Kevin Warsh Ingin The Fed Fokus Jaga Inflasi AS
Ketua The Fed, Kevin Warsh, ingin fokus menjaga inflasi AS agar tak melambung lebih tinggi.
(Kompas.com) 18/06/26 13:51 253281
KOMPAS.com - Ketua Federal Reserve atau yang dikenal The Fed, Kevin Warsh, ingin menjaga inflasi Amerika Serikat (AS) tak melambung tinggi.
Hal ini dibuktikan dengan menahan suku bunga acuan di angka 3,5-3,75 persen setelah mengadakan pertemuan dengan 12 anggota Federal Open Market Committee (FOMC).
"Saya sudah mengatakan selama bertahun-tahun bahwa inflasi adalah sebuah pilihan," kata Warsh dikutip dari CNBC, Rabu (17/6/2026).
Ketika rapat dengan FOMC, masalah penetapan suku bunga menghadapi perdebatan panjang. Tapi mereka sepakat pada menahan suku bunga acuan.
"Hanya ada satu usulan yang diajukan. FOMC sepakat dan tidak ragu-ragu mengenai hal itu," katanya.
Warsh sendiri tak boleh banyak melontarkan pernyataan publik, terlebih mengenai pasar yang merosot akibat menahan suku bunga acuan.
Babak baru perekonomian AS
Adanya Perang Iran membuat The Fed mesti cermat mengambil keputusan agar perekonomian AS tak merosot lebih jauh.
"Apa yang telah kami berikan kepada pasar adalah babak baru bagi bank sentral," jelas Warsh.
Efek menahan suku bunga ada dampak positif, yakni imbal hasil obligasi Treasury jangka waktu dua tahun naik 16 basis poin.
Tapi, FOMC mengingatkan risiko kenaikan harga energi berdampak luas bagi perekonomian AS meski obligasi Treasury melonjak signifikan.
"Komite ini akan mewujudkan stabilitas harga," jawab Warsh disaat adanya ancaman kenaikan harga energi.
Cadangan minyak AS
Cadangan minyak AS per Juni 2026 disebut terendah sejak tahun 1983.
Perang Iran, yang untungnya kini beranjak ke kesepakatan damai, menguras cadangan minyak dunia termasuk AS.
"Dunia menggunakan sekitar 100 juta barel minyak setiap hari. Cadangan minyak telah menyusut dengan sangat cepat. Amerika Serikat, produsen minyak terbesar di dunia, juga menguras cadangannya karena perusahaan-perusahaan meningkatkan ekspor untuk memasok kebutuhan dunia lainnya," lapor The New York Times, Jumat (12/6/2026).
Di tempat-tempat seperti AS harga bahan bakar di SPBU kemungkinan akan naik tinggi sebelum bensin di tangki kendaraannya habis.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#federal-reserve #the-fed #inflasi-as #suku-bunga-the-fed #kevin-warsh
https://money.kompas.com/read/2026/06/18/135141826/kevin-warsh-ingin-the-fed-fokus-jaga-inflasi-as