Polisi Ingin Alihkan Massa Demo Bundaran HI ke DPR atau Patung Kuda, Ini Alasannya
Massa demo akan dialihkan ke Patung Kuda dan DPR oleh polisi, ini alasannya
(Bisnis.Com) 12/06/26 13:48 248315
Bisnis.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya ingin mengalihkan massa demo yang semula melakukan unjuk rasa di Bundaran HI, Jakarta Pusat ke kawasan DPR atau Patung Kuda.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan Bundaran HI bukan tempat untuk penyampaian aspirasi karena terdapat aktivitas perekonomian dan kegiatan masyarakat lainnya.
"Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya juga telah berkomunikasi dengan pihak terkait agar titik penyampaian aspirasi dapat diarahkan ke kawasan Patung Kuda atau depan Gedung DPR/MPR RI, sehingga aspirasi tetap dapat tersampaikan dengan baik," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (12/6/2026).
Dia mengatakan bahwa personel Ditlantas Polda Metro Jaya telah disebar di sejumlah titik, antara lain Bundaran HI, Patung Kuda, Cikini, DPR/MPR RI, hingga kawasan Semanggi untuk mengatur arus lalu lintas.
Dia menyebut bahwa rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Kami menyampaikan kepada masyarakat agar tetap beraktivitas seperti biasa. Untuk arus lalu lintas, petugas akan melakukan pengaturan di lapangan. Apabila diperlukan rekayasa lalu lintas, maka akan diterapkan secara situasional,” tutur Budi.
Dia menyampaikan bahwa terjadi penambahan personel yang totalnya menjadi 6.088 personel gabungan tersebut terdiri dari 500 personel TNI, 1.000 personel Korbrimob, 200 personel BKO Korsabhara, 3.802 personel Polda Metro Jaya, serta 586 personel Polres Metro Jakarta Besar.
Menurutnya, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang dilindungi undang-undang, sehingga kehadiran petugas TNI-Polri bertujuan memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
“Kami mengimbau dan mengajak adik-adik mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya dengan baik, tertib, serta tetap menghormati pengguna jalan dan masyarakat lainnya yang beraktivitas,” jelasnya.
Budi juga mengingatkan peserta aksi agar tetap memperhatikan situasi di sekitar dan mewaspadai adanya kelompok lain yang berpotensi masuk serta memanfaatkan aksi untuk mengganggu ketertiban.
Dia menyebut Satgas Penegakan Hukum Polda Metro Jaya telah mengidentifikasi adanya kelompok tertentu yang diduga mencoba bergabung atau mendompleng aksi.
“Jangan sampai ada kelompok-kelompok lain yang mencoba masuk, memprovokasi, atau menunggangi aksi penyampaian pendapat yang dilindungi undang-undang ini,” ujarnya.
Budi juga berharap kegiatan pelayanan dan pengamanan penyampaian pendapat dapat berjalan aman, tertib, lancar, dan terkendali. Dia juga mengimbau masyarakat yang memiliki kepentingan atau aktivitas di sekitar lokasi aksi agar memantau informasi terkini melalui media sosial resmi Ditlantas Polda Metro Jaya maupun Polda Metro Jaya.
“Kami berharap kegiatan pelayanan dan pengamanan penyampaian pendapat ini dapat berjalan aman, tertib, lancar, dan terkendali,” pungkasnya.
#bem-ui #demo-bem-ui #demo-tolak-mbg #demo-tolak-bbm #demo-tolak-kopdes #cctv-pantau-demo-bem-ui