ASDP Optimalkan Jalur Penyeberangan di Pelabuhan Tanjung Uban - Kepri

ASDP Optimalkan Jalur Penyeberangan di Pelabuhan Tanjung Uban - Kepri

Dirut ASDP Heru Widodo menegaskan pembangunan itu, dilakukan untuk memperkuat konektivitas sekaligus katalis pertumbuhan ekonomi.

(Kompas.com) 18/06/26 19:44 253789

JAKARTA, KOMPAS.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengoptimalkan konektivitas antarpulau lewat infrastruktur Pelabuhan Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Optimalisasi itu dilakukan lewat pembangunan Dermaga 2 dan peningkatan kapasitas Dermaga 1 yang berlangsung pada Kamis (18/6/2026). Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan bahwa pembangunan itu, dilakukan untuk memperkuat konektivitas sekaligus katalis pertumbuhan ekonomi kawasan kepulauan.

"Pengembangan Pelabuhan Tanjung Uban merupakan langkah strategis untuk menjawab pertumbuhan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik yang terus meningkat di wilayah kepulauan," kata Heru dalam keterangannya.

“Setiap dermaga yang kami bangun bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan penghubung berbagai peluang ekonomi, pengembangan sektor pariwisata, dan peningkatan daya saing daerah," tambah dia.

Dia mengatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen ASDP dalam mewujudkan visi We Bridge the Nation, yang menghubungkan wilayah sekaligus membuka akses terhadap pertumbuhan yang lebih inklusif.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dalam kesempatan yang sama mengatakan, peningkatan fasilitas pelabuhan menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarpulau di Provinsi Kepulauan Riau yang didominasi wilayah perairan.

"Kami berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana sehingga memberikan manfaat optimal bagi masyarakat," ujar Ansar.

Dalam proyek tersebut, ASDP membangun Dermaga 2 sepanjang 119,48 meter yang dirancang melayani kapal hingga 1.000 Gross Tonnage (GRT). Dermaga ini akan dilengkapi movable bridge berkapasitas 80 ton guna memperlancar proses bongkar muat kendaraan dan penumpang.

Secara bersamaan, kapasitas Dermaga 1 juga ditingkatkan melalui penguatan infrastruktur dan fasilitas sandar sehingga mampu melayani kapal hingga 2.000 GRT dengan panjang sandar mencapai 200,90 meter.

General Manager ASDP Cabang Batam Reno Yulianto menjelaskan, selain pengembangan di Tanjung Uban, ASDP juga melaksanakan rehabilitasi Dermaga I Pelabuhan Telaga Punggur untuk meningkatkan aspek keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi layanan transportasi penyeberangan di wilayah Kepulauan Riau.

“Seluruh pekerjaan ini kami targetkan dapat selesai dan beroperasi optimal pada akhir tahun 2026," kata Reno.

"Melalui peningkatan kapasitas dermaga dan modernisasi fasilitas pendukung, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang semakin prima guna mendukung mobilitas masyarakat, kelancaran rantai pasok, dan aktivitas ekonomi daerah,” tambah Reno.

Saat ini Pelabuhan Tanjung Uban melayani tiga lintasan penyeberangan, dengan lintasan Tanjung Uban–Telaga Punggur sebagai salah satu rute tersibuk.

Pada lintasan tersebut, ASDP mengoperasikan KMP Tanjung Burang dan KMP Baru untuk melayani pergerakan penumpang dan kendaraan antarwilayah.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, Pelabuhan Tanjung Uban telah melayani 301.221 penumpang dan 131.684 kendaraan. Tingginya trafik tersebut menjadi dasar penting pengembangan kapasitas pelabuhan agar layanan semakin lancar, aman, nyaman, dan efisien.

“Sebagai operator penyeberangan yang andal, kami memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Kepulauan Riau,” tegas Heru.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#asdp #penyeberangan #pelayaran #kepri #pelabuhan-tanjung-uban

https://money.kompas.com/read/2026/06/18/194453026/asdp-optimalkan-jalur-penyeberangan-di-pelabuhan-tanjung-uban-kepri