Perusahaan Layanan Transportasi Lokal Lirik Proyek Pelabuhan Tanjung Carat Sumsel
Rencana pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat di Kabupaten Banyuasin Sumatra Selatan (Sumsel) mulai menarik minat kalangan pelaku usaha.
(Bisnis.Com) 11/06/26 13:09 247031
Bisnis.com, PALEMBANG — Rencana pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat di Kabupaten Banyuasin Sumatra Selatan (Sumsel) mulai menarik minat kalangan pelaku usaha.
Salah satunya datang dari perusahaan lokal PT Fortuna Marina Sejahtera (FMS) yang bergerak di bidang layanan transportasi, kepelabuhanan, dan logistik, dengan fokus pada bongkar muat serta distribusi batu bara.
Direktur Operasional PT FMS Rudi mengatakan perseroan telah menyampaikan surat minat kepada PT Sumsel Energi Gemilang (SEG) untuk bergabung dalam konsorsium pengembangan pelabuhan yang digadang-gadang menjadi pelabuhan internasional terbesar di Sumsel tersebut.
"Oh, ya kita baru dalam tahap penjajakan. Jadi kita kan ada surat minat yang kita kasih ke SEG untuk ikut sebagai konsorsium," ujarnya saat ditemui di Kantor Gubernur usai pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Sumsel, Rabu (10/6/2026).
Meski begitu, dia memastikan belum ada nilai investasi maupun rincian anggaran yang dibahas karena prosesnya masih berada pada tahap awal.
Ketertarikan perusahaan untuk terlibat didorong oleh prospek ekonomi yang dinilai besar dari keberadaan Pelabuhan Tanjung Carat.Selain itu, sebagai perusahaan yang berasal dari Sumsel, pihaknya ingin berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur strategis di daerah.
"Kami melihat potensinya besar. Sebagai putra daerah, kami juga ingin ikut terlibat karena proyek ini memang dibutuhkan Sumsel. Sudah lama ada harapan memiliki pelabuhan internasional yang representatif," tutur Rudi.
Dia menilai kehadiran Pelabuhan Tanjung Carat juga akan memberikan dampak positif bagi dunia usaha, khususnya sektor pelabuhan dan logistik yang selama ini menjadi lini bisnis perusahaan.
"Selama ini kami bergerak di bidang pelabuhan. Jadi ketika ada rencana pembangunan pelabuhan besar, tentu kami ingin ikut serta. Potensinya juga sangat besar untuk mendukung aktivitas ekonomi ke depan," tutupnya.
Sebagaimana diketahui, Pelabuhan Tanjung Carat direncanakan menjadi pelabuhan utama (main port) di Sumsel untuk mengatasi keterbatasan kapasitas Pelabuhan Boom Baru.
Proyek ini juga diharapkan mampu meningkatkan konektivitas logistik serta memperkuat daya saing ekspor berbagai komoditas unggulan daerah.