Mau IPO, Ini Rencana Penggunaan Dana Prodia Diagnostic Line (PRDL)

Mau IPO, Ini Rencana Penggunaan Dana Prodia Diagnostic Line (PRDL)

Prodia Diagnostic Line (PRDL) akan menggunakan dana IPO untuk melunasi utang, mendukung ekspansi bisnis, dan belanja modal. IPO dijadwalkan Juli 2026.

(Bisnis.Com) 18/06/26 08:16 252834

Bisnis.com, JAKARTA — Calon emiten sektor kesehatan, PT Prodia Diagnostic Line Tbk. (PRDL), menjabarkan rencana penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) yang akan difokuskan untuk memperkuat struktur keuangan sekaligus mendukung ekspansi bisnis.

Berdasarkan prospektus IPO PRDL, porsi terbesar dana IPO akan dialokasikan oleh anak usaha grup Prodia yang bergerak di bidang alat kesehatan untuk diagnosis medis tersebut untuk pelunasan pinjaman perbankan.

Langkah tersebut dilakukan guna menurunkan beban utang dan meningkatkan fleksibilitas keuangan di tengah upaya memperluas bisnis diagnostik dan laboratorium.

Secara rinci, dalam prospektus awal tersebut menyebutkan senilai Rp35,67 miliar dari dana hasil IPO akan digunakan untuk melunasi pokok fasilitas kredit yang diperoleh dari PT Bank Central Asia Tbk. dan PT Bank Pan Indonesia Tbk. atau Bank Panin.

Pelunasan kepada Bank BCA mencakup fasilitas Kredit Lokal (rekening koran) senilai Rp10 miliar, Kredit Investasi I sebesar Rp10,5 miliar, serta Kredit Investasi II sebesar Rp19,5 miliar. Per 31 Desember 2025, saldo pinjaman yang masih tercatat mencapai Rp23,25 miliar dan akan dilunasi seluruhnya melalui kombinasi pembayaran sebelum IPO dan penggunaan dana hasil penawaran umum.

Sementara itu, sebagian dana IPO juga akan digunakan untuk melunasi fasilitas Pinjaman Jangka Panjang (PJP) B2B Small Medium Business dari Panin Bank. Dari saldo pinjaman sebesar Rp15,33 miliar per akhir 2025, perusahaan berencana melunasi Rp14,17 miliar menggunakan dana hasil IPO.

Selain memperbaiki struktur permodalan, Prodia Diagnostic Line juga menyiapkan dana sekitar 28,92% dari total hasil IPO untuk belanja modal (capitalexpenditure/capex).

Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung peningkatan kapasitas dan efisiensi operasional perusahaan, antara lain melalui pembelian mesin produksi, peralatan kalibrasi, kendaraan operasional, pengembangan sistem perangkat lunak (software), relayout area produksi, hingga penambahan Air Handling Unit (AHU) untuk Laboratorium Biomolekuler.

Investasi tersebut dinilai penting mengingat permintaan terhadap layanan diagnostik dan pengujian laboratorium yang terus berkembang, seiring meningkatnya kebutuhan sektor kesehatan terhadap alat dan layanan diagnostik yang lebih akurat dan modern.

Adapun sekitar 8,51% dari dana IPO akan dialokasikan sebagai modal kerja (working capital). Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional sehari-hari perusahaan, termasuk pembelian bahan baku, pengembangan produk (product development), serta aktivitas pemasaran dan penjualan.

PRDL berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) pada Juli 2026.

Rencananya perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 522,9 juta saham baru atau setara 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Perseroan menetapkan kisaran harga penawaran Rp100-Rp120 per saham. Dengan rentang harga tersebut, emiten alat kesehatan itu berpotensi meraup dana segar hingga Rp62,75 miliar dari aksi korporasi tersebut.

Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 18-23 Juni 2026. Selanjutnya, perseroan menargetkan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 29 Juni 2026.

Adapun masa penawaran umum dijadwalkan berlangsung pada 1-7 Juli 2026, dengan tanggal penjatahan pada 7 Juli 2026. Distribusi saham secara elektronik akan dilakukan pada 8 Juli 2026, sebelum saham PRDL resmi dicatatkan dan mulai diperdagangkan di BEI pada 9 Juli 2026. Dalam IPO ini, PRDL menunjuk PT Sucor Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

#ipo-prodia #prodia-diagnostic-line #prdl-ipo #penggunaan-dana-ipo #struktur-keuangan-prodia #ekspansi-bisnis-prodia #pelunasan-pinjaman-prodia #fleksibilitas-keuangan-prodia #belanja-modal-prodia #pen

https://market.bisnis.com/read/20260618/192/1981521/mau-ipo-ini-rencana-penggunaan-dana-prodia-diagnostic-line-prdl