #pabrik-tebu-blora #penyerapan-tebu-blora #giling-tebu-blora

https://surabaya.bisnis.com/read/20260610/532/1979957/pg-gmm-belum-beroperasi-pt-sgn-komitmen-serap-tebu-petani-blora